Kab. 50 Kota Launching Program 1 Nagari 1 Rumah Tahfidz

oleh -278 klik
Suasana Launching 1 Nagari 1 Rumah Tahfidz di Kabupaten Limapuluh Kota oleh Pemkab Limapuluh Kota, Rabu (03/08/2022) di Aula Kantor Bupati. IST
Suasana Launching 1 Nagari 1 Rumah Tahfidz di Kabupaten Limapuluh Kota oleh Pemkab Limapuluh Kota, Rabu (03/08/2022) di Aula Kantor Bupati. IST

JERNIHNEWS.COM- Pemkab Limapuluh Kota launching program '1 Nagari 1 rumah Tahfidz dan Pemakaian Baju Kurung Basiba', Rabu (03/08/2022) di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah tingkat Kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo melaunching Program 1 Nagari 1 Rumah Tahfidz. IST
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo melaunching Program 1 Nagari 1 Rumah Tahfidz. IST

"Mari kita jadikan momentum peringatan 1 Muharram 1444 H untuk memperkuat tekad menyiapkan sumberdaya manusia yang berbudaya dan Qur'ani," sebut Bupati Limapuluh Kota Safaruddin pada sambutannya dalam kegiatan yang digagas bersama Kantor Kementerian Agama Limapuluh Kota.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo melaunching Program 1 Nagari 1 Rumah Tahfidz. IST
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo melaunching Program 1 Nagari 1 Rumah Tahfidz. IST

Dikatakan, launching "Satu Nagari Satu Rumah Tahfiz" serta pemakaian "Baju Kurung Basiba" merupakan implementasi dari visi misi daerah. Disebutkan juga bahwa program unggulan rumah tahfiz merupakan ikhtiar untuk menyiapkan generasi penghafal Al-Qur'an di masa mendatang.

"Baju kurung basiba ini nantinya dipakai pada hari-hari besar Islam dan setiap Kamis," kata Bupati.

"Jika setiap rumah tahfiz di nagari selama dua tahun menghasilkan 10 lulusan, maka kita Limapuluh Kota bakal punya 1.580 hafizd dan hafizah. Dengan begitu kita akan memiliki imam salat jemaah yang fasih bacaan Al-Qur'an serta kader-kader Ustadz," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh program "1 Nagari 1 Rumah Tahfiz" yang dilaunching Pemkab Limapuluh Kota. Menurutnya, program ini merupakan jawaban terhadap kebutuhan generasi muda yang Qur'ani, sekaligus menangkal ekses negatif dari kemajuan teknologi digital dan ancaman narkoba.

"1 Nagari 1 Rumah Tahfiz", sudah menjadi kesepakatan Pemda Limapuluh Kota, tertuang dalam RPJMD, peogram ini kita dukung termasuk dalam penganggaran nantinya," ujar Deni Asra.

Dia berharap, nantinya program ini berjalan dengan baik. Dia juga mengajak generasi muda di tingkat nagari untuk ikut serta mensukseskan program takhfidz tersebut.

Sementara itu, ketua pelaksana peringatan 1 Muharram 1444 H yang juga merupakan Kepala Kantor Kementerian Agama (KakanKemenag) Limapuluh Kota, Irwan mengatakan, bahwa dia dan jajarannya siap mensukseskan program-program daerah dalam rangka terlaksananya visi dan misi di daerah.

Menurutnya, program 1 Nagari 1 Rumah Tahfiz dan pemakaian Baju Kurung Basiba akan mampu memperkuat sumberdaya manusia daerah dalam menyiapkan kader-kader generasi muda mewujudkan masyarakat madani di Kabupaten Limapuluh Kota.

"Target kita dalam setahun masing-masing rumah tahfiz di nagari menghasilkan 20 orang penghafal Al Qur'an," tuturnya.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan peluncuran Aplikasi e-Kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Limapuluh Kota.

Kegiatan tersebut juga menjadi saksi penandatanganan MoU antara Pemkab Limapuluh Kota dengan Kemenag Limapuluh Kota terkait pembinaan pesantren dan pengaturan pernikahan usia dini. (syn)