Perangi Narkoba, Fitria dari 50 Kota Masuk Nominasi Penyuluh Agama Award Nasional 2024

oleh -300 klik
Fitria Rahmi, Penyuluh Agama Islam (PAI) yan bekerja di KUA Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota masuk dalam nominasi penyuluh terbaik  nasional tahun 2024. IST
Fitria Rahmi, Penyuluh Agama Islam (PAI) yan bekerja di KUA Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota masuk dalam nominasi penyuluh terbaik nasional tahun 2024. IST

JERNIHNEWS.COM-Fitria Rahmi, Penyuluh Agama Islam (PAI) dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota masuk nomonasi sebagai penyuluh agama terbaik tingkat nasional tahun 2024. Perlawanan atau upaya memerangi penyalahgunaan narkoba adalah program yang mengantarkannya ke level nasional

Bagi masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota kiprah Fitria Rahmi sebagai penyuluh dalam satu dekade terakhir memang sudah tak asing lagi. Perempuan kelahiran 15 Februari 1977 itu dikenal luas berkat langkah dan program kerjanya. Ditemui awak media, Senin(01/07/2024) di Kantor KUA Kecamatan Guguak Fitria Rahmi tampak antusias mempersiapkan diri untuk ajang Penyuluh Agama Award tingkat Nasional.

"Alhamdulillah berkat kerja keras serta dukungan dari seluruh stakeholder yang ada, serta pembinaan Kemenag Limapuluh Kota tahun ini saya berkesempatan untuk mewakili Sumatera Barat ke ajang Nasional pada kategori penegakan hukum. Melalui media ini saya berharap dukungan serta doa dari masyarakat Limapuluh Kota agar dapat memberikan penampilan terbaik di ajang tahunan ini,"kata Fitria.

Fitria Rahmilolos sebagai nominasi Penyuluh Agama Award Tahun 2024 kategori Penegakkan Hukum yang mengusung program Bina Tiga Ketahanan untuk Lima Puluh Kota Bersih dari Narkoba.

Menurut Fitria,penyuluh memang tidak mampu menghentikan peredaran narkoba, tapi penyuluh bisa membentuk pertahanan anti narkoba agar tidak tergoda dari pengaruh narkoba. Sebagai langkah antisipatif, Fitria rutin melakukan berbagai penyuluhan anti narkoba dengan bahasa agama melalui berbagai objek binaan yang tersebar di berbagai tempat.

Bentuk program tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, bina ketahanan diri anti narkoba yang ditujukan kepada remaja. Kedua,bina ketahanan keluarga anti narkoba, pembinaan ditujukan kepada orang tua dan calon penganten. Ketiga, pembinaan masyarakat anti narkoba, pembinaan ditujukan kepada pengurus TP PKK Nagari dan Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota dengan harapan dapat menjadi perpanjangan tangan penyuluh di masyarakat.

Di samping itu dia juga melakukan pembinaan di LPKA Tanjung Pati. Membina anak binaan yang sebagian mereka pernah sebagai kurir dan pengedar narkoba di wilayah Sumatera Barat.

Terpisah H.Irwan Kakan Kemenag Lima Puluh Kota mengapresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Fitria Rahmi Penyuluh Agama Islam yang telah membulatkan tekad untuk menjadi lokomotif gerakan anti narkoba di Lima Puluh Kota, berbagi program penyuluhan yang telah dilakukan terbukti telah membawa berbagai perubahan di tengah masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak pihak,"kata Kakan KemenagH. Irwan, M.Ag menandaskan .(app/pr)

Sumber: Kemenag Liko