Dosen Unand Berikan Penguatan Aspek Legalitas BUMNag Sungai Kamuyang

oleh -211 klik
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan dosen Unand pada Skim Kemitraan Masyarakat dalam Membantu Masyarakat Membangun Nagari Sungai Kamuyang, Kec. Luak, Kab. Limapuluh Kota memasuki tahun ke-3. Pada Kamis (17/11/2022) tim memberikan materi tentang Penguatan Aspek Legalitas/Badan Hukum BUMNag. ERZ
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan dosen Unand pada Skim Kemitraan Masyarakat dalam Membantu Masyarakat Membangun Nagari Sungai Kamuyang, Kec. Luak, Kab. Limapuluh Kota memasuki tahun ke-3. Pada Kamis (17/11/2022) tim memberikan materi tentang Penguatan Aspek Legalitas/Badan Hukum BUMNag. ERZ

JERNIHNEWS.COM- Program pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan dosen Unand pada Skim Kemitraan Masyarakat dalam Membantu Masyarakat Membangun Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota memasuki tahun ke-3. Pada Kamis (17/11/2022) tim memberikan materi tentang Penguatan Aspek Legalitas/Badan Hukum Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag). Kegiatan dibuka Wali Nagari Sungai Kamuyang Isral.

Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Unand bersama sejumlah peserta, Wali Nagari dan pengurus BUMNag Sungai Kamuyang. IST
Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Unand bersama sejumlah peserta, Wali Nagari dan pengurus BUMNag Sungai Kamuyang. IST

Pertemuan dilangsungkan di Aula Kantor Wali Nagari Sungai Kamuyang. Turut hadir Sekretaris Nagari Ahmad Fahrizal yang juga menjabat sebagai Plt Ketua BUMNag Sungai Kamuyang, Sekretaris Mirawati, Bendahara Yuspida, Tim Revitalisasi BUMNag Sungai Kamuyang, tokoh masyarakat dan pemuda serta aparat nagari.

Sedangkan Tim Pengabdian Unand, langsung dipimpin oleh Ketua Tim, Dr. Ir, Dwi Yuzaria, SE, M.Si dan nara sumber yang juga konsultan bisnis profesional Ir. Rekso Wardoyo, MS. Berikutnya juga turut hadir Pendamping Desa/Nagari Kabupaten Limapuluh Kota, Mac Amril, S.Pd, SH.

Selain Dr. Ir. Dwi Yuzaria, SE, M.Si, program pengabdian masyarakat ini juga melibatkan sejumlah dosen Unand lainnya, yakni Dr. A. Irzal Rias, SH, MH Ir. Daz Edwiza, MS, Dr. Ir. Rusjda Khairati, MSi dan Adisti Rastasari, S.Pt, MS.

Ir. Rekso Wardoyo, MS, selaku konsultan profesional yang telah malang melintang di berbagai lembaga pemerintahan, BUMN dan bahkan perusahaan internasional didapuk memberikan materi oleh Tim Pengabdian Dosen Unand.

Rekso menjelaskan tentang pentingnya BUMNag Sungai Kamuyang mempersiapkan berbagai legalitas, seperti badan usaha, Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), amdal/dokumen lingkungan dan sebagainya. Pengurusan disesuaikan dengan kebutuhan dan skala prioritas.

"Agar tidak terkendala ketika akan membuka usaha atau menjalankan sebuah pekerjaan atau proyek maka perlu disiapkan lebih awal perizinan-perizinan yang dibutuhkan. Dan yang terpenting adalah legalitas badan usahanya," kata Rekso.

Suasana interaktif antara nara sumber dengan peserta terbangun dalam sesi ini. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan dan yang lainnya juga menjelaskan tentang kondisi BUMNag Sungai Kamuyang saat ini, terkaiit dengan aspek legalitasnya.

Sesekali Mac Amril, selaku pendamping nagari, khususnya dalam penyelesaian masalah BUMNag juga memberikan penjelasan tentang pandangannya terhadap persoalan yang dihadapi BUMNag serta menawarkan solusi yang bisa diambil.

Dwi Yuzaria mengatakan Tim Pengabdian Unand telah menyiapkan segala sesuatunya terkait dengan kelengkapan legalitas BUMNag Sungai Kamuyang. Hanya saja hal itu tidak bisa dieksekusi langsung, karena hingga saat ini belum terbentuk kepengurusan BUMNag Sungai Kamuyang yang defenitif, pasca meninggalnya direktur dan terdapatnya persoalannya yang komplit di internal lembaga itu.

Dosen Faterna Unand asal Kota Payakumbuh ini pun pun berharap agar Wali Nagari Sungai Kamuyang bersama dengan perangkat nagari segera membentuk kepengurusan BUMNag yang baru sehingga bisa menjalankan program-program yang telah dipersiapkan bersama dengan Tim Pengandian Masyarakat Unand. Apalagi ke depan direncanakan masuk dalam program Matching Fund.

Program Matching Fund adalah bentuk nyata dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam program penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (dudi) yang dapat dilaksanakan dalam program pengabdikan masyarakat di nagari/desa.

Dalam Matching Fund yang dirancang Tim Pengabdian Masyarajat Unand dengan Ketua Tim Dr. Dwi Yuzaria, selain dana dari kementerian juga melibatkan mitra usaha lain dan dukungan pendanaan atau modal usaha dari nagari sebagai penyertaan modal di dalam BUMNag. Dengan demikian masing-masing pihak yang berkolaborasi di dalam usaha BUMNag itu memiliki tanggung jawab dan keinginan untuk memajukan usaha tersebut.

Nagari Sungai Kamuyang terdiri dari 9 jorong, yakni Subaladung, Tabiang, Tanjuang Kaliang, Batang Tabik, VI Kampuang, VIII Kampuang, XII Kampuang, Rageh dan Madang Kadok. Sungai Kamuyang berjarak sekitar 3 KM dari Ibukota Kecamatan Luhak dan sekitar 13 km dari Ibukota Kabupaten Limapuluh Kota, Sarilamak. Sungai Kamuyang hanya sekitar 5 km saja dari pusat Kota Payakumbuh.

Nagari ini letaknya cukup strategis karena berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan Lintau, Kabupaten Tanah Datar. Jalan ini juga sebagai jalur alternatif bagi warga Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang bepergian ke Jakarta atau provinsi di bagian selatan Pulau Sumatera dengan transportasi darat.

Masyarakat Nagari Sungai Kamuyang sebagian besar berprofesi sebagai petani, peternak, ASN, pedagang dan lainnya. Sebagian besar lahan pertanian masyarakat Sungai Kamuyang tergolong tadah hujan.

Nagari di pinggang Gunung Sago ini memiliki potensi yang besar. Lahan pertaniannya subur. Iklimnya cocok untuk peternakan sapi, kambing dan juga ayam. Keindahan alamnya juga sangat aduhai menawan. Sungai Kamuyang juga memiliki sumber air bersih berkualitas tinggi dengan debit 800 liter per detik. Airnya sangat jernih, higenis dan bahkan bisa langsung di minum. Di sumber air itu juga telah ada kolam renang atau pemandian yang telah terkenal sejak puluhan tahun lalu.

Semuanya potensi tersebut dilengkapi pula dengan letaknya yang sangat strategis dan lalulintas yang lancar. Peluang usaha yang bisa digarap oleh BUMNag Sungai Kamuyang sangat besar. Karena itulah sangat penting menyiapkan SDM pengurus yang mempuni, rencana bisnis yang matang serta kemampuan dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan. (erz)