Nominator Terbaik di Sumbar, Camat Simona Penilaian Tahap II

oleh -256 klik
Kegiatan Penilaian Kompetensi bagi Camat Situjuah Limo Nagari, Drs. Rahmad Hidayat, M.Si oleh Tim Penilai Tingkat Provinsi Sumbar, Selasa (20/09/2022) di Kantor Camat 'Simona'. IST
Kegiatan Penilaian Kompetensi bagi Camat Situjuah Limo Nagari, Drs. Rahmad Hidayat, M.Si oleh Tim Penilai Tingkat Provinsi Sumbar, Selasa (20/09/2022) di Kantor Camat 'Simona'. IST

JERNIHNEWS.COM-Camat Situjuah Limo Nagari (Simona), Drs. Rahmad Hadayat, M.Si, termasuk satu dari enam camat berprestasi Tingkat Sumatera Barat (Sumbar). Pada Selasa (20/09/2022) dilangsungkan penilaian kompetensi camat tahap II oleh Tim Penilai Tingkat Provinsi Sumbar.

Penilaian tahap II merupakan lanjutan dari seleksi tahap I yang dilaksanakan akhir Agustus lalu terhadap 10 camat utusan masing-masing kabupaten/kota, dan didapat enam nominator. Camat Situjuah menjadi salah satu dari enam nominator tersebut.

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo yang diwakili Asisten III, A. Zuhdi Prama Putra mengucapkan selamat kepada Camat Situjuah Limo Nagari yang telah mewakili Kabupaten Limapuluh Kota pada kompetisi camat tingkat Sumbar.

"Pemkab Limapuluh Kota berharap partisipasi semua pihak dalam kegiatan kompetisi camat itu, karena menjadi salah satu poin penting mengantarkan Camat Situjuah Limo Nagari menjadi terbaik di Tingkat Sumbar," kata Asisten III saat membacakan sambutan Bupati Limapuluh Kota.

Ia mengatakan, tahap pertama masing camat sudah mempersentasi makalah dan kinernya, dan penilaian tahap II ini merupakan penggalian gagasan oleh tim ke wilayah kerja masing-masing camat dengan melibatkan pemangku kepentingan dan mitra kerjanya.

"Kesuksesan Camat Situjuah Limo Nagari menjadi terbaik di Sumbar tidak terlepas dari kerjasama dan hubungan yang baik antar camat dengan aparatur kecamatan, forkopimca, serta seluruh unsur yang ada di kecamatan," katanya.

Menurutnya, peran camat sebagai motivator, inovator, inisiator, dan fasilitator terlah berjalan dengan baik, sehingga telah banyak prestasi, inovasi dari nagari-nagari, kelompok-kelompok masyarakat, bahkan prestasi personal dari Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Lebih lanjut, mantan Kadis DPMN/D Kabupaten Limapuluh Kota itu menjelaskan peran camat sebagai koordinataor telah menciptakan sistem kerja bersama pemerintah nagari dan bamus nagari terutama masalah keuangan nagari. Selain itu juga mempermudah masyarakat mengurus dokumen kependudukan, serta inovasi-inovasi lainnya.

"Harapan kami, ke depan kerjasama ini dapat dipertahankan . Keberhasilan pemimpin mustahil tanpa adanya sokongan dari orang-orang disekelilingnya," pungkasnya.

Ketua Tim Penilai Tim penilaian kompetensi camat tingkat Sumbar, Andri Yulika mengatakan setiap tahun Pemprov Sumbar melaksanakan kompetisi camat. Kompetisi tersebut telah dimulai secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota sampai ke provinsi.

"Kompetisi ini bukan untuk gagah-gagahan atau bukan sekadar mencari penghargaan, akan tetapi untuk meningkatkan kompetensi camat. Tentunya yang dikirim oleh kabupaten/kota adalah yang terbaik, tidak bisa dengan ditunjuk saja, melain juga harus dilakukan kompetisi di tingkat bawah," katanya.

Pada penilaian tahap II ini, tim akan membuktikan apa yang telah dipersentasikan pada penilaian tahap I. Pihaknya apa yang disampaikan masyarakat sesuai dengan apa yang dilakukan camat selama ini, bukan dipaparkan yang baik-baik saja.

"Mohon dukungan semua pihak agar memberikan informasi terkait hal-hal yang akan ditanyakan oleh tim penilai," ujarnya.

Ia menambahkan, peran camat cukuplah kompleks karena ia mempresentasikan tugas-tugas pemerintah di kecamatan, membina pemerintah nagari hingga tugas-tugas lain yang didelegasikan kepala daerah.

"Menyikapi strategisnya jabatan camat ini kita berharap, camat-camat yang ada di Sumbar perlu orang pilihan. Walau pembinaan camat ada di bupati/wako, namun pemprov punya kepentingan disini. Jika camat dapat menjalan tugas dengan baik, tentu nanti akan berimbas ke provinsi," tutupnya.

Penilaian Camat Situjuah Limo Nagari Drs. Rahmad Hidayat, M. Si pada kompetensi camat tingkat Sumatera Barat melibatkan banyak pihak dan pemangku kepentingan, mulai dari wali nagari, bamus, LKAAM Kecamatan, MUI Kecamatan, KUA, Bundo Kanduang, dan lain-lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor camat setempat. (syn)