Cari Solusi Dampak Kenaikan BBM, Pemkab 50 Kota dan Polres Gelar FGD

oleh -363 klik
Pemkab Limapuluh Kota bersama Polres menggelar Focus Group Discussion (FGD) Solusi Pasca Penyesuaian Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (08/09/2022) di Aula Kantor Bupati. FGD membahas dinamika sosial ekonomi masyarakat serta mencari solusi pasca kenaikan harga BBM. IST
Pemkab Limapuluh Kota bersama Polres menggelar Focus Group Discussion (FGD) Solusi Pasca Penyesuaian Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (08/09/2022) di Aula Kantor Bupati. FGD membahas dinamika sosial ekonomi masyarakat serta mencari solusi pasca kenaikan harga BBM. IST

JERNIHNEWS.COM- Pemkab Limapuluh Kota bersama Polres menggelar Focus Group Discussion (FGD) Solusi Pasca Penyesuaian Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (08/09/2022) di Aula Kantor Bupati. Kegiatan ini membahas dinamika sosial ekonomi masyarakat serta mencari solusi pasca kenaikan harga BBM.

Asisten Administrasi Umum Pemkab Limapuluh Kota Drs. Ahmad Zuhdi Permana Putra mengapresiasi Polres 50 Kota dan stakeholder terkait yang telah menginisiasi kegiatan FGD tersebut guna mencari solusi naiknya harga BBM. Menurutnya, hal ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat.

"Artinya dalam hal ini pemerintah tidak diam, pemerintah telah menyiapkan aturan dan regulasi serta beberapa instrumen termasuk bantalan sosial bagi masyarakat sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM yang akan disalurkan. Untuk itu pemerintah daerah bersama pihak terkait akan berupaya mencarikan jalan terbaik bagi kepentingan masyarakat," ucap Asisten membacakan sambutan Bupati Safaruddin.

Sementara itu Kapolres 50 Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf berharap pelaksanaan FGD ini dapat menjadi momentum untuk mengidentifikasi permasalahan serta menyatukan persepsi, baik melalui langkah-langkah kebijakan yang akan diambil oleh Pemkab maupun oleh Kepolisian, stakeholder terkait, maupun unsur masyarakat untuk mendapatkan solusi atas dinamika pasca kebijakan penyesuaian harga BBM.

"Kita berharap kegiatan ini akan menjadi edukasi bagi masyarakat. Kamtibmas aman dan kondusif serta dapat mencarikan solusi yang terbaik bagi atas kenaikan harga BBM," imbuh Kapolres.

Hadir pada kesempatan itu Sales Area Manajer Pertamina Sumbar Adwiaputra Adma, Dosen Fakultas Ekonomi Unand Padang Bintang Rizky, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Wendi Chandra, Forkopimda, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Sumbar Delliyarty, Kepala Dinas Sosial Limapuluh Kota Harmen, Kepala Dinas Tenaga Kerja Ferry Chofa, Kepala DPMD/N Endra Amzar, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ir. Refilza, MUI Kabupaten Limapuluh Kota, LKAAM, Ketua KAN se-Kabupaten Limapuluh Kota, perwakilan mahasiswa, serta para undangan. (syn)