Dekranasda Kab. 50 Kota Pamerkan 19 Produk IKM di Inacraft 2022

oleh -140 klik
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrasnada) Kabupaten Limapuluh Kota Nevi Safaruddin bersama perajin, Jumat (28/10/2022) di Stand Dekrasnada Kabupaten Limapuluh Kota di Gedung JICC, Jakarta. IST
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrasnada) Kabupaten Limapuluh Kota Nevi Safaruddin bersama perajin, Jumat (28/10/2022) di Stand Dekrasnada Kabupaten Limapuluh Kota di Gedung JICC, Jakarta. IST

JERNIHNEWS.COM- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Limapuluh Kota membawa 19 produk industri kecil menengah (IKM) di ajang tahunan The Jakarta International Hadicraft Trade Fair (Inacraft) 2022 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC).

Inancraft yang digagas Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia ini menggelar aneka kerajinan yang dikerjakan dengan tangan dipadu keunggulan seni dan bahan-bahan setempat. Produk IKM Limapuluh Kota yang terpajang pada stand Dekranasda Limapuluh Kota terdiri atas kerajinan tangan dengan bahan tekstil dan anyaman mansiang dengan produk Batik Gambir, Tenun Songket Halaban serta keranjang/ kambuik Taratak, Kubang.

Produk-produk handicraft asal Limapuluh Kota itu berhasil mengundang minat pengunjung Inacraft yang terdiri pelaku usaha handicraft, buyer, kolektor handicraft dan kalangan perantau asal Sumatera Barat termasuk Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.

"Harapan kita pelaku industri kreatif yang kita bawa langsung ke sini, bisa memanfaatkan momentum Inacraft untuk memasarkan produk, mengembangkan jaringan usaha serta berbagi pengalaman dengan pelaku-pelaku Inacraft lainnya," kata Ketua Dekranasda Limapuluh Kota Nevi Safarudduin, Jumat (28/10/2022).

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo juga turut menyemangati pelaku IKM Limapuluh Kota pada iven ini dengan mengunjungi stand Dekranasda Limapuluh Kota serta menyaksikan pagelaran busana pada kegiatan Minangkabau Heritage IV di lokasi yang sama. Iven Minangkabau Heritage IV berlangsung selama dua hari dari tanggal 27-28 Oktober 2022 yang menampilkan kreasi dan pertunjukan seni budaya, kerajinan dan promosi wisata Sumatera Barat.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Dekranasda Sumbar, Hj. Harneli Mahyeldi dan dihadiri oleh Ketua Dekranasda se-Sumatera Barat, ibu-ibu Indo Jalito, Ketua ASEPHI, Kadis yang membidangi Perindustrian se-Sumatera Barat serta pengunjung Inacraft lainnya.

Kadisperinaker Limapuluh Kota, Fery Chofa mengatakan, Dekranasda Limapuluh Kota membawa dua IKM lokal yakni Batik Gambir Erni dan Songket Halaban Yensi Putri serta membawa kurang lebih 15 produk lokal lainnya dan juga dua IKM kerajinan tenun dan anyaman mansiang.

Inacraft dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretaif Sandiaga Uno, Rabu, (26/10/202). Dalam sambutannya Menparekeraf Sandiaga Uno menyampaikan bahwa Pasar domestik RI menjadi andalan. Menurutnya, dengan kegiatan Incaraft itu akan mampu meningkatkan penjualan UMKM sehingga mampu memitigasi dan meminimalisasi resesi ekonomi global.

"Lewat pameran seperti Inacraft ini misalnya, kita berharap bisa semakin memperkenalkan dan mendongkrak bisnis para pengelola UMKM," sebutnya.

Sandiaga menambahkan, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB). Berdasarkan hitungan Kemenparekraf, sektor ekonomi kreatif menyumbang PDB sebesar 7,8 persen. Jumlah tersebut ditopang dengan tiga subsektor utama yakni kuliner, fashion, dan kriya.

"Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di peringkat tiga besar dunia dalam kontribusi terhadap PDB nasional di bawah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop-nya," kata Sandi.

Menurut Sandiaga, ekonomi kreatif Indonesia berpotensi besar untuk terus dikembangkan. Untuk itu pemerintah mendorong pelaku ekonomi kreatif khususnya UMKM untuk dapat terus berinovasi, beradaptasi dalam menghasilkan produk, dan juga aktif memasarkan, salah satunya dengan digitalisasi.

"Karena itu tadi saya sampaikan kepada para pengunjung jangan hanya Rohali (Rombongan Hanya Lihat-Lihat) tapi jadilah Rojali (Rombongan Jadi Beli). Mudah-mudahan lewat pameran ini kita akan bangga dengan buatan lokal," katanya menandaskan. (sys/r)