Gebrakan Pemko Bukittinggi Wujudkan Generasi Hebat Melalui Sektor Pendidikan

oleh -958 klik
Walikota Bukittinggi didampingi Bunda PAUD Fiona Erman Safar pada perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2024. LIPSUS
Walikota Bukittinggi didampingi Bunda PAUD Fiona Erman Safar pada perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2024. LIPSUS

Liputan Khusus

2.WaliKota Bukittinggi Erman Safar saat melaunching Program Satu Kelurahan Satu Rumah Tahfiz yang diawali tahun 2022. LIPSUS
2.WaliKota Bukittinggi Erman Safar saat melaunching Program Satu Kelurahan Satu Rumah Tahfiz yang diawali tahun 2022. LIPSUS

JERNIHNEWS.COM- Memasuki empat tahun kepemimpinannya, Erman Safar yang dilantik sebagai Walikota Bukittinggi sejak 26 Februari 2021, dengan mengusung visi Menciptakan Bukittinggi Hebat Berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) hasilnya telah dirasakan masyarakat.

Lebih  24 Rumah Tahfiz Al Qur'an  di 24 kelurahan Bukittinggi menerima kucuran dana hibah dari pemerintah kota yang diserahkan Bang Wako Erman Safar. LIPSUS
Lebih 24 Rumah Tahfiz Al Qur'an di 24 kelurahan Bukittinggi menerima kucuran dana hibah dari pemerintah kota yang diserahkan Bang Wako Erman Safar. LIPSUS

Visi yang diusungnya bersama wakilnya Buya Marfendi, yang dijabarkannya dalam tujuh Misi Hebat, yakni hebat dalam sektor peningkatan ekonomi kerakyatan, hebat dalam sektor pendidikan, hebat dalam sektor kesehatan dan lingkungan, hebat dalam sektor pariwisata, seni budaya dan olahraga, hebat dalam tata kelola pemerintahan, hebat dalam sektor sosial kemasyarakatan, dan hebat dalam sektor pertanian.

"Dari tujuh program yang digagas Walikota Bukittinggi Erman Safar salah satunya yang tak kalah memuaskan hati masyarakat yakni hebat dalam sektor pendidikan," ujar Kepala Dinas Kominfo Kota Bukittinggi Suryadi, didampingi Kepala Bidang Statistik, Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Ramon Arisa Putra.

Para pelajar  se-Kota Bukittinggi memainkan salah satu Budaya Minang saat memeriahkan suatu Alek Gadang di kota Jam Gadang, salah satu hasil dari pembelajaran Muatan Lokal. LIPSUS
Para pelajar se-Kota Bukittinggi memainkan salah satu Budaya Minang saat memeriahkan suatu Alek Gadang di kota Jam Gadang, salah satu hasil dari pembelajaran Muatan Lokal. LIPSUS

Khusus bidang pendidikan kepedulian Erman Safar yang akrab disapa Bang Wako, ketika peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2024 didampingi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Fiona Agyta Erman Safar, dengan hati yang tulus penuh kasih sayang tampak bergembira membahagiakan hati ratusan anak anak.

Wako Bukittinggi Erman Safar bersama pelajar SMA usai menggelontorkan dana komite untuk meringankan beban masyarakat. LIPSUS
Wako Bukittinggi Erman Safar bersama pelajar SMA usai menggelontorkan dana komite untuk meringankan beban masyarakat. LIPSUS

"Masa kanak-kanak memegang peran penting dalam menentukan kesiapan anak sebelum memasuki dunia belajar yang lebih serius. Untuk itu, Pemko Bukittinggi terus berupaya untuk menjamin tumbuh kembang anak, termasuk dalam sektor kesehatan, memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup," tekadnya.

Walikota Bukittinggi Erman Safar menyerahkan bantuan insentif bagi 966 guru non-PNS jenjang PAUD, SD, dan SMP se-kota itu di GOR Bermawi. LIPSUS
Walikota Bukittinggi Erman Safar menyerahkan bantuan insentif bagi 966 guru non-PNS jenjang PAUD, SD, dan SMP se-kota itu di GOR Bermawi. LIPSUS

Luncurkan Program 1 Kelurahan1 Rumah Tahfidz

Dalam meningkatkan kecerdasan anak mahir Al Quran, Pemko Bukittinggi yang dinahkodainya Erman Safar menggagas program satu Rumah Tahfiz Quran RTQ untuk satu kelurahan yang diluncurkannya tahun 2022. Satu persatu RTQ mulai berdiri. Realisasi tahun 2023 melampui target.

Sebab dari tiga kecamatan yang ada terdapat 24 kelurahan. Berkat inisiatif masyarakat membangunnya, RTQ bertambah jadi 35 bangunan. Seperti di kecamatan MKS dan 9 RTQ bertambah jadi 11 RTQ.

Dana yang digelontorkan Pemko kata Camat MKS Syukri Naldi sebesar Rp1,2 miliar pertahun atau Rp100 -200 juta perkelurahan/RTQ, sejak tahun 2022 hingga 2024. Masing-masing RTQ memperoleh bervariasi sesuai kebutuhan.

Untuk RTQ BQC Kelurahan Koto Selayan Rp298 juta, RTQ Quran Center Campago IpuahRp315 juta, RTQ Albayan Kelurahan Manggis Gantiang Rp310 juta . RTQ Birul Walidin Kelurahan Pulai Anak Air Rp298 juta, RTQ Pelita Kelurahan Puhun Pintu Kabun Rp300 juta, RTQ Syukur Nikmat Kelurahan Puhun Tembok Rp230 juta, Pondok Tahfis BQC Bunda kelurahan Kubu Gulai Bancah Rp281 juta, Syadali Jannah. Ar rahmah Baitussalam, Markatuzul Quran kelurahan Campago Guguak Bulek Rp395 juta dan Garegeh Rp293 juta.

Kecamatan Guguak Panjang yang dipimpin Yelrizon S SH dengan tujuh kelurahan tahun 2023 dan 2024 Rumah Tahfis Qur'an telah menerima kucuran dana hibah dengan total sebesar Rp1 Miliar lebih.

Masing-masing untuk RTQ Al Ikhlas Kelurahan Tarok Dipo Rp172.094.002, Rumah Tahfis Quran Majid Agung kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah Rp116.465.500, Rumah Tahfis Quran Al Ikhlas kelurahan Bukit Apit Puhun Rp158.104.100, Rumah Tahfis Quran AlIklas kelurahan Kayu Kubu Rp149.667.400, Rumah Tahfis Quran Ash Habul Quran kelurahan Pakan Kurai Rp 192.652.600 Rumah Tahfis Quran Masjid Nurur Yakin kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang Rp 100.568.800 dan Rumah Tahfis Quran Majisd Raya kelurahan Benteng Pasar Atas Rp156.074.600.

Kecamatan Aur Biru Tigo Baleh (ABTB) dengan camatnya Hastine Atas Asih,S.IP,MH delapan RTQ setiap kelurahan dimulai tahun 2022 hingga 2024 telah mendapatkan dana hibah dengan total Rp2,21 miliar.

Masing-masing RTQ menerima kucuran dana, sepertiuntuk RTQ Darul Muttaqin kelurahan Belakang Balok Rp560 juta. RTQ Ikrima Syabul Quran Kelurahan Birugo Rp340 juta. Rumah Tahfidz Ukhwatul Quran Kelurahan Aur Kuning Rp540 juta. Rumah Tahfidz Quran Baitussalam Kelurahan Sapiran Rp140 juta. RTQ Daarul Quran Kelurahan Kubu Tanjung Rp370 juta. RTQ Istiqamah Sumua Kelurahan Ladang Cakiah Rp270 juta. RTQ Surau Balai Banyak Kelurahan Parit Antang Rp420 juta.

"Ini merupakan salah satu program prioritas kami yang bertujuan untuk membentuk dan menanamkan jiwa cinta Al Quran pada generasi muda. Dengan bantuan dana hibah ini, diharapkan pengurus RTQ dapat memanfaatkannya secara mandiri, dapat meringankan beban orang tua murid, dan tidak ada lagi iuran-iuran yang diambil dari masyarakat. Sehingga ke depanmasyarakat banyak yang mengantarkan anaknya untuk belajar di rumah tahfizh Al Qur'an," kata Erman Safarmenyampaikan harapannya.

Lestarikan Adat dan Agama Melalui Pengutan Muatan Lokal

Program selanjutnya yang digagas Erman Safar, yakni mengembalikan dan mengemas implemetasi adat dan budaya Minangkabau kepada generasi muda. Aksi ini digagasnya karena beberapa kearifan lokal di sejumlah daerah sudah mulai hilang karena digitalisasi.

Dalam penerapan program ini dilakukankolaborasi Pemko Bukittinggi dengan tokoh adat yang bernaung dalam Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM). Caranya dengan mendidik generasi muda. Hal initelah dimulai sejak 2022 di Kota Bukittinggi dengan materi Budaya Adat Minangkabau.

Kolaborasi itu dilakukan dengan cara menggabungkan muatan lokal Budaya Alam Minangkabau (BAM) bagi pelajar SD dan SMP Negeri dengan melibatkan sekitar 33 orang tokoh adat, ninik mamak dan bundo kanduang untuk menjadi guru tamu di Bukittinggi.

Tahun 2024 penerapan dilaknakan program tambahan bahan ajar muatan lokal bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD). Lima muatan lokal tersebut adalah Budaya Alam Minangkabau (BAM), Aqidah Akhlak, Fiqih, Bahasa Arab dan sejarah Islam.

Kolaborasi bersama tokoh adat ini, dapat pula dilihat dari pakaian wajib pelajarnya. Contohnya, setiap hari Jumat, para pelajar di Bukittinggi diwajibkan mengenakan pakaian bernuansa adat Minangkabau. Serupa mengenakan deta bagi laki-laki dan perempuan berbaju kurung.Serta bagaimana para pelajar diberikan materi tentang adat budaya Minangkabau, seperti, Kato Nan Ampek, Sumbang Duo Baleh, dan panitahan.

"Kami sedang siapkan generasi yang nasionalis religius dari Bukittinggi untuk Indonesia," ujar Erman Safar.

Penerapan muatan lokal menjadi mata pelajaran mendapat respon positif daro para orang tua, karena anak-anaknya mulai mengenal dan mempraktekkan kebiasaan sehari-hari sesuai adat minang.

"Hanya di Bukittinggi seluruh sekolah setingkat SD dan SMP, belajar materi budaya dan agama ditambahkan bagi pembelajaran. Ini melanjutkan program yang sama di tahun sebelumnya.

Penambahan lima muatan lokal ini, pada prinsipnya diberikan untuk membekali generasi muda dengan adat dan agama, sekaligus untuk melestarikan kearifan lokal, yang tentunya akan bermanfaat pada diri mereka dalam menghadapi masa depan ," kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar.

Bebaskan Pelajardari Segala Pungutan

Gebrakan berikutnya yang membuat masyarakat kota Bukittinggi bersyukur, dalam dalam meringankan beban orang tua, yakni membebaskan anak dari pembayaran iuran jenjang SMA sederjad baik negeri maupun swasta sejak tahun 2022 hingga 2024.

Selama tahun 2022, Pemko Bukittinggi telah mengalokasikan anggaran untuk SMA, SMK dan SLB Negeri dan swasta sebesar Rp 12.186.280.000,-. Untuk sekolah negeri, dana ini diberikan kepada Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, sebesar Rp 8.520.000.000,- diteruskan kepada sekolah negeri yang ada di Bukittinggi, untuk pembayaran iuran komite dan juga honor serta THR 117 orang guru tidak tetap (GTT).

"BKK dilaksanakan dengan kerjasama antara Pemko Bukittinggi dengan Pemprov Sumatera Barat yang mana Dana Tahap I telah ditransfer ke Pemerintah Provinsi Sumbar pada tanggal 30 Juni 2022 sebesar Rp 6.419.250.000,- untuk kebutuhan selama 9 (sembilan) bulan dan kemudian Pemerintah Provinsi meneruskan dana tersebut ke sekolah-sekolah. Selanjutnya, nanti diberikan untuk tahap II (kebutuhan 3 bulan) dengan anggaran Rp 2,1 miliar lebih," jelas Erman Safar.

Sementara, untuk sekolah swasta, BKK ini dilaksanakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bukittinggi yang disalurkan ke sekolah swasta melalui mekanisme hibah. Penganggaran dana itu, langsung diberikan untuk 12 bulan.

"Untuk SMA, SMK dan SLB Swasta, kita telah anggarkan sebesar Rp 3.654.280.000,-, melalui mekanisme hibah Pemko. Dana itu juga untuk iuran komite, honor dan THR GTT. Sehingga secara keseluruhan Pemko Bukittinggi telah anggarkan Rp 12 milIar lebih untuk bantuan iuran komite, honor guru tidak tetap (GTT) dan juga THR untuk GTT," paparnya.

Tahun 2023 lalu, hal yang sama juga dilakukan Pemko Bukittinggi dengan menganggarkan dana sebesar Rp13,5 milIar lebih melalui APBD, untuk bantu iuran komite pelajar SMA se derajat, serta honor guru non PNS di sekolah.

Dengan dana dari APBD itu, 5.695 pelajar SMA dan SLB se Kota Bukittinggi bebas dari iuran komite dan 517 guru non PNS, mendapatkan dana insentif serta THR.

Sebanyak Rp 9,4 miliar lebih dana BKK, dimanfaatkan untuk membayarkan iuran komite 5.097 pelajar sebesar Rp 8.764.622.023,- dan insentif 98 guru tidak tetap SMA dan SLB Negeri sebesar Rp 686.000.000,-.

Sedangkan Rp 4,05 miliar lebih dana hibah, dibayarkan untuk iuran komite 598 pelajar sebesar Rp 1.118.800.000. Kemudian insentif 419 guru SMA dan SLB swasta di Bukittinggi sebesar Rp 2.933.000.000,-.

Total anggaran untuk pembebasan iuran komite pelajar SMA, SMK, SLB dan guru tidak tetap se Kota Bukittinggi, berjumlah Rp 13.502.422.023,-

Tahun 2024 Pemko Bukittinggi kembali membayarkan iuran komite pelajar SLTA baik negeri atau swasta melalui anggaran APBD sebesar Rp 9,5 miliar yang disalurkan melalui Bantuan Keuangan khusus (BKK) ke Pemprov Sumbar.

"Pemerintah harus tetap hadir di tengah masyarakat, untuk membantu biaya pendidikan para pelajar. untuk sekolah swasta, Pemkot Bukittinggi tetap bantu iuran komite melalui dana hibah," kata Erman.

Ia menyebut dengan dana itu, dapat membantu subsidi iuran komite untuk 5.369 pelajar di SMA negeri serta untuk membayar honor guru non PNS di setiap sekolah dan THR mereka.

"Beban pembangunan biarkan tanggung pemerintah. Jangan bebankan rakyat. Untuk tahun 2024 ini iuran komite seluruh siswa SLtA yang berasal dari Bukittinggi telah disubsidi oleh Pemko Bukittinggi yang dibayarkan sesuai besaran beragam, untuk itu ia berpesan berikut :

  1. Agar tidak ada lagi kewajiban siswa untuk membayar iuran komite sekolah.
  2. Agar sekolah tidak lagi memungut iuran komite di masing-masing sekolah.
  3. Untuk sekolah swasta juga telah disubdi untuk mengurangi beban iuran komite ini dengan besaran yang beragam dimasing-masing sekolah.
  4. Program ini bertujuan untuk membebaskan biaya pendidikan bagi warga Kota Bukittinggi," katanya menandaskan. (wan/LIPSUS)