Gubernur Sumbar Berharap Adanya Kurikulum Tahfidzul Qur'an di Sekolah

oleh -809 klik
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menghadiri Wisuda Tahfidz SDIT An-Nahl Kabupaten Limapuluh Kota di Kamis (26/05/2022) di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi. IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menghadiri Wisuda Tahfidz SDIT An-Nahl Kabupaten Limapuluh Kota di Kamis (26/05/2022) di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi. IST

JERNIHNEWS.COM- Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) An-Nahl Kabupaten Limapuluh Kota melaksanakan wisuda tahfizd Angkatan X Tahun 2022, Kamis (26/05/2022) di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi. Gubernur Sumbar Mahyeldi mengapresiasi siswa Tahfidzul Qur'an kelas 1 dan kelas 2 yang telah berhasil menghafal al-qur'an mulai dari juz 1 dan juz 30 itu. Gubernur berharap adanya kurikulum Tahfidzul Qur'an di Sekolah.

H. Mulyadi Muslim, Lc, MA (kanan) turut memberikan motivasi ke para wisudawan/ti tahfizd saat pembagian hadiah. IST
H. Mulyadi Muslim, Lc, MA (kanan) turut memberikan motivasi ke para wisudawan/ti tahfizd saat pembagian hadiah. IST

Dalam acara wisuda tersebut Gubernur menyampaikan sekolah swasta memiliki potensi besar untuk lebih unggul dari sekolah negeri karena sifatnya yang lebih fleksibel sehingga bisa menjadi pilihan utama bagi orangtua yang ingin anaknya memiliki pendidikan berkualitas.

"Orang tua yang memikirkan kualitas pendidikan anaknya mereka sama sekali tidak mengenal hambatan, demi anaknya mendapatkan pendidikan yang terbaik, maka berapapun biayanya akan mereka sanggupi," ungkapnya.

Gubernur juga mengatakan, masyarakat minang memiliki kecintaan akan pendidikan yang sangat tinggi, oleh sebab itu sekolah swasta harus bisa melakukan terobosan. Misalnya dengan memasukkan Tahfidzul Qur'an sebagai kurikulum mata pelajaran di sekolah.

"Hal tersebut bisa menjadi sebuah keunggulan sekolah swasta, sehingga orangtua yang bisa memilih kualitas pendidikan yang sesuai bagi anaknya," ujarnya.

Mendukung hal tersebut, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin, mengapresiasi SDIT An-Nahl yang memasukkan Tahfidzul Qur'an sebagai kurikulum khusus di sekolah, serta mengajarkan murid-muridnya untuk tidak hanya menghafal Qur'an, namun juga memahami apa makna dari ayat yang dihafal tersebut.

"Di samping murid bisa memahami makna al-qur'an, bisa mengamalkan dan mata pelajaran tersebut dapat dikolaborasikan dengan pelajaran budaya kearifan lokal di Sumatera Barat," ujarnya.

Ia juga berharap, pelajaran budaya kearifan lokal ini bisa diterapkan di sekolah negeri. Hal ini dilakukan agar para siswa tidak melupakan adat dan budaya minangkabau dan menjadi daya tarik tersendiri bagi murid-murid untuk belajar tentang kearifan lokal baik di sumbar maupun di daerah tempat tinggalnya masing-masing.

Turut hadir dalam memberikan motivasi kepada siswa an nahl, H. Mulyadi Muslim Lc.MA Datuak Said Marajo Nan Putiah pada acara pembagian hadiah. Mulyadi Muslim yang Ketua Majelis Kelitbangan ABS SBK Sumbar itu juga mengucapkan selamat kepada wisudawan/ti Tahfidzul Qur'an SDIT An-Nahl, Kabupaten Limapuluh Kota itu.

"Selamat untuk para santri-santri yang telah wisuda tahfizd," kata Mulyadi Muslim, tokoh Sumbar asal Limapuluh Kota yang juga menjadi calon terkuat pengisi jabatan Wakil Walikota Padang yang tengah kosong sejak 15 bulan belakangan. (via/mmc /pr/r)

Sumber: Diskominfotik SB