Perantau Minang di Batam Kecewa dengan Gubernur Sumbar

oleh -558 klik
Kegiatan Internasional Rumah Gadang Expo 2023 yang dilaksanakan oleh perantau Sumatera Barat di Kota Batam, Kepri yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam, Sabtu (20/05/2023) di Dataran Engku Putri Batam Centre. IST
Kegiatan Internasional Rumah Gadang Expo 2023 yang dilaksanakan oleh perantau Sumatera Barat di Kota Batam, Kepri yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam, Sabtu (20/05/2023) di Dataran Engku Putri Batam Centre. IST

JERNIHNEWS.COM- Para perantau Minang di Batam kecewa dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi. Gubernur dinilai tak memiliki rasa empati terhadap gelaran International Rumah Gadang Expo (IRGE) 2023. Padahal sudah diundang untuk hadir dan panitia juga telah tiga kali menemui beliau dan jajaran Pemprov Sumbar di Padang. Acara puncak IRGE dihadiri belasan ribu perantau Minang, etnis lainnya dan wisatawan luar negeri.

Festival Merandang di ajang IRGE 2023 di Batam yang dilaksanakan IKSB Kota Batam. IST
Festival Merandang di ajang IRGE 2023 di Batam yang dilaksanakan IKSB Kota Batam. IST

"Kami benar-benar kecewa dengan sikap Gubernur Sumbar yang enggan hadir dalam kesempatan IRGE 2023. Padahal, salah satu tujuan IRGE dilaksanakan guna mempromosikan industri kreatif dan pariwisata Sumbar," ungkap Sekretaris IKSB Kota Batam, Indra Sudirman didampingi Ketua Umum IKSB Batam, AKBP (Purn) H. Maryon Kamis (25/05/2023).

Salah satu acara lainnya di ajang IRGE 2023 di Kota Batam. IST
Salah satu acara lainnya di ajang IRGE 2023 di Kota Batam. IST

Kekecewaan IKSB kian mendalam lanjut Indra, dikarenakan pihak Pemprov Sumbar kemudian melaksanakan West Sumatera Invesment Forum 2023 di Hotel Harris Batam Centre sehari usai pelaksanaan IRGE 2023, Senin 22 Mei 2023. West Sumatera Invesment Forum 2023 pun dihadiri Kabupaten Tanah Datar, Padang Panjang, Kota Solok dan Kota Padang.

"Padahal acara IRGE 2023 berlangsung meriah. Masyarakat Batam dan wisatawan tumpah ruah di acara tersebut," sesalnya.

Apa salahnya lanjut Indra, pihak Pemprov Sumbar bisa ikut dalam pagelaran IRGE 2023 dengan mengirim delegasi promosi. Indra pun mengaku heran dengan sikap Gubernur Sumbar yang enggan hadir dalam kesempatan tersebut.

"Kita sampai saat ini tidak tahu alasan beliau enggan hadir. Sehingga muncul banyak spekulasi atas ketidakhadiran gubernur," ungkapnya.

Ditegaskan Indra, pihak panitia IRGE sudah tiga kali bertemu dengan Pemprov Sumbar untuk mempromosikan produk Sumbar di IRGE 2023. Langkah ini dilakukan panitia IRGE karena merasa peduli dengan kampuang halaman.

"Bukannya kami minta kepedulian Pemprov Sumbar. Tapi karena kami peduli kampung halaman lah kami ke Sumbar menemui Pemprov Sumbar untuk bisa promosi di ajang IRGE 2023," katanya.

IRGE 2023, 18-21 Mei 2023 pun berlangsung spektakuler. Belasan ribu masyarakat Batam tumpah ruah di Dataran Engku Putri Batam Centre.

Sederetan acara, mulai Tabligh Akbar Buya Ristawardi, Festival Marandang, Maarak Jamba, hiburan mendatangkan artis top Minang sampai jalan santai berhadiah motor dan hadiah menarik lainnya ditaja.

Pelaksanaan IRGE sendiri patut didapuk sebagai mahakarya perantau Minang di Kota Batam. Desain panggung berornamen Rumah Adat Minang yang terpasang di panggung utama membawa para pengunjung larut seolah-olah tengah berada di kampung halaman, Ranah Minang.

Gubernur Mahyeldi dihubungi melalui pesan via whatsaap tentang masalah ini belum memberikan tanggapan. Salah seorang sumber jernihnews.com di lingkaran Gubernur Mahyeldi mengatakan bahwa orang nomor satu di Sumbar itu berkunjung ke Batam, Senin (22/05/2023). (r/erz)