HUT Ke-27, Ponpes Maarif Assaadiyah Banyak Kemajuan

oleh -550 klik
Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-27 Ponpes Maarif Assaadiyah Koto Tangah Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022. IST
Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-27 Ponpes Maarif Assaadiyah Koto Tangah Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022. IST

JERNIHNEWS.COM- Pondok Pesantren (Ponpes) Maarif Assaadiyah Koto Tangah Simalanggang Kabupaten Limapuluh Kota kini telah berusia 27 tahun. Hari Ulang Tahun (HUT) ponpes ini diperingati, Jumat 15 Juli 2022, dengan upacara bendera. Ponpes yang dipimpin Buya H. Sudirman Syair dan Ketua Yayasannya Prof. Ganefri, Ph.D ini telah banyak mencatatkan kemajuan.

Suasana Kantor Ponpes Maarif Assaadiyah. IST
Suasana Kantor Ponpes Maarif Assaadiyah. IST

Pada upacara bendera peringatan HUT Ponpes Maarif Assaadiyah yang dilaksanakan secara sederhana itu bertindak sebagai Inspektur Upacara Wali Nagari Koto Tangah Simalanggang Hendra M Dt. Boga. Upara belangsung hikmad dan tertib. Selain pihak yayasan, majelis guru dan para santri, upacara juga diikuti oleh jajaran pengurus NU Kabupaten Limapuluh Kota, Ibu Amlis Tamim yang juga sesepuh pendidikan NU.

Dalam amanatnya, Wali Nagari Hendra M Dt. Boga mengucapkan selamat kepada Ponpes Maarif Assaadiyah dan keluarga besarnya yang merayarakan HUT ke-27. Dia mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicatatkan oleh ponpes ini, baik dalam bidang akademik (kurikuler) atau pun non akademik (ekstra kurikuler).

Rehab dan Terima Bantuan Gubernur

Sehubungan HUT Ponpes Maarif Assaadiyah, pimpinan ponpes Buya Sudirman Syair mengatakan bahwa ponpes yang mulai berdiri 15 Juli 1995 ini telah banyak kemajuan yang diperoleh Ponpes yang menyelenggarakan pendidikan tingkat MTs dan MA ini. Hal ini juga tidak terlepas dari pengaruh Prof. Ganefri, Ph.D yang diamanahkan menjadi Ketua Yayasan sejak dua tahun lalu.

Upacara peringatan HUT Ponpes Maarif Assaadiyah ke-27 ini juga sejalan dengan dimulainya secara resmi proses kegiatan belajar mengajar Tahun Pelajaran (TP) 2022/2023. "Ini selain untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa kini ponpes kita telah berusia 27 tahun juga sebagai penanda dimulainya secara resmi proses belajar mengajar TP 2022/2023," sebut Buya Sudirman Syair kepada jernihnews.com.

Menyambut TP baru, Ponpes Maarif Assaadiyah melakukan rehabilitasi pada sejumlah fasilitas pendidikan demi untuk kenyamanan proses belajar para santri. Pekerjaan rahabilitasi itu di antaranya pemasangan keramik pada 3 lokal atau ruang belajar, keramik teras asrama dan perbaikan pada sarana toilet dan kamar mandi asrama ponpes.

Rehabilitasi sejumlah sarana itu menghabiskan dana sebesar Rp50 juta yang berasal dari bantuan donatur tetap dan pengusaha serta masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh serta lainnya. "Syukur alhamdulillah, pekerjaan rehabilitasi telah selesai. Terima kasih atas bantuan para donatur tetap dan juga pengusaha serta masyarakat," kata Sudirman Syair.

Tahun 2022 menjadi tahun yang baik bagi Ponpes Maarif Assaadiyah. Buya Sudirman Syair sudah mendapat kabar dari Pemprov Sumbar akan memperoleh bantuan sebesar Rp50 juta. Administrasi pengurusan bantuan sudah tuntas dan tinggal menunggu proses pencairan. Dana bantuan senilai Rp 50 juta itu akan digunakan untuk dana awal membangun ruang kelas baru (RKB) 8 x 8 meter, dua lantai pada lahan yang baru saja dibeli.

Posisi lahan yang baru berada di sebelah tanah ponpes yang ada sekarang. Ukurannya tanah yang baru dibeli 8 x 25 meter dengan harga Rp70 juta. Pembelian tanah masih terhutang Rp15 juta lagi. Si pemilik tanah juga mewakafkan tanahnya untuk ponpes dengan ukuran tanah 2 x 40 meter.

Dana bantuan Pemprov Sumbar Rp 50 juta hanya sebagai dana awal, karena memang tidak cukup untuk membangun lokal ukuran 8 x 8 meter berlantai 2. "Untuk ketahui bantuan dari pemprov ini mungkin dalam bentuk dana pokir yang didorong oleh Pak Supardi Ketua DPRD Provinsi Sumbar," kata Sudirman Syair menjelaskan.

Pentingnya pembangunan RKB, karena saat ini sarana dan pra sarana di Ponpes Maarif Assaadiyah masih sangat terbatas, yakni lokal sebanyak 6 unit (3 MTs dan 3 Ma), 1 ruang pustaka, 1 ruang kantor, mushalla dan asrama. Atas bantuan pihak dari Arab Saudi juga sudah dibangun 1 unit RKB dan 1 unit Mushalla yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi ponpes.

Sehubungan masih terdapatnya kekurangan dana pada pelunasan beli tanah Rp15 juta dan juga pembangunan RKB dua lantai, maka Buya Sudirman Syair mengajak kaum muslimin, pengusaha, dan umumnya masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh dan sekitarnya untuk dapat menyalurkan infak, wakaf dan donasinya ke Ponpes Maarif Assaadiyah.

"Kami mengimbau dan mengajak Bapak/Ibu dan kaum muslimin menyalurkan infak, wakaf dan donasinya untuk kebutuhan pembangunan di ponpes kita," kata Buya Sudirman Syair menandaskan. (erz)