Riza Asfa, Guru SMAN 2 Harau Jadi Duta Teknologi Kemendikbudristek 2022

oleh -787 klik
Riza Asfa, M.Si, guru SMAN 2 Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. IST
Riza Asfa, M.Si, guru SMAN 2 Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. IST

JERNIHNEWS.COM-Setelah mengikuti seleksi ketat sejak Juni sampai pertengahan November 2022 akhirnya Riza Asfa, M. Si, guru Matematika SMAN 2 Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota berhasil meraih juara pertama sebagai Guru Duta Teknologi Kemendikbudristek Tahun 2022. Ia mewakili Sumbar ke tingkat nasional.

Berdasarkan Surat Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbudristek No. 5398/JI/TI.10.01/2022 tanggal 21 November 2022 perihal Pengumuman Duta Teknologi Kemendikbudristek 2022 melalui Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK). Dalam surat tersebut tertulis sebanyak 34 guru mewakili masing-masing provinsi se-Indonesia sebagai Guru Duta Teknologi Kemdikbudristek 2022 yang telah mengikuti sekeksi ketat sejak Juni sampai 15 November 2022. Masing-masing provinsi pemenangnya beragam, terdiri dari guru SD, SMP, SMA, dan SMK.

"Alhamdulillah, bahagia rasanya diumumkan sebagai pemenang lomba. Kita harus kerja keras dan tepat waktu mengikuti setiap level kegiatan lomba. Ada 4 level lomba dan tantangan yang harus kita ikuti. Bahkan, ketika penentuan sebagai juara pertama tantangannya sangat berat. Saya harus menjawab pertanyaan dalam waktu singkat, padat, dan tepat," ujar Riza Asfa ketika diminta informasi kronologis lomba Pembelajaran Berbasis TIK, Kamis (24/11/2022) lewat telepon seluler.

Ia tidak menyangka akan menjadi juara pertama karena begitu berat tantangan dan ketatnya seleksi. Tapi Allah SWT memberikan yang terbaik untuk Riza Asfa. Ia pernah mengikuti Pelatihan dan Magang Guru ke Perth, Australia Juli dan Agustus 2008.

Selanjutnya, Riza Asfa menjelaskan kronologis lomba pembelajaran berbasis TIK mulai dari level I. Pada level ini umumnya Literasi TIK secara teori. Ada empat modul yang harus dikuasai dan pada akhir kegiatan ada ujian naik level. Pada level II. Pemahaman dan implementasi TIK, pada level ini peserta juga harus menuntaskan empat modul dan pada akhir level juga ada uji kompetensi untuk naik level. Pada level III adalah kreasi TIK. Peserta juga disuguhi lima modul dengan materi pengembangan media audio pembelajaran berbasis TIK serta permainan edukasi (edugame) berupa inovasi pembelajaran. Pada level ini juga tantangan makin berat dan uji kompetensi untuk naik level IV.

Pada level keempat ini tantangan berbagi dan berkolaborasi. Peserta melakukan karya praktik terbaik membuat video pembelajaran. Semua level lomba ini diikuti secara daring atau online melalui platform Merdeka Belajar.

"Alhamdulillah ya Allah, saya masuk lima besar dari 30 peserta tiap provinsi. Trus, penentuan tiga besar makin berat lagi ujiannya. Dalam waktu singkat saya harus bisa menjawab pertanyaan singkat, padat, dan tepat," kata Riza Asfa bahagia bahwa ia membuat vlog video pembelajaran berbasis TIK. Akhirnya ia menempati peringkat pertama setelah mengikuti seleksi sangat ketat.

Ia terpilih sebagai Guru Duta Teknologi Provinsi Sumatera Barat 2022 dan diundang ke Jakarta untuk memerima Hadiah Anugerah Kihajar Dewantara 2022 bersama peserta se-Indonesia pada tanggal 29 November sampai 1 Desember 2022 di Gedung D Kemendikbudristek dan diinapkan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Kepala SMA Negeri 2 Harau Elimarlina, M. Si ketika dihubungi lewat telepon seluler Kamis (24/11/2022) menyampaikan kebahagiaannya atas prestasi Riza Asfa. Ia guru yang gigih, semangat, inovatif, kreatif, dan rendah hati. Riza Asfa adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum ini memang pantas jadi juara pertama. Ia luas wawasan dan mau berbagi ilmu dan keterampilan dengan rekan guru lainnya. Ia selalu koordinasi dan konsultasi jika ada persoalan sekolah, termasuk lomba pembelajaran berbasis TIK.

"Selama mengikuti lomba Riza Asfa mampu menyelesaikan tugas pokok dengan baik. Bahkan, kegiatan lomba yang diikuti lancar dan sukses," ujar Elimarlina bangga sembari berharap semoga guru lain bisa termotivasi mengikuti berbagai aktivitas untuk meningkatkan prestasi. (rm)