Bupati Safaruddin Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Suliki

oleh -173 klik
Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo bersama kepala sekolah dan guru SMAN 1 Suliki, usai melaksanakan ucapara bendera, Senin (17/10/2022) dengan pembina upacara Bupati Safaruddin. IST
Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo bersama kepala sekolah dan guru SMAN 1 Suliki, usai melaksanakan ucapara bendera, Senin (17/10/2022) dengan pembina upacara Bupati Safaruddin. IST

JERNIHNEWS.COM- Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menjadi pembina upacara bendera di SMAN 1 Suliki, Senin (17/102022). Dalam amanatnya, Bupati Safaruddin berpesan agar pelajar memiliki kecerdasan dalam mencapai kesuksesan. Ada tiga kecerdesan yang harus dimiliki, yakni kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ).

"Pesan saya kepada seluruh pelajar SMA Negeri 1 Suliki dan kepada guru serta tenaga kependidikan, tanamkan tiga kecerdasan tersebut dalam meraih cita-cita hingga dapat bersaing secara kompetitif di zaman digital saat ini," sebut Safaruddin.

Dikatakan bupati, bahwa di setiap kesempatannya menghadiri acara pendidikan, tak lupa ia mengajak pelajar untuk menyeimbangkan antara IQ, EQ, dan SQ. Tujuannya kata Safaruddin agar bisa mencerdaskan kehidupan bangsa terutama kecerdasan intelektual, karena jika tidak memiliki intelektual yang bagus, pelajar-pelajar bangsa pun akan kalah bersaing dengan pelajar dari negara lain.

"Namun kecerdasan tersebut harus diimbangi dengan kecerdasan emosional atau kemampuan merasa dan tanpa adanya kecerdasan spiritual atau kemampuan mendengar hati nurani yang terdalam, sulit untuk disebut sebagai makhluk intelektual," ucapnya.

Selanjutnya kata bupati, pelajar juga harus pandai dalam mengelola diri sendiri dalam berinteraksi dengan guru, teman, keluarga dan orang lain di sekelilingnya. Ia juga mengajak guru untuk bagaimana anak-anak diajarkan berkomunikasi, empati, dan tenggang rasa.

"Maka tanamkan kecerdasan emosional, menghargai dan menyayangi orang lain di mana pun dia berada. Ketika di masa depan jadi anak buah, dia akan bisa menghormati atasannya, ketika jadi seorang atasan dia akan bisa mengayomi anak buahnya karena kecerdasan emosional yang dia miliki," katanya.

Sementara untuk kecerdasan Spiritual, Bupati Safaruddin menjelaskan jika Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang berpusat pada hati nurani manusia yang hadir sebagai penyeimbang antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional. Bupati berharap IQ, EQ dan SQ dapat dikombinasikan sehingga menjadi kecerdasan paripurna yang harus dimiliki oleh setiap pelajar.

Di samping itu, Bupati Safaruddin berharap kepada pelajar lebih giat menuntut ilmu agar menghasilkan inovasi yang dapat bersaing di era digitalisasi.

"Saat ini kita berada di zaman yang serba canggih, era digitalisasi, teknologi, transformasi, dan informasi yang sangat cepat sehingga segala sesuatu bisa diup date setiap saat hanya dengan gerakan jemari saja," ulas Bupati Safaruddin.

Dikatakan, di era dahulu ilmu hanya didapat melalui buku tulis dan tidak merasakan dunia seperti sekarang, yang hanya dalam genggaman tangan atau bisa diakses dengan Smartphone. Maka untuk itu Bupati Safaruddin mengajak insan pendidikan harus mampu berlari kencang di era ini dan bijak menyikapi kemajuan teknologi.

"Kalau kita tidak mampu menyikapi dan mengikuti kemajuan ini maka kita akan terlindas oleh zaman akan tertinggal jauh dari orang lain," kata Bupati Safaruddin.

Setelah mengikuti upacara, Bupati Safaruddin bersama Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Erinaldi Tanjung dan Kepala SMAN 1 Suliki Eriswandi melaksanakan peninjauan pelaksanaan perekaman E-KTP bagi pelajar yang memenuhi syarat dan telah menginjak usia 17 tahun.(syn)