904 Tenaga Honorer Limapuluh Kota Akan Diangkat Jadi PPPK

oleh -1265 klik
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah  Azwar Anas bersama Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo di Jakarta, Selasa (13/09/2022). IST
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas bersama Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo di Jakarta, Selasa (13/09/2022). IST

JERNIHNEWS.COM- Ada kabar gembira bagi tenaga honorer di Kabupaten Limapuluh Kota. Tahun 2022 ini Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Limapuluh Kota berpeluang diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tak tanggung-tanggung Pemkab Limapuluh Kota memperoleh alokasi pengangkatan 904 CASN.

Kepastian formasi CSAN 2022 terungkap setelah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Penetapan Formasi CASN Tahun 2022 kepada gubernur dan bupati/walikota se-Indonesia pada Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022, di Jakarta, Selasa (13/09/2022).

Di Kabupaten Limapuluh Kota, kuota sebanyak 904 CASN itu diarahkan untuk penerimaan dengan formasi tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis.

"Alhamdullilah, upaya pemerintah daerah untuk memperhatikan masa depan tenaga honorer terjawab, kita berterima kasih kepada pemerintah pusat. Tahun ini daerah kita memperoleh formasi PPPK 904 orang. Terdiri atas tenaga guru, kesehatan dan teknis," kata Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro, Rabu (14/09/2022).

Jumlah formasi tersebut saat ini masih dinamis yang bisa saja mengalami perubahan seiring waktu, namun yang mendapatkan porsi terbanyak adalah tenaga guru. Ia berharap dengan perubahan status pegawai honorer menjadi ASN-PPPK, khususnya tenaga guru dan tenaga kesehatan berimbah kepada peningkatan pelayanan dasar di Kabupaten Limapuluh Kota.

"Kita bersyukur dengan peluang ini, pengabdian tenaga honorer yang sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun akhirnya terakomodir dengan proses pengadaan PPPK kali ini, untuk itu kita minta tenaga honorer mempersiapkan diri," kata Datuak Safar .

Sementara itu, Plt Ka. BKPSDM A. Zuhdi Perama Putra mengatakan pihaknya diinstruksikan Bupati Safaruddin untuk mempelajari dan mempersiapkan secara seksama proses pengadaan CASN Formasi Tahun 2022.

"Setelah petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis Kemenpan-RB kita terima, dengan arahan Bupati sesegeranya kita akan lakukan langkah-langkah persiapan," ujarnya.

Mengutip sambutan Menpan-RB Azwar Anas, Zuhdi Perama Putra mengatakan bahwa pemerintah melalui Menpan-RB telah menetapkan 530.028 kebutuhan ASN nasional 2022 (data per 6 September 2022). Jumlah tersebut merupakan total dari penetapan kebutuhan untuk instansi pusat sebanyak 90.690 dan instansi daerah sebanyak 439.338. Kebutuhan daerah terinci sebanyak 319.716 PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 27.608 PPPK Tenaga Teknis.

"Saat ini fenomena yang terjadi secara nasional adalah penyebaran ASN tidak merata dan masih menumpuk di kota besar. Sementara proses rekrutmen, penyebaran, dan kebutuhan tiap tahun sudah sangat transparan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo yaitu pemerataan SDM ASN", ungkap Menteri PAN-RB sebagaimana dikutip Plt. Ka. BKPSDM.

Ia mengungkap, Menpan-RB telah berkoordinasi intens dengan perwakilan kepala daerah yang terhimpun dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) untuk menyelesaikan permasalahan tenaga non-ASN.

"Aspirasi asosiasi pemda harus kita respons dan kolaborasi ini memastikan keputusan diambil dengan memperhitungkan banyak aspek. Ini kita tempuh dalam rangka mencari alternatif agar ke depan birokrasi kita bisa lebih hebat," tutup Menpan RB sebagaimana dijelaskan oleh Plt Ka.BKPSDM. (sys/r)