Gonjonglimo Dharmasraya Apresiasi Wako Payakumbuh dan Bupati 50 Kota

oleh -251 klik
Walikota Payakumbuh Riza Falepi dengan piala penghargaan Green Leadership Narwasita Tantra yang diterima dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rabu (20/07/2022). IST
Walikota Payakumbuh Riza Falepi dengan piala penghargaan Green Leadership Narwasita Tantra yang diterima dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rabu (20/07/2022). IST

JERNIHNEWS.COM- Ketua Gonjong Limo (paguyuban perantau Payakumbuh dan Limapuluh Kota) Kabupaten Dharmasraya, Maryadi, SE, mengapresiasi Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo.

Maryadi, SE, Ketua Gonjonglimo Kabupaten Dharmasraya. IST
Maryadi, SE, Ketua Gonjonglimo Kabupaten Dharmasraya. IST

Wako Payakumbuh Riza Falepi meraih Penghargaan Green Leadership Narwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rabu (20/07/2022), di Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta.

Sedangkan Bupati Limapuluh Kota, Syafaruddin yang ikut menampilkan produk UMKM Limapuluh Kota pada Stand Otonomi Expo 2022, dengan mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Wamendagri John Wempi Watipo dan Gubernur Sumbar.

Ternyata kata Maryadi yang juga wartawan senior di Ranah Cati Nan Tigo itu, Walikota Riza Falepi di penghujung masa baktinya sebagai Walikota Payakumbuh masih serius dan semangat untuk membangun kampung halaman.

Sebagai perantau katanya, apabila kampung halamannya mendapatkan prestasi dan perhatian dari pemerintah pusat, para perantau ikut senang dan bangga. "Kami ikut senang dan bangga kalau kampung halaman kami disebut pada tingkat nasional," ucap mantan Ketua PWI Dharmasraya dua periode itu.

Maryadi yang didahulukan selangkah dan ditinggikan serantiang oleh para perantau di Dharmasraya, berharap ke depannya akan muncul terus prestasi prestasi dari kampung halaman, berarti pembangunan di kampung halaman terus berjalan dengan baik.

Dalam pertemuan dua bulan sekali, para perantau Payakumbuh dan Limapuluh Kota di Dharmasraya itu, para perantau selalu membincangkan kampung halaman baik dan buruknya, apabila pembicaraan baik, maka pertemuan akan menjadi semarak begitu sebaliknya.

Sebagai perantau ia berpesan kepada kedua pemimpin baik kota maupun kabupaten bisa menjalankan amanah dengan baik dan terus semangat untuk maju.

Apalagi produk yang berasal dari kampung halaman menjadi perhatian bagi orang pusat, hal itulah sangat berpengaruh nantinya untuk menggaet dana pusat guna menunjang program pemerintah daerah. (jnc)