Tuntaskan RPJM, Nagari Situjuah Gadang Prioritas 3 Hal

oleh -245 klik
Kantor Wali Nagari Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. ERZ
Kantor Wali Nagari Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. ERZ

JERNIHNEWS.COM-Nagari Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota tengah melakukan finishing Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Ada tiga hal yang menjadi prioritas utama, yakni pertanian, BUMNag dan pariwisata.

Wali Nagari Situjuah Gadang, Alfis Dt. Rajo Putiah. ERZ
Wali Nagari Situjuah Gadang, Alfis Dt. Rajo Putiah. ERZ

"Kini kami sedang finishing RPJM. Pertanian, BUMNag dan sektor pariwisata menjadi prioritas," kata Wali Nagari Situjuah Gadang, Alfis Dt. Rajo Putiah, Rabu (19/10/2022) di kantornya.

Sektor pertanian menjadi prioritas, karena mayoritas masyarakat Situjuah Gadang berprofesi dan bermata pencarian sebagai petani. Di sektor ini yang menjadi perhatian penting adalah ketersediaan bibit, pupuk, racun hama dan pembinaan terhadap petani.

Baca Juga

Sejalan dengan program Pemkab Limapuluh Kota, jagung menjadi tanaman yang akan dikembangkan oleh para petani Nagari Situjuah Gadang. Lahan-lahan yang tak tergarap maksimal selama ini akan ditanami jagung. Apalagi kebutuhan jagung Kabupaten Limapuluh Kota sangat tinggi, bahkan sebagian besar masih didatangkan dari daerah lain dan impor.

Berikutnya, BUMNag juga menjadi prioritas. Nagari Situjuah Gadang memang belum memiliki BUMNag. Diharapkan dengan adanya BUMNag dapat membantu masyarakat dan juga bisa memberikan kontribusi bagi pendapatan nagari. BUMNag nantinya juga bisa berkolaborasi dengan usaha masyarakat pada dua jorong yang kini telah berhasil memproduksi kerupuk bulan dengan bahan baku ubi kayu atau singkong.

"Ada sekitar 600 KK pada 2 jorong dari 6 jorong di Nagari Situjuah Gadang yang memproduksi kerupuk bulan. Pemasarannya di daerah Piladang. Sedangkan di sini khusus memproduksi saja. Kebutuhan ubi mentah perhari sekitar 8 ton. Nanti BUMNag kita bisa bekerja sama dengan masyarakat di sana," sebut Alfis.

Berikutnya, Nagari Situjuah Gadang juga akan memprioritaskan pembukaan dan pembenahan objek wisata di Gunung Sago. Ada 2 buah air terjun yang bisa dikembangkan menjadi lokasi wisata baru. Sejak bertahun-tahun lalu air terjun itu cukup banyak dikunjungi masyarakat termasuk dari luar Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Hanya saja kawasan kedua air terjun itu belum digarap oleh pihak nagari.

Pihak nagari akan membenahi dan memperlebar jalan menuju kawasan kedua air terjun sehingga lebih mudah diakses oleh wisatawan. Jaraknya sekitar 4 km dari Kantor Wali Nagari Situjuah Gadang ke arah Gunung Sago.

"Lokasinya sangat indah, air terjunnya juga cukup tinggi dan ada yang bertingkat-tingkat. Pemandangannya mempesona. Mudah-mudahan ini bisa kita buka, sehingga bisa menggerak perekonomian masyarakat dan memberikan pemasukan bagi nagari," sebut Wali Nagari Alfis menandaskan. (erz)