Bupati Resmikan PKBM Alykas Koto Kociak

oleh -327 klik
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo meresmikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PBKM) dan Taman Bacaan Alykas, di Jorong Koto Kociak, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Ahad (04/09/2022).  IST
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo meresmikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PBKM) dan Taman Bacaan Alykas, di Jorong Koto Kociak, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Ahad (04/09/2022). IST

JERNIHNEWS.COM- Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo meresmikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta Taman Bacaan Alykas, di Jorong Koto Kociak, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Ahad (04/09/2022).

Bupati Safaruddin mengatakan dengan diresmikannya PKBM Alykas, saat ini tercatat sudah ada 31 PKBM di Limapuluh Kota. Keberadaan PKBM dapat menjadi jawaban terhadap harapan masyarakat dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah.

"Di samping pelaksanaan pendidikan formal di sekolah, PKBM harus berperan dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini dapat diwujudkan melalui sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dengan PKBM melalui pendidikan kesetaraan," sebut Bupati Safaruddin.

Safaruddin mengapresiasi keberadaan PKBM Alykas di bawah naungan Yayasan Tigo Tungku Sajarangan. Yayasan ini merupakan Yayasan yang didirikan para perantau Limapuluh Kota di berbagai daerah.

"Terima kasih atas perhatian besar para perantau yang turut andil dalam peningkatan kualitas pendidikan di Limapuluh Kota khususnya di Jorong Koto Kociak. Ini tentu akan menjadi pelecut semangat pemerintah daerah untuk bekerja maksimal dalam peningkatan kualitas pendidikan di Limapuluh Kota," katanya.

Bupati mendorong seluruh lini pendidikan untuk berpartisipasi aktif dalam rangka mewujudkan kualitas SDM di Limapuluh Kota seperti peningkatan akses dan layanan dasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan non formal, peningkatan SDM Pendidikan baik guru dan pelaku pendidikan lainnya melalui Bimtek, Seminar, dan Lokakarya.

"Hal lainnya dalam meningkatkan IPM yaitu dengan memenuhi target pencapaian standar pelayanan minimal bidang pendidikan, meningkatkan penyelenggaraan pendidikan non formal dan kesetaraan, serta meningkatkan pengelolaan terhadap bantuan operasional penyelenggaraan PAUD dan PKBM", katanya.

Bupati berpesan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar selalu memberikan bimbingan dan arahan terhadap program kerja PKBM dan Taman Baca Alykas.

Salah seorang putra asli Nagari VII Koto Talago Putra Satria Veri mengatakan, bahwa berdasarkan data yang diperoleh pihaknya, saat ini anak putus sekolah di Jorong Koto Kociak mencapai 25 orang, hal serupa tidak berbeda jauh dengan jorong lainnya yang ada di nagari tersebut. Ia berharap keberadaan PKBM ini dapat menjadi harapan bagi masyarakat yang mengalami putus sekolah di Koto Kociak maupun jorong sekitar dan nagari tetangga.

"Kami juga berharap, selain perhatian dari pemerintah, masyarakat harus kolektif mengentaskan program putus sekolah ini agar dapat mengembalikan kejayaan VII Koto Talago yang terkenal unggul di bidang pendidikan," ungkapnya.

Ia berharap, ke depan pemkab terus memberikan perhatian untuk membantu pembangunan PKBM yang representatif di Limapuluh Kota. (syn)