Faiz, Siswa SMAN 1 Harau Wakili Sumbar Jadi Anggota Paskibraka Nasional 2022

oleh -1429 klik
M. Faiz Assidiki, siswa Kelas X IPA 5 SMAN 1 Harau, Kabupaten Limapuluh Kota yang terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional di peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2022. Dua utusan Sumbar yang satunya lagi perempuan dari Kabupaten Solok Selatan. IST/JNC
M. Faiz Assidiki, siswa Kelas X IPA 5 SMAN 1 Harau, Kabupaten Limapuluh Kota yang terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional di peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2022. Dua utusan Sumbar yang satunya lagi perempuan dari Kabupaten Solok Selatan. IST/JNC

JERNIHNEWS.COM- M. Faiz Assidiki (16), siswa Kelas X IPA 5 SMAN 1 Harau, laksana membangkik 'batang tarandam' bagi Kab. Limapuluh Kota. Setelah 25 tahun lamanya, kini tahun 2022, siswa Limapuluh Kota kembali terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional utusan Sumbar di upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 tahun 2022 Istana Negara, Jakarta. Faiz, selain pintar, juara 1 di sekolah, ganteng dan berkarakter ternyata juga tidak diberikan ponsel oleh orang tuanya, agar fokus belajar dan berprestasi.

Ayah Faiz, Wizar (kiri), Afrizal Kepala SMAN 1 Harau dan Hendra Ketua Komite SMAN 1 Harau saat bersilaturahmi, Senin (23/05/2022) di SMAN 1 Harau. ERZ
Ayah Faiz, Wizar (kiri), Afrizal Kepala SMAN 1 Harau dan Hendra Ketua Komite SMAN 1 Harau saat bersilaturahmi, Senin (23/05/2022) di SMAN 1 Harau. ERZ

Kepala SMAN 1 Harau, Drs. Afrizal benar-benar bangga dengan capaian Faiz. Dia memuji keunggulan yang dimiliki Faiz, sehingga berhasil lolos seleksi dari ratusan calon anggota Paskibra dari berbagai daerah di Sumbar. Ada 2 orang anggota Paskibraka utusan Provinsi Sumbar. Pertama adalah Faiz dan yang kedua Faiha Athahillah, siswi SMAN 1 Kabupaten Solok Selatan.

"Faiz ini, dia pintar juara 1 di kelas X IPA 5. Dia juga siswa yang ganteng, berkarakter, multi talenta dan juga siswa yang hafiz alquran 2 juz," kata Afrizal kepada jernihnews.com di SMAN 1 Harau, Senin (23/05/2022).

Faiz yang berasal dari Nagari Taram, Kecamatan Harau, menurut Kepsek Afrizal akan berangkat Rabu, 27 Juli 2022 ke Jakarta. Afrizal menegaskan bahwa Faiz lulus sebagai anggota Paskibraka Nasional berkat latihan, bimbingan dan juga doa. Faiz dan orangtuanya senantiasa berdoa setelah shalat dan juga shalat tahajud untuk kelulusannya sebagai anggota Paskibraka.

"Jadi ini benar-benar karena usaha, latihan, dan ditolong dengan doa dan shalat tahajud," kata Afrizal yang didampingi ayah Faiz, Drs. Wizar yang juga kepala SMPN 1 Lareh Sago Halaban, sembari mengatakan keberangkatan Faiz nantinya akan dilepas secara resmi oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo.

Sementara itu Drs. Wizar, ayah Faiz sangat bersyukur atas lolosnya anak bungsunya dari empat bersaudara sebagai anggota Paskibraka Nasional yang akan hadir di Istana Negara, Jakarta, pada ucapara peringatan HUT RI ke-77 tahun 2022.

Menurut Wizar, sesungguhnya Faiz yang bertinggi badan 176 cm dan berat 65 kg juga menyukai bidang studi Matematika. Karena itu pula dia dulu mengikuti seleksi Olimpiade Matematika. Lalu di sisi lain dia juga ikut seleksi Paskibraka. Begitu harus memilih, maka dia pun memutuskan untuk fokus ke Paskibraka, meskipun berat hati, karena benar-benar suka dengan Matematika.

"Alhamdulillah karena fokus ke seleksi Paskibraka, akhirnya Faiz terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional. Ini berkat doa, baik setelah shalat wajib atau pun dengan Shalat Tahajud," kata Wizar, suami Ernita, pengurus Panti Asuhan Taram.

Wizar mengungkap, Faiz anaknya, adalah hafiz Alquran. Dia hafal juz 29 dan juz 30. Wizar berpesan kepada anaknya untuk menjaga shalat di awal waktu dan berjamaah. Setiap hari si bungsu Faiz juga rutin membaca Alquran. Harapan Wizar, kendati putranya itu tidak jadi dimasukan ke pondok pesantren, tapi sekolah umum, namun diharapkan dia dekat dengan agama Islam, menjadi shaleh yang rajin beribadah. Faiz bangun selalu sebelum waktu subuh tiba dan tidur paling lama pukul 22.00 WIB.

Hal lain soal hobi dan makanan kesukaannya, Faiz, tutur Wizar biasa-biasanya. Pernah Faiz dilatih bermain badiminton, tapi sepertinya dia tidak hobi dan tidak terlalu menyukainya. Demikian juga dengan beladiri, Faiz juga tidak menonjol.

Agar Faiz bisa fokus belajar dan berprestasi ternyata ayah dan ibunya tidak membelikan Faiz ponsel. Hal itu dilakukan bukan karena orang tuanya tidak mampu membelikan HP untuknya, tetapi untuk membentengi Faiz dari pengaruh-pengaruh negatif alat komunikasi super pintar tersebut. Bagi anak-anak HP rentan digunakan untuk bermain games, mengakses situs-situs yang tidak mendidik, pornografi, sadisme dan lainnya. Ketika belajar daring sampai saat ini, jika Faiz perlu HP meminjam HP ibunya.

"Bukan karena kami tidak mampu membelikan HP. Tapi karena kami ingin melindungi Faiz dari dampak negatif HP," kata Wizar mengungkapkan salah satu kiat agar anaknya fokus belajar dan berprestasi.

Komite Sekolah Bangga

Drs. Hendra, Ketua Komite SMAN 1 Harau yang juga Kepala Protokol dan Humas Pemkab Limapuluh Kota merasa bangga atas prestasi dan capaian Faiz yang membanggakan sekolah dan juga mengharumkan nama Kabupaten Limapuluh Kota di tingkat Provinsi Sumbar.

"Ini sungguh luar biasa. Faiz membawa harum nama sekolah dan juga Kabupaten Limapuluh Kota. Sudah 25 tahun siswa Limapuluh Kota tidak terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Terakhir adalah siswa SMAN 1 Lareh Sago Halaban tahun 1997. Setelah 25 tahun, rupanya Faiz yang menjadi utusan Sumbar. Alhamdulillah, Faiz lulus ini berkat doa, berkat shalat Tahjud dan juga bantuan Allah SWT. Tidak ada deking-dekingan," kataHendra saat bersilaturahmi dengan Kepsek Afrizal dan Wizar ayah ayah Faiz di SMAN 1 Harau. (erz)