Balon Rektor UNP Sampaikan Visi dan Misi

oleh -793 klik
Penyampaian Visi dan Misi oleh salah seorang balon Rektor UNP, Rabu (26/02/2020) dalam Rapat Senat UNP di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat UNP. IST
Penyampaian Visi dan Misi oleh salah seorang balon Rektor UNP, Rabu (26/02/2020) dalam Rapat Senat UNP di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat UNP. IST

JERNIHNEWS.COM-Empat bakal calon rektor UNP sebelum dilakukan penyaringan oleh Senat UNP untuk menjadi tiga calon, menyampaikan visi dan misinya di hadapan para senat, Rabu (26/02/2020). Masing-masing balon mengelaborasi ide dan gagasan ke depan untuk kemajuan UNP.

Penyampaikan visi dan misi tersebut berlangsung dari pagi hingga tengah hari dalam sidang tertutup Senat UNP. Jumlah anggota senat sebanyak 96 orang. Sebanyak 88 dari 8 fakultas (8 x11), 1 dari rektor, 4 dari para wakil rektor (1,2,3 dan 4), 2 pimpinan lembaga di UNP (LP2M dan LP3M) serta 1 Direktur Pascasarja UNP.

Empat bakal calon rektor UNP adalah Prof. Ganefri, Ph.D (calon rektor petahana), Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar (WR IV), Dr. Refnaldi (FBS), dan Dr. Mawardi (FMIPA). Salah satu dari balon yang memperoleh suara terendah akan tereliminasi pada tahap ini. Selanjutnya 3 nama akan diusulkan ke menteri untuk ditetapkan sebagai calon rektor.

Baca Juga

Berikutnya pemilihan bersama menteri akan dilaksanakan Kamis (12/03/2020) dengan jumlah total 148. Suara Senat UNP 96 (65 %) suara dan Menteri Pendidikan 52 suara (35 %). Dari informasi yang beredar, calon kuat Rektor UNP adalah Ganefri dan Syahrial Bakhtiar. Calon yang lainnya hanya dinamika dari Pilrek UNP yang juga menjadi sebuah keharusan. Alumni FT UNP dalam sejumlah group WA, bersama-sama mendoakan agar Ganefri terpilih kembali untuk periode kedua (2020-2024).

Dekan Fakultas Pariwisata Perhotelan (FPP), Ernawati, PhD, yakin 11 suara FPP mendukung dan memilih Ganefri. Optimisme demikian juga dinyatakan oleh Wakil Dekan II FT UNP, Dr. Anwar. Bahkan menurut mereka kemungkinan Ganefri memperoleh 80 suara Senat UNP, terbuka peluang. "Insyaallah," kata Ernawati. Demikian pula Anwar.

Dalam ketentuannya sebagaimana dikatakan Sekretaris Senat UNP, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, calon yang meraih 80 suara senat, langsung sebagai calon rektor terpilih. Dengan demikian 52 suara menteri tidak berpengaruh lagi. Demikian pula ketika ada calon yang meraih 25 suara senat dan memborong 52 suara Menteri Pendidikan, maka calon tersebut terpilih sebagai Rektor UNP. (erz)