Bekali Remaja dengan Adat dan Agama, Pemko Bukittinggi Terapkan 5 Muatan Lokal

oleh -665 klik
Wako Bukittinggi bersama ninik mamak /tokoh masyarakan sepakat untuk berkolaborasi kembali menerapkan muatan lokal bagi pelajar SD dan SMP Negeri Bukittinggi tahun pelararan 2023/2024. RIDWAN
Wako Bukittinggi bersama ninik mamak /tokoh masyarakan sepakat untuk berkolaborasi kembali menerapkan muatan lokal bagi pelajar SD dan SMP Negeri Bukittinggi tahun pelararan 2023/2024. RIDWAN

JERNIHNEWS.COM- Untuk membekali generasi muda dengan adat dan agama, Pemko Bukittinggi kembali menerapkan lima materi muatan lokal bagi pelajar SD dan SMP Negeri pada tahun pelajaran 2023/2024.

Walikota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, kelima pelajaran muatan lokal yang kembali diterapkan itu yakni Budaya Adat Minangkabau (BAM), Aqidah Akhlak, Fiqih, Bahasa Arab dan sejarah Islam.

"Untuk memberikan materi muatan lokal khusus Budaya Adat Minangkabau (BAM), Pemko Bukittinggi berkolaborasi dengan niniak mamak, tokoh adat dan Bundo Kanduang. Bagaimana para pelajaran diberikan materi tentang adat budaya Minangkabau, seperti, "kato nan ampek", "sumbang duo baleh"dan panitahan," ujar Wako Erman Safar.

Kelima muatan lokal itu diberikan lanjutnya, untuk membekali generasi muda Bukittinggi dengan kekuatan iman yang dibalut dengan adat budaya Minangkabau yang sejalan dengan Agama Islam.

"InsyaAllah, tahun ajaran 2023/2024 ini, penambahan muatan lokal pada pelajar SD dan SMP Negeri, tetap kita berikan. Kita juga tengah upayakan bagaimana setiap sekolah swasta di Bukittinggi juga terapkan muatan lokal ini," ujarnya.

Disdikbud Bukittinggi kata Wako,kini sedang upayakan hal itu dengan mengurus data pokok pendidikan (dapodik) ke Kementrian. Semoga ini berjalan lancar, sehingga Bukittinggi menjadi satu satunya daerah di Sumbar yang menerapkan muatan lokal di SD, SMP negeri dan swasta.

Pemko Bukittinggi telah memulai menerapkan muatan lokal Budaya Adat Minangkabau (BAM), Aqidah Akhlaq, Fiqih, Bahasa Arab dan Sejarah Islam, bagi pelajar SD dan SMP Negeri sejak tahun ajaran 2021/2022 lalu. Program inisiatif Walikota Erman Safar, yang dapat penilaian positif dari masyarakat ini, terus dilanjutkan pada tahun ajaran 2022/2023 dan 2023/2024.

"Penambahan lima muatan lokal ini, pada prinsipnya diberikan untuk membekali generasi muda dengan adat dan agama, sekaligus untuk melestarikan kearifan lokal, yang tentunya akan bermanfaat pada diri mereka dalam menghadapi masa depan," tegas Wako. (wan)