Wapres Maruf Amin Sentil Gerilya Menteri Jokowi Jelang 2024

oleh -279 klik
Wapres RI Maruf Amin dan empat menteri yang disebu-sebut tbakal ikut dalam Pilpres 2024  mendatang. JNC
Wapres RI Maruf Amin dan empat menteri yang disebu-sebut tbakal ikut dalam Pilpres 2024 mendatang. JNC

JERNIHNEWS.COM-Dua tahun menjelang Pemilu 2024, sejumlah menteri Presiden Jokowi sudah memasang kuda-kuda. Para menteri itu, adalah mereka yang namanya masuk bursa calon presiden maupun calon wakil presiden 2024. Hal itu membuat gerah Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Ma'ruf yang menjadi Plt Presiden selama Jokowi kunjungan kerja ke AS, mengingatkan para menterinya agar fokus bekerja jelang agenda politik 2024, bukan malah sibuk berkampanye.

"Belum [kampanye], yang penting seperti Presiden bilang, fokus pekerjaan, tetap fokus," kata Ma'ruf seusai menghadiri Rapat Pelaksanaan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (11/05/2022). "Jangan tinggalkan pekerjaan," tambahnya.

Presiden Jokowi sebelumnya juga menyatakan hal serupa. Dalam sambutannya di Sidang Kabinet Paripurna pada 9 Mei lalu, Jokowi meminta para menteri dan kepala lembaga agar betul-betul fokus pada program prioritas dan strategis negara.

Dia meminta anggota kabinetnya untuk tetap konsentrasi pada masalah pandemi dan ekonomi global.

Baik Ma'ruf maupun Jokowi memang tidak menyebut nama menteri-menteri yang diminta fokus bekerja. Namun, peringatan kepala negara dan wakilnya itu, setidaknya boleh berlaku bagi sejumlah menteri yang memang kerap dikaitkan bakal maju di Pilpres 2024.

Sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia sedikitnya empat menteri digadang-gadang bakal maju di Pilpres. Sebagian telah menyatakan secara terbuka lewat partainya. Sebagian lain masih malu-malu bicara ke publik.

Para menteri itu antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Kerja dan tindak-tanduk mereka pun mendapat sorotan. Prabowo, misalnya, Ketua Umum Partai Gerindra itu disorot karena melakukan safari politik usai Lebaran 1443 Hijriah dengan mengunjungi beberapa ulama sepuh dan tokoh politik lokal.

Di Jawa, dari Timur hingga Barat beberapa nama yang dikunjungi Prabowo seperti Presiden Joko Widodo, Megawati, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Prabowo juga sowan ke Pimpinan Pondok Pesantren Walisongo di Situbondo Kiai Kholil As'ad dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember Kiai Ahmad Muzaki Syaha, hingga Sultan Yogyakarta Hamengku Buwono X.

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir sejak awal Ramadhan sempat mengunjungi Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Jawa Timur. Dalam kunjungan itu, ia ditemani Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Erick di beberapa kali kesempatan juga rajin nongol di tayangan televisi swasta hingga channel milik beberapa YouTuber. Teranyar, Erick menghadiri 'Halal bihalal dan Peringatan 12 Mei Tragedi Trisakti, Aktivis 98 Keluarga Pejuang Reformasi', Kamis (12/05/2022).

Erick menolak kehadirannya ke kegiatan aktivis 98 itu dikaitkan dengan politik. Namun sejumlah survei telah mencantumkan Erick sebagai salah satu kandidat di bursa cawapres. Bahkan di beberapa daerah sudah ada relawan yang mempromosikan Erick maju Pilpres 2024.

Adapun Airlangga baru saja bertemu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. Suharso adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Usai pertemuan itu ketiganya mendeklarasikan koalisi untuk Pemilu 2024.

Begitu pula dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomis Kreatif Sandiaga Uno. Usai lebaran politikus Partai Gerindra itu sempat bertemu beberapa tokoh politik.

Mereka antara lain, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman, dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Sandiaga juga bersilaturahmi virtual dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Dia juga 'sowan' ke kediaman Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mendukung sentilan Ma'ruf soal fokus kerja para menteri. Namun, menurut dia, agenda politik para menteri sah-sah saja selama dilakukan di luar jam kerja.

Dia membela Ketua Umumnya Suharso Monoarfa yang bertemu dengan Airlangga dan Zulhas. Menurut Awiek, sapaan akrabnya, pertemuan itu dilakukan di luar jam kerja.

"Ya benar apa yang disampaikan kyai Maruf. Fokus kerja itu maksudnya di jam kerja. Kalau di luar jam kerja ya nggak masalah," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Jumat (13/05/2022).

Sandiaga yang hadir dalam pertemuan bersama Ma'ruf mengaku setuju dengan pernyataan mantan Ketua Umum MUI Itu. Sandiaga menegaskan seluruh kunjungan ke daerah hanya untuk keperluan tugasnya sebagai menteri. "Super setuju, dan sekarang jadi klir sekali," katanya.

Terpisah, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Ketua Umum Prabowo Subianto fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, Prabowo tidak pernah menggunakan posisi Menhan sebagai alat menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Menteri dari Partai Gerindra saya pikir tidak melakukan kampanye maupun pencitraan. Selama ini, kalau Menhan, Pak Prabowo sebagai pembantu Presiden fokus membantu kerja-kerja dari Presiden dan tidak pernah melakukan kampanye," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (thr/wis)

Sumber: CNN Indonesia