Haji Bukan Titik Akhir, Tapi Tangga Awal

oleh -719 klik
Dosen IAIN Bukittinggi, H.Irwandi Nashir, menyampaikan kajian Islam yang diselenggarakan IPHI Kecamatan Payakumbuh Utara,Kota Payakumbuh, Sabtu (14/05/2022) di Muhsinin, Tarok, Payakumbuh Utara. IST
Dosen IAIN Bukittinggi, H.Irwandi Nashir, menyampaikan kajian Islam yang diselenggarakan IPHI Kecamatan Payakumbuh Utara,Kota Payakumbuh, Sabtu (14/05/2022) di Muhsinin, Tarok, Payakumbuh Utara. IST

JERNIHNEWS.COM-Ibadah haji bukan titik akhir, tapi justru tangga awal untuk beramar ma'ruf nahi mungkar. Salah kaprah jika mereka yang telah berhaji tak punya semangat melakukan kebaikan dan perbaikan karena merasa telah menyempurnakan rukun Islam.

Menurut Ustadz H. Irwandi Nashir yang juga pembina Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, terkenang nikmatnya berhaji itu wajar dan manusiawi hingga merayu-rayu qalbu untuk hendak balik lagi ke sana. Namun, haji itu yang wajib hanya sekali dan setelah itu adalah berjuang mewujudkan nilai-nilai haji dengan melakukan kebaikan dan perbaikan.

H.Irwandi Nashir yang tampil sebagai penceramah dalam acara pengajian rutin IPHI Kecamatan Payakumbuh Utara, di Masjid Muhsinin,Tarok, Payakumbuh Uatara, Sabtu, (14/05/2022), menyampaikan bahwa haji hakikatnya adalah persiapan untuk mampu menebar kebaikan ke tengah-tengah masyarakat. Banyak ladang amal kebaikan terhampar di depan mata, misalnya di bidang sosial, pendidikan dan ekonomi.

"Agar potensi besar itu dapat disatukan. Jamaah haji dianjurkan untuk tetap berjamaah termasuk aktif melalui IPHI. Berkumpul melalaui organisasi IPHI, selain wadah untuk melakukan amal sosial, juga merawat nilai-nilai haji melalui pendalaman agama dan turut serta mensyiarkan Islam," papar Ust. Irwandi Nashir.

Saat ini, jelasnya, IPHI kota Payakumbuh tengah berjuang menggalang dana untuk pembebasan tanah buat pendirian lembaga pendidikan. (r/jnc)