Bupati 50 Kota Prioritaskan Nasib Guru Honor 2022/2023

oleh -395 klik
117 ASN kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten 50 Kota mengikuti Bimtek di Aula Hotel Shago Bungsu II Lubuak Batingkok, Jumat (10/06/2022). IST
117 ASN kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten 50 Kota mengikuti Bimtek di Aula Hotel Shago Bungsu II Lubuak Batingkok, Jumat (10/06/2022). IST

JERNIHNEWS.COM-Pemkab Limapuluh Kota akan terus memperjuangkan nasib rekan sejawat guru yang belum lulus pada pengadaan formasi PPPK guru tahun 2021, walaupun Limapuluh Kota termasuk salah satu daerah terbanyak menerima PPPK tahun lalu, nasib guru honorer di Limapuluh Kota akan jadi prioritas utama pemerintah daerah untuk tahun 2022 dan 2023.

Hal itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo saat membuka pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembekalan tugas kepada 117 Aparatur Sipil Negara (ASN) kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Limapuluh Kota.

Bimtek yang digelar di Aula Pertemuan Hotel Shago Bungsu II Lubuak Batingkok, Jumat (10/06/2022) itu dibuka langsung oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan dihadiri Kepala BKPSDM Aneta Budi Putra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati, serta sejumlah pejabat administrator.

Bupati Safaruddin dalam sambutannya mengapresiasi gerak cepat Dinas Pendidikan dan BKPSDM dalam menyelenggarakan Bimtek pembekalan terhadap 117 ASN yang baru dilantik beberapa hari yang lalu.

"Tidak lupa juga kita mengucapkaan terimakasih kepada BKN Kanreg X Pekanbaru yang telah mengutus jajarannya dalam membekali para PPPK yang nantinya bertugas di sejumlah SD maupun SMP di Seantero Limapuluh Kota," kata Bupati.

Bupati menekankan, agar seluruh ASN dapat memahami tugas pokok dan fungsi sebagai ASN, serta memahami manajemen PKKK sehingga terciptalah ASN profesional yang ditunjang dengan kedisiplin, menguasai pengetahuan, memiliki kemampuan beradaptasi yang cepat, serta mampu mengemban amanah. Disamping itu, Bupati Safaruddin juga mengingatkan para guru untuk menjauhi sikap Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

"Guru harus memiliki moral dan etika profesi, terutama di zaman yang serba digital, guru harus bertransformasi, sebagai upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Smart City di Limapuluh Kota," ujarnya.

"Selamat mengikuti pembekalan, semoga niat ikhlas Bapak Ibu dalam bertugas dan mendidik generasi Limapuluh Kota dapat menjadi amalan, Amin," tutup Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Indrawati menyampaikan bahwa setelah menerima SK Bupati pada Senin lalu, para ASN ini akan mengikuti pembekalan selama satu hari dengan tujuan untuk penguatan pemahaman pegawai PPPK mengenai Peraturan Pemerintah No.49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK. Seterusnya ia menuturkan, Pembekalan ini nantinya bertujuan untuk membentuk ASN yang profesional dalam bertugas dan melayani masyarakat.

"Dengan dilaksanakannya pembekalan bagi 117 orang ini diharapkan para pegawai dapat mengenali lingkungan, tugas pokok serta fungsi yang mereka emban dengan pengetahuan, disiplin, loyalitas, serta bertanggung jawa" pungkasnya. (r/syn)