Diterima Wagub, IKM Semarang Hibahkan Tanah Untuk Bangun Asrama Mahasiswa Minang

oleh -314 klik
Wagub Sumbar Audy Joinaldy menunjukkan sertifikat tanah yang dihibahkan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Semarang kepada Pemprov Sumbar untuk dibangunkan asrama mahasiswa Minang. IST
Wagub Sumbar Audy Joinaldy menunjukkan sertifikat tanah yang dihibahkan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Semarang kepada Pemprov Sumbar untuk dibangunkan asrama mahasiswa Minang. IST

JERNIHNEWS.COM-Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Semarang menghibahkan sebidang tanah seluas 150 M2 kepada Pemprov Sumbar, Sabtu (14/05/2022). Berlokasi di Kecamatan Tambalang, tak jauh dari Universitas Diponegoro Semarang, tanah tersebut dihibahkan IKM sebagai bentuk kerjasama kedua belah pihak untuk membangun asrama bagi mahasiswa perantau yang tengah menuntut ilmu di Ibukota Jawa Tengah itu.

Penyerahan hibah dilakukan secara langsung kepada Wagub Sumbar Audy Joinaldy oleh Ketua IKM Kota Semarang, Amrul Balaimansiang, Sekretaris Afrizal Muhammad, Bendarahara H. Bagindo Afrizal, Penasehat/sesepuh masyarakat Minangkabau Semarang, Letkol (Purn.) H. Syamsuar Said, H. Nurman, Efrizal, beserta jajaran pengurus lainnya. Wagub Audy Joinaldy yang didampingi Kepala Badan Penghubung, Aschari Cahyaditama.

"Alhamdulillah, dengan kolaborasi bersama IKM Semarang dan percepatan yang dilakukan Badan Penghubung Sumatera Barat. Hari ini kita menerima dan meninjau langsung lokasi tanah yang dihibahkan menjadi asset Pemrov Sumbar. Setelah ini akan kita proses sertifikat hak pakai a.n Pemprov Sumbar di BPN Semarang," kata Wagub, Audy Joinaldy.

"Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini, harapan masyarakat Minangkabau dan adik-adik mahasiswa di Semarang untuk membangun asrama sekaligus pusat kegiatan mahasiswa dapat segera kita wujudkan bersama," lanjut Audy.

Tokoh masyarakat Minangkabau di Semarang, Efrizal juga turut menyampaikan harapan agar nantinya tanah asrama juga dapat diperluas dengan membeli tanah di samping lokasi tanah yang telah dihibahkan.

"Semoga niat baik dari pemilik tanah yang menghibahkan, serta harapan masyarakat dan mahasiswa Minangkabau di Semarang akan bangunan Asrama, juga balairung dapat terwujud," ujarnya.

Adapun hibah dari IKM tersebut berawal dari audiensi singkat IKM Kota Semarang bersama Gubernur, Buya Mahyeldi di sela-sela kunjungan beliau ke Jawa Tengah pada tanggal 26 Januari 2022 lalu. Pada kesempatan itu, Yayasan Perantau Minangkabau Semarang menyampaikan itikad untuk membangun asrama mahasiswa di tanah yang juga berasal dari hibah tokoh sesepuh perantau Minangkabau, dr. H. Dasril sejak 12 tahun yang lalu.

Akibat terbentur pendanaan, Yayasan Perantau Minangkabau Semarang memutuskan untuk menghibahkan tanah tersebut pada Pemprov Sumbar, agar dapat mempercepat pembanguan asrama melalui bantuan dana APBD Sumbar.

Turut hadir menyaksikan serah terima, Ketua DPW IKM Jawa Tengah, Syafril beserta jajaran pengurus, ketua-ketua dan pengurus IKM Kabupaten Semarang, Salatiga, dan Magelang, serta Bundo Kanduang dan mahasiswa perantau dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang. (mc-sb/r)

Sumber: Kominfotik SB