SMKN 3 Payakumbuh Siap Launching Teaching Factory

oleh -331 klik
SMKN 3 Payakumbuh. Sekolah yang dipimpin Dra. Wismarni, MM ini akan melaunching program Teaching Factory, Selasa (08/11/2022). ERZ
SMKN 3 Payakumbuh. Sekolah yang dipimpin Dra. Wismarni, MM ini akan melaunching program Teaching Factory, Selasa (08/11/2022). ERZ

JERNIHNEWS.COM- SMKN 3 Payakumbuh akan melaunching Teaching Factory (TeFa), Selasa (08/11/2022). Launching TeFa ditandai dengan peresmian oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy. TeFa merupakan program untuk semakin mendekatkan SMK dengan dunia industri.

Kepala SMKN 3 Payakumbuh Dra. Wismarni, MM.
Kepala SMKN 3 Payakumbuh Dra. Wismarni, MM.

Kepala SMKN 3 Payakumbuh, Dra. Wismarni, MM mengatakan pembelajaran Teaching Factory berbasis produksi atau jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang diterapkan di industri. Pembelajaran Teaching Factory dilaksanakan dalam suasana seperti yang ada di dunia industri.

TeFa Butik SMKN 3 Payakumbuh.
TeFa Butik SMKN 3 Payakumbuh.

Siswa dalam mengikuti pembelajaran Teaching Factory benar-benar merasa berada di industri. Barang atau pun jasa yang diproduksi berpedoman kepada kualitas sebagaimana yang dihasilkan industri dan juga sesuai dengan selera pasar atau kebutuhan masyarakat. Sehingga produk yang dihasilkan dapat dipasarkan serta dapat bersaing dengan produk dunia industri.

Melalui Teaching Factory diharapkan siswa memiliki kompetensi sebagaimana yang dibutuhkan dunia industri. Sehingga ketika setelah menamatkan studinya di SMK, lulusan SMK itu tidak canggung memasuki dunia industri sesuai dengan bidang atau program keahlian yang dimilikinya.

Kepala SMKN 3 Payakumbuh Dra. Wismarni, MM bersama dua guru Program Keahlian Tata Busana, Dra. Nova Yunita, MPd dan Dra. Yusra Sawir.
Kepala SMKN 3 Payakumbuh Dra. Wismarni, MM bersama dua guru Program Keahlian Tata Busana, Dra. Nova Yunita, MPd dan Dra. Yusra Sawir.

"Jadi Teaching Factory ya seperti membuat industri di dalam sekolah. Sehingga siswa sudah terbiasa dengan suasana dunia industri. Siswa juga sudah bisa dan terbiasa memproduksi barang atau jasa berkualitas industri dan memiliki nilai jual sesuai dengan kebutuhan pasar," kata Wismarni kepada jernihnews.com, menjelaskan persiapan TeFa yang dilauching.

Pada Launcing TeFa SMKN 3 Payakumbuh akan dilaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan di antaranya penandatanganan MoU antara SMKN 3 Payakumbuh dengan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI), peragaan make up karakter, demo menghias kue, dan fashion show serta menampilkan keseniaan dan budaya.

Pada saat lauching juga akan ditampilkan produksi sekolah atau hasil-hasil karya unggulan siswa melalui pameran. Pada fashion show akan ditampilkan baju kurung basiba dan lainnya, produksi sekolah yang beralamat di Jl. Dt. Parpatiah Nan Sabatang, Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur ini.

Baju basiba yang diproduksi SMKN 3 Payakumbuh dan ditampilkan dalam launching TeFa ada yang model standar dan juga ada yang telah dimodivikasi sesuai dengan selera pasar sehingga lebih menarik. Tata Busana merupakan program keahlian unggulan SMKN 3 Payakumbuh.

Menurut Wismarni, peluncuran program TeFa didukung oleh kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah yang dipimpinnya. "Sarana dan prasana sekolah yang kita miliki sudah cukup untuk mendukung program Tefa," sebut Wismarni yang juga didampingi dua guru Program Keahlian Tata Busana, Dra. Nova Yunita, MPd dan Dra. Yusra Sawir.

Selain Wagub Sumbar Audy Joinaldy juga bakal hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Ust. Irsyad Syafar, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Barlius, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh Dasril, Kepala Cabdin Wilayah IV Asricun, pimpinan dunia usaha dan industri mitra dari SMKN 3 Kota Payakumbuh dan tamu undangan lainnya.

SMKN 3 Payakumbuh memiliki 7 program keahlian, yakni Tata Busana, Tata Boga, Akomodasi Perhotelan, Tata Kecantikan, Usaha Perjalanan Wisata, Teknik Komputer dan Jaringan serta Multimedia.

Sedangkan jumlah siswa SMKN 3 Payakumbuh sebanyak 1.601 siswa dengan 49 lokal atau rombel (rombongan belajar). Jumlah siswa SMKN 3 Payakumbuh terbanyak kedua di Payakumbuh setelah SMKN 2 Payakumbuh atau nomor lima terbanyak di Provinsi Sumatera Barat. (erz)