Kota Payakumbuh Terima Penghargaan WTP 8 Kali Berturut-turut

oleh -1290 klik
Kota Payakumbuh menerima Opini WTP (wajar tanpa pengecualian) dalam laporan keuangan daerah dari Kementerian Keuangan RI. Acara ini sejalan dengan penyerahan DIPA dari Gubernur Sumbar kepada Pj. Wako Payakumbuh Rida Ananda, Senin (12/12/2022) di Aula Gubernuran Sumbar. IST.
Kota Payakumbuh menerima Opini WTP (wajar tanpa pengecualian) dalam laporan keuangan daerah dari Kementerian Keuangan RI. Acara ini sejalan dengan penyerahan DIPA dari Gubernur Sumbar kepada Pj. Wako Payakumbuh Rida Ananda, Senin (12/12/2022) di Aula Gubernuran Sumbar. IST.

JERNIHNEWS.COM- Berhasil mengelola keuangan dengan akuntabel dan bebas korupsi, Kota Payakumbuh diganjar penghargaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia saat acara penyerahan DIPA dan alokasi TKD tahun 2023 serta piagam WTP LKPD tahun 2021, Senin (12/12/2022) di Aula Gubernuran Sumbar.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengucapkan selamat kepada daerah yang telah mengelola keuangan daerahnya dengan baik. Sehingga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun 2021.

"Selamat kepada peraih WTP. Jangan sampai terlena dengan capaian WTP kali ini. Tetap bijak, dan kelola keuangan daerah dengan sebaik-baiknya," kata Buya Mahyeldi.

Adapun penghargaan yang diterima oleh Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda, yaitu WTP yang ke-8 kali berturut-turut atas pelaporan keuangan dari tahun 2014 sampai 2021.

"Alhamdulillah, dengan pengelolaan keuangan yang baik, transparan dan akuntabel, Kota Payakumbuh kembali terima penghargaan WTP dari Menteri Keuangan RI," kata Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda.

Rida mengatakan, ini merupakan suatu prestasi yang sangat membanggakan mengingat semakin ketatnya standar pengawasan dan audit yang telah ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan keuangan yang baik.

"Terimakasih kepada seluruh elemen. Baik jajaran birokrasi, DPRD, serta seluruh masyarakat Payakumbuh. Sebab, hanya dengan komitmen tinggi serta semangat kebersamaan, penghargaan prestisius tersebut dapat diraih," ujar orang nomor satu di Payakumbuh ini.

Payakumbuh sudah 8 kali menerima opini WTP secara berturut-turut dari tahun 2014-2021 namun pada tahun 2014 silam Kota Payakumbuh menerima opini WTP Dengan Paragraf Penjelasan (DPP).

"Karena hal itulah Kemenkeu RI mengakui Kota Payakumbuh baru di tahun 2015-2021 menerima opini WTP 7 tahun berturut-turut," katanya.

Untuk pengelolaan keuangan daerah sendiri, saat ini Pemko Payakumbuh sudah berbasis IT, agar pengelolaan keuangan dapat terkontrol dengan baik dan meminimalisir terjadinya penyalahgunaan anggaran.

"Saat ini kita telah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), sehingga semua stakeholder dan pemangku kebijakan bisa mengawasi setiap penggunaan anggaran di Payakumbuh," terangnya.

"Sedangkan alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) tahun 2023 dari pusat untuk Kota Payakumbuh sebesar Rp568.468.988.000,-. Mudah-mudahan pembangunan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita terus berjalan maksimal tahun depan," katanya menandaskan. (pr)

Sumber: Humas Pyk