Kemenag Kota Payakumbuh Ikut Perangi Judi Online

oleh -447 klik
Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, H. Joben, S.Ag, MA menginstruksikan jajarannya untuk menyosialisasikan larangan judi online, termasuk akibat negatif yang ditimbulkannya, pada kegiatan pembinaan yang diikuti Kepala KUA, Penghulu serta Penyuluh Agama Islam se-Kota Payakumbuh Senin (01/07/2024) di Aula Kemenaga. IST
Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, H. Joben, S.Ag, MA menginstruksikan jajarannya untuk menyosialisasikan larangan judi online, termasuk akibat negatif yang ditimbulkannya, pada kegiatan pembinaan yang diikuti Kepala KUA, Penghulu serta Penyuluh Agama Islam se-Kota Payakumbuh Senin (01/07/2024) di Aula Kemenaga. IST

JERNIHNEWS.COM-Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengeluarkan surat edaran tentang pencegahan judi online. Terkait dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, H. Joben, S.Ag, MA menginstruksikan jajarannya untuk menyosialisasikan larangan judi online tersebut, termasuk akibat negatif yang ditimbulkannya.

"ASN di jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh jangan ada yang terlibat judi online, dan ASN Kankemenag Kota Payakumbuh harus proaktif dan giat secara masif mensosialisasikan larangan perjudian online serta akibat negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan judi online tersebut kepada masyarakat,"kata Kakan Kemenag H. Joben pada kegiatan pembinaan yang diikuti Kepala KUA,Penghulu serta Penyuluh Agama Islam se-Kota Payakumbuh,Senin (01/07/2024) di Aula Kantor Kemenag.

Menurut H. Joben sosialisasi larangan judi online harus menjadi bahan edukasi dan bimbingan kepada semua lapisan masyarakat. Sebab,maraknya judi online telah menyebabkan kerusakan dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat seperti menyebabkan orang depresi,bunuh diri hingga banyaknya kasus perceraian.

Dia berharap sosialisasi ini tidak hanya terbatas pada pemberian informasi semata. Tetapi diharapkan ASN Kementerian Agama Kota Payakumbuh bisa menjadi contoh dan menunjukkan sikap menantang keberadaan judi online.Bahkan dia meminta agar sisipkan materi tentang pencegahan judi online dalam setiap dakwah serta manfaatkan media sosial yang ada dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Selain kepada Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh Agama,sosialisasi pencegahan judi online ini dalam waktu dekat juga akan disampaikan kepada seluruh Satker dijajaran Kankemenag Kota Payakumbuh termasuk madrasah agar anak didikjuga tidak terlibat dalam judi online.(alg/pr)