Pemkab 50 Kota Gelar Bazar Pangan Murah

oleh -194 klik
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Forkopimda meninjau Bazar Pangan Murah di Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Selasa (01/11/2022). IST
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Forkopimda meninjau Bazar Pangan Murah di Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Selasa (01/11/2022). IST

JERNIHNEWS.COM- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Limapuluh Kota melaksanakan kegiatan Bazar Pangan Murah, Selasa (01/11/2022). Kegiatan yang digelar di beberapa titik di daerah itu serta didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumbar.

Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan menjadi Nagari pertama yang ditunjuk menjadi lokasi kegiatan Bazar Pangan di Limapuluh Kota.

Kegiatan Bazar Pangan Murah merupakan Kolaborasi Dinas Pangan bersama UPTD Distribusi. Pasokan dan akses pangan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Dinas Pangan Provinsi Sumbar dan Perum Bulog telah mengalokasikan sebanyak 400 paket komoditas sembako yang dijual dengan harga di bawah standar di nagari yang berada di utara Limapuluh Kota tersebut.

Pelaksanaan Gelar Pangan Murah perdana ini dipantau langsung Bupati Limapuluh Kota sekaligus Ketua TPID Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, Sekretaris Daerah Widya Putra, Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Kodim 0306/50 Kota, Kepala Dinas Pangan Ambardi, Kepala Dinas Perdagangan Ayu Mitria, dan Kepala Dinas Perikanan Siswanto.

Safaruddin mengatakan, sesuai instruksi Mendagri, Tito Karnavian, Pemkab Limapuluh Kota siap melaksanakan instruksi demi pengendalian inflasi di daerah. Tidak hanya itu, Bupati Safaruddin mengatakan, akhir September lalu Presiden Joko Widodo memanggil seluruh Kepala Daerah di Indonesia agar Inflasi di daerah turut menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama.

Kemudian dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terus berupaya melakukan langkah cepat demi mengendalikan inflasi yang jadi perhatian Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

"Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam mengakses sembako serta meningkatkan perekonomian masyarakat kalangan kurang mampu untuk memperoleh pangan dengan harga di bawah pasar," ungkapnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pangan provinsi dan Perum Bulog yang telah membantu TPID Limapuluh Kota dalam pengendalian Inflasi. Bazar Pangan Murah katanya, nanti juga dilaksanakan di sejumlah kecamatan di Limapuluh Kota, seperti Kecamatan Kapur IX, Akabiluru maupun Lareh Sago Halaban dengan konsentrasi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Conrat Yusuf mengatakan bazar sembako murah ini dilaksanakan untuk menekan laju inflasi.

"Bazar pangan merupakan langkah nyata kepedulian Pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti kenaikan beberapa bahan pangan di Limapuluh Kota," katanya.

Upaya intervensi terkait kenaikan barang ini diharapkan mampu membantu masyarakat yang terdampak mendapatkan akses yang mudah terhadap sembako relatif murah dibawah harga pasar. Seluruh masyarakat dapat mendukung program bazar pangan murah dengan menyebarkan informasi positif kepada sanak keluarga maupun lingkungan sekitar.

"Kapolres Limapuluh Kota siap mendukung bazar pangan di Limapuluh Kota demi meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Bazar Pangan Murah digelar sebagai upaya Pemerintah Daerah menekan laju inflasi yang cukup tinggi yakni mencapai 6 persen.

Adapun sembako murah yang dijual di bawah harga pasar itu, yakni beras medium Rp46.500/5 kg, gula Rp13.500/kg, beras premium Rp140.000/10 kg, minyak goreng Rp13.500/liter, serta sejumlah bahan pokok lainnya. (syn)