Kemenkominfo Gelar VSGA di Limapuluh Kota Selama 5 Hari

oleh -233 klik
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI melalui BPSDMP-Kominfo Medan berkerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Limapuluh Kota menyelenggarakan Vocational School Graduate Academy (VSGA) selama 5 hari di Limapuluh Kota, Selasa-Sabtu (1-5/11/2022). IST
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI melalui BPSDMP-Kominfo Medan berkerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Limapuluh Kota menyelenggarakan Vocational School Graduate Academy (VSGA) selama 5 hari di Limapuluh Kota, Selasa-Sabtu (1-5/11/2022). IST

JERNIHNEWS.COM- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP-Kominfo) Medan berkerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Limapuluh Kota menyelenggarakan Vocational School Graduate Academy (VSGA) selama lima hari di Limapuluh Kota, Selasa-Sabtu (1-5/11/2022).

Kemenkominfo sebagai leading sector di bidang TIK mempunyai program pengembangan SDM unggulan yakni Digital Talent Scholarship (DTS). Program ini, diluncurkan pertama kali tahun 2018 yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi bidang TIK guna meningkatkan kompetensi masyarakat.

VSGA merupakan salah satu dari Program DTS tahun 2022 yang mencakup 8 (delapan) akademi yakni Fresh Graduate Academy (FGA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Thematic Academy (TA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Thematic Academy (TA), Professional Academy (ProA), Government Transformation Academy (GTA), dan Talent Scouting Academy (TSA).

Di Kabupaten Limapuluh Kota, kegiatan ini dipusatkan di SMKN 1 Kecamatan Guguak, diikuti sebanyak 85 peserta yang berasal dari lulusan SMK maupun Vokasi di Limapuluh Kota dan dibuka secara resmi oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo.

Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kemenkominfo yang telah menunjuk Limapuluh Kota sebagai salah satu lokasi pelaksanaan VSGA di tahun 2022.

"Pelatihan VSGA bagi generasi muda Limapuluh Kota dinilai strategis dalam meningkatkan kemampuan masyarakat Limapuluh Kota khususnya para lulusan sekolah vokasi yang ingin meningkatkan kemampuan di bidak teknologi Informasi dan komunikasi," sebut Safaruddin.

Ia mengatakan, bahwa pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo itu merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi misi pertama pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, yakni meningkatkan sumber daya manusia yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan, sekaligus menegaskan bahwa sinergitas dan kolaborasi yang berjalan baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Dia menilai, saat ini perkembangan TIK telah membawa perubahan mendasar dalam hal penghematan sumber daya manusia, sehingga sejumlah pekerjaan saat ini telah dialihkan dengan sistem digital atau robotik, dengan demikian manusia dituntut untuk meningkatkan kemampuan terutama di bidang TIK.

"Progam VSGA merupakan bentuk dukungan Kementerian Kominfo terhadap penyediaan tenaga terampil dalam membantu mewujudkan digitalisasi, terlebih saat ini para penduduk produktif yang ada di Limapuluh Kota mencapai 92.408 jiwa," ungkapnya.

Safaruddin berharap agar peserta memanfaatkan kesempatan itu semaksimal mungkin agar dapat meningkatkan kapasitas dan skill yang dimiliki para peserta.

"Ambil sebanyaknya Ilmu yang didapat selama lima hari kedepan, semoga dapat diaplikasikan dalam mencari pekerjaaan maupun diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," sebut Safaruddin.

Sementara itu, Wakil Kepala BPSDMP Kominfo Medan, Amal Hasim, menyampaikan bahwa peserta VSGA di Limapuluh Kota mencapai 75 orang. Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi tiga kelas yaitu Junior Staff Administrator berjumlah 25 orang, data manajemen staf sejumlah 25 orang dan Video Editor berjumlah 25 orang.

Dikatakan Amal Hasim, menurut data Indonesia saat ini tengah mengalami digital talent gap (kesenjangan talenta digital) yaitu Indonesia kekurangan sembilan juta talenta digital dalam 15 tahun atau rata-rata 600.000 talenta digital per tahun.

"Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kominfo bersama stakeholder terkait tengah melakukan pengembangan SDM yang akan mencukupi kekurangan talenta tersebut," ungkapnya.

Kemudian dikatakan Amal Hasim, pada pelaksanaannya, Kementerian Kominfo melibatkan beberapa pihak terkait, mulai dari akademisi, industri, hingga beberapa komunitas sesuai masing-masing tema. Diharapkan, dengan terselenggaranya program VSGA ini dapat menyediakan tenaga kerja terampil dan siap pakai bagi industri di bidang TIK serta memfasilitasi alih kompetensi bagi tenaga kerja yang terdampak digitalisasi.

Turut hadir pada kesempatan pembukaan VSGA, Kapolres Limapuluh Kota AKBP. Ricardo Conrat Yusuf, Kepala Dinas Kominfo Eki Hari Purnama dan Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Guguk Bidang Kurikulum, Bitarsa. (syn)