3 Dosen IPB Bina 10 UMKM Kab. 50 Kota Olah Produk Susu Bercitarasa Rempah

oleh -229 klik
Tiga dosen IPB asal Limapuluh Kotamemberikan pelatihan bagi 10 UMKM di Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (27/7/2022) di aula Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP). IST
Tiga dosen IPB asal Limapuluh Kotamemberikan pelatihan bagi 10 UMKM di Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (27/7/2022) di aula Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP). IST

JERNIHNEWS.COM-- Tiga dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) ikut membina atau memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Limapuluh Kota dalam kegiatan bertajuk 'Dosen Pulang Kampung'. menularkan inovasi pengembangan produk susu dan olahannya menjadi produk susu siap saji bercitarasa rempah.

Ketiga akademisi berdarah Luak Limopuluah (Payakumbuh dan Limapuluh Kota) itu yakni Prof.Dr.Ir. Sedarnawati Yasni, M.Agr, Dr. Tetty Kemala, M.Si dan Dr. Charlena, M.Si.

Kegiatan ini dibungkus dalam aspek aktifitas Community Development, berupa pembinaan kepada pelaku UMKM Limapuluh Kota dengan menularkan inovasi pengembangan produk susu dan olahannya menjadi produk susu siap saji bercitarasa rempah.

"Saat ini kita menggandeng 10 UMKM di Kabupaten Limapuluh Kota. Mudah-mudahan mereka bisa mereplikasikan kepada lingkungan sekitar untuk produk produk sejenis. Kita sangat optimis, dengan olahan susu yang bernuansa rempah dapat menembus pasar luar negeri. Pertanyaannya, sekarang kita mampu atau tidak ?, sementara kita punya potensi lokal untuk itu," kata Sedarnawati Yasni, (27/7/2022) di aula Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP).

Dikatakan, susu merupakan salah satu bahan pangan sumber protein yang mudah rusak. Untuk itu, UMKM yang memproduksi susu di Limapuluh Kota perlu diberikan pelatihan tatacara pengawetan produk susu tersebut serta memberikan diversifikasi yang difokuskan pada rasa rempah agar dapat memenuhi standar pemasaran produk global," ungkapnya.

"Seperti UMKM rumah produksi Mande Bagarak asal Limapuluh Kota yang memiliki produk susu dan yoghurt, kita akan berikan peningkatan citarasa dengan memberikan bahan rempah. Produk yang dihasilkan tak hanya akan memanfaatkan potensi rempah lokal tetapi juga akan memberikan manfaat bagi kesehatan," tambahnya.

Sementara itu Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Limapuluh Kota, Ayu Mitria Fadri mengucapkan terimakasih atas program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dosen IPB di Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap, para pelaku UMKM yang ikut kegiatan tersebut mampu menyarap dan mengaplikasikan ilmu yang diberikan para dosen.

"Kita punya 8.500 UMKM yang terdaftar, kita memang berharap banyak kepada akademisi. Apalagi dizaman serba digitalisasi ini dimana setiap produk dituntut untuk serba instan, siap saji dan halal serta terjaga kehigienisannya," sebut Ayu.

Ia berpesan, agar pelaku UMKM dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik mungkin serta dapat menularkan ilmu yang didapat kepada pelaku usaha lain di Limapuluh Kota.

"Kita butuh kegiatan seperti ini untuk memberikan inovasi dalam pengembangan UMKM yang ada dilimapuluh Kota," katanya mengungkapkan. (syn)