2 Santri PPM Alkautsar Jadi Paskibra Kab. 50 Kota

oleh -248 klik
Pimpinan PPM Alkautsar Dafri Harweli bersama 2 santrinya Fathur dan Aulia yang terpilih sebagai anggota Paskibra Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022. IST
Pimpinan PPM Alkautsar Dafri Harweli bersama 2 santrinya Fathur dan Aulia yang terpilih sebagai anggota Paskibra Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022. IST

JERNIHNEWS.COM-- Dua santri Pondok Pesantren Modern (PPM) Alkautsar Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) untuk upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77 tingkat Kabupaten 50 Kota. Mereka adalah Fathur Rahman, kelas XI ITT, dan Aulia Anasti kelas XI IPS.

Keduanya dilepas secara resmi oleh Pimpinan PPM Alkautsar Dafri Harweli, guna mengikuti karantina sebagai anggota Paskibra Kabupaten Lima Puluh Kota terpilih. Dafri melepas dua santrinya pada saat Upacara Bendera pagi Sabtu (06/08/2022) lalu di halaman PPM.

Fathur dan Aulia terpilih sebagai anggota paskibra Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022 setelah mengikuti serangkaian seleksi, hingga ditetapkan sebagai utusan PPM Alkautsar.

Dafri haru dan bangga atas prestasi yang telah diraih dua santri terbaiknya. Artinya, tahun ini , PPM Alkautsar Muhammadiyah Harau kembali dapat mengikuti upacara bendera di Kantor Bupati Lima Puluh Kota dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke-77 dengan perwakilan dua orang santri yaitu Fathur dan Aulia.

"Kita mengapresiasi prestasi yang telah diraih dua santri kita. Kami selaku pimpinan pondok pesantren akan terus mendoakan yang terbaik untuk ananda berdua, hingga selesai melaksanakan amanah negara ini nantinya. Apa yang telah kalian raih, adalah langkah awal untuk kebaikan-kebaikan lain nantinya. Raihan prestasi ini kita harapkan menjadi cemeti bagi santri lain untuk turut berprestasi," ungkap Dafri.

Selanjutnya Dafri membekali santrinya dengan sejumlah pesan motivasi dan spirit agar selalu semangat dan sukses mengikuti karantina. Dafri berharap yang terbaik untuk santrinya. Mematuhi seluruh peraturan karantina, menjaga kesehatan, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi air putih yang banyak.

"Berjuanglah semaksimal mungkin. Apa yang ananda pikul hari ini adalah amanah yang tidak boleh disia-siakan. Perjuangan tak mengenal kata menyerah. Menyerah berarti kalah. Dan kalah hanya milik mereka yang bermental rapuh. Selamat berjuang ananda berdua semoga sukses hingga puncak 17 Agustus 2022 nanti," kata Dafri, sebelum melafaz basmalah melepas dua santri kebanggaannya. (nauri/nina/pr)