Dosen Unand Dr. Dwi Sosialisasikan Kiat Konsumsi Protein Hewani Secara Ekonomis

oleh -402 klik
Dosen Fak. Peternakan Unand, Dr. Ir. Dwi Yazaria, M.Si dan dibantu timnya Qori memberikan pelatihan singkat cara membuat yogurt dengan prementasi susu sapi murni dalam kegiatan sosialisasi Kiat Mengonsumsi Protein Hewani Secara Ekonomis kepada masyarakat Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Selasa (23/08/2022).  ERZ
Dosen Fak. Peternakan Unand, Dr. Ir. Dwi Yazaria, M.Si dan dibantu timnya Qori memberikan pelatihan singkat cara membuat yogurt dengan prementasi susu sapi murni dalam kegiatan sosialisasi Kiat Mengonsumsi Protein Hewani Secara Ekonomis kepada masyarakat Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Selasa (23/08/2022). ERZ

JERNIHNEWS.COM-Dosen Unand, Dr. Ir. Dwi Yuzaria, M.Si melaksanakan sosialisasi tentang Kiat Mengonsumsi Protein Hewani Secara Ekonomis kepada masyarakat Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Selasa (23/08/2022). Puluhan ibu-ibu PKK antusias mengikuti kegiatan yang merupakan rangkaian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Pembimbing Lapangan KKN Unand 2022.

Ibu-ibu PKK Kelurahan Padang Tangah Payobadar peserta kegiatan sosialisasi dan pelatihan singkat. ERZ
Ibu-ibu PKK Kelurahan Padang Tangah Payobadar peserta kegiatan sosialisasi dan pelatihan singkat. ERZ

Selain sosialisasi secara lisan dan dukungan alat peraga visual, Dr. Dwi Yuzaria juga memberikan pelatihan singkat cara mengolah susu sebagai sumber protein hewani menjadi yogurt. Dr. Dwi dibantu Qori mahasiswa pascasarjana Unand yang turut dalam tim mendampingi dosen Fakultas Peternakan Unand itu.

Susu murni sebanyak satu liter dipanaskan hingga suhu paling tinggi 90 derajat celcius ditambahkan dengan cimori original sebagai biang yogurt sebanyak sekitar 10 sendok makan dan ditambahkan gula secukupnya. Berikutnya juga bisa ditambahkan perasa, misalnya rasa mangga, jeruk dan lainnya. Selanjutnya diaduk hingga rata.

Kemudian susu yang telah diaduk dengan bahan tambahan tersebut dimasukan ke dalam wadah yang tidak tembus cahaya dan kedap udara. Selanjutnya disimpan di lokasi yang tidak terkena cayaha, misalnya dalam lemari. Dalam kurun waktu sekitar 24 jam susu tersebut telah berhasil dipermentasikan menjadi yogurt dan siap untuk disajikan kepada keluarga dan para tamu.

"Kalau ingin rasanya manis silahkan tambahkan gula secukupnya. Sedangkan perasa alami misalnya mangga, jeruk dan lainnya juga bisa ditambahkan secukupnya. Jadilah 1 liter yogurt. Tak perlu lagi mahal-mahal membeli yogurt sebagai minuman berprotein hewani. Ibu-ibu bisa bikin sendiri untuk keluarga dan juga untuk tamu," kata Dr. Dwi.

Dr. Dwi Yuzaria yang berasal dari Kota Payakumbuh juga mensosialisasikan kepada Ibu-ibu PKK tentang pengolahan daging sapi, daging ayam, telur dan lainnya sebagai sumber protein hewani secara ekonomis.

"Daging sapi kan mahal harganya. Sedangkan protein hewani itu perlu. Agar tetap dapat mengkonsumsinya daging sapi itu bisa diolah menjadi bakso, nuged, sosis, rendang suir dan lainnya. Agar kuantitasnya jadi banyak dapat ditambahkan tepung sehingga lebih ekonomis dan dapat dikonsumsi dalam rentang waktu yang relatif lebih panjang," sebut Dwi.

Karena cukup banyak masyarakat yang mengidap atau pun teridentifikasi diabetes atau yang dikenal di masyarakat sebagai penyakit gula, maka dalam kegiatan ini, Dr. Dwi juga memberikan penjelasan kepada Ibu-ibu PKK tentang makanan yang boleh atau sebaiknya dikonsumsi oleh mereka. Demikian juga cara pengolahan makanan yang aman dikonsumsi oleh masyarakat yang terkena atau teridentifikasi diabetes.

"Kalau sudah usia 40 tahun ke atas, konsumsi makanan sebaiknya harus diatur. Terutama bagi yang sudah teridentifikasi diabetes. Karena penyakit diabetes ketika kita tidak mengetahuinya, diam-diam bisa membunuh kita," sebut Dr. Dwi yang juga sebagai Dosen Pembimbing Lapangan KKN Unand.

Lurah Padang Tangah Payobadar, Drs. Ilyas berterima kasih kepada Unand dan khususnya kepada Dr. Dwi Yuzaria yang telah memberikan sosialisasi dan pelatihan singkat kepada Ibu-ibu PKK , warga Padang Tangah Payobadar. Menurutnya sinergi antara kampus dan masyarakat perlu terus dibangun. Sejauh ini pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di kelurahan yang dia pimpin berjalan lancar dan tidak ada permasalahan.

"Saya beserta staf dan masyarakat Padang Tangah Payobadar mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dwi dan tim serta para mahasiswa. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyambutan kami," kata Lurah Ilyas yang telah merasakan berbagai jabatan di lingkungan Pemko Payakumbuh, termasuk di jabatan eselon III. (erz)