Jadi Primadona, Gubernur Kunjungi Harau

oleh -491 klik
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat mengunjungi Lembah Harau, Sabtu (07/05/2022). IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat mengunjungi Lembah Harau, Sabtu (07/05/2022). IST

JERNIHNEWS.COM- Harau menjadi primadona utama kunjungan wisatawan di Sumbar selama suasana Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Harau memiliki letak paling strategis, di gerbang perbatasan Sumbar dan Riau. Perantau Minang yang pulang kampung berlebaran diperkirakan 2 juta orang. Gubernur Sumbar Mahyeldi meninjau situasi dan kondisi Harau yang ramai pengunjung itu, Sabtu (07/05/2022) sore. Ini juga sebagai langkah persiapan Visit Beautiful West Sumatera 2023 mendatang.

Gubernur Mahyeldi bersama pemuda Harau. IST
Gubernur Mahyeldi bersama pemuda Harau. IST

"Libur lebaran ini menjadi momen evaluasi untuk peningkatan pelayanan pada wisatawan menyongsong liburan tahun baru di akhir tahun nanti, sekaligus sebagai perbaikan dan penyempurnaan persiapan jelang Visit Beautiful West Sumatera 2023," ungkap Gubernur Mahyeldi.

Wilayah Kecamatan Harau memang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Di kecamatan ini ada sejumlah destinasi wisata yang sudah tersohor keindahannya. Selain Lembah Harau yang sudah mendunia, juga Fly Over Kelok Sambilan, dan juga Kapalo Banda Taram.

Baca Juga

Dijelaskannya, momen ini sangat tepat untuk menilai progres yang telah dilakukan mengingat jumlah wisatawan dan pemudik yang ada saat ini di Sumbar sangat tinggi dengan perkiraan mencapai 2 juta orang, setelah dua tahun sebelumnya tidak bisa pulang kampung akibat pandemi Covid-19.

Dari hasil pemantauan, meski terdapat beberapa hal yang perlu dievaluasi, namun secara umum suasana penyambutan dan antisipasi lonjakan pemudik sudah berjalan efektif di berbagai daerah di Sumbar.

Sebagai evaluasi setelah melihat kondisi di lapangan, secara khusus gubernur menyebut harus ada penambahan petugas atau tenaga pengawas dari BPBD dan Satpol PP di tempat-tempat wisata sebagai antisipasi pengamanan dari hal yang tidak diinginkan. Terutama di lokasi wisata yabg sangat padat pengunjung.

"Lonjakan pemudik sangat tinggi karena masyarakat sudah rindu, sudah 2 tahun tidak pulang kampung. Penerbangan bertambah dari biasanya hanya 20 penerbangan, naik menjadi 60 kali penerbangan dan penuh. Ditambah lagi yang menggunakan jalur darat sehingga lalulintas padat hingga ke desa-desa. Sehingga ada satu lokasi wisata yang tingkat kunjungannya mencapai 11 ribu orang perhari. Jadi lebaran ini jadi bahan evaluasi kita untuk menghadapi libur akhir tahun dan persiapan Visit Beautiful West Sumatera 2023," jelas gubernur.

Selain lokasi wisata, gubernur juga memantau pos-pos pengamanan, di antaranya Pos Pengamanan di Simpang Koto Mambang, Kabupaten Padang Pariaman. Di Pertigaan yang menjadi jalan alternatif utama menuju Kota Bukittinggi via Malalak ini, gubernur mendapati situasi dan kondisi lalin berjalan tertib dan lancar.

"Alhamdulillah kondisi aman terkendali. Hanya ada beberapa kejadian kecil dengan kerugian ringan tanpa menimbulkan korban jiwa," kata salah seorang petugas, Aipda Nasrulah.

Gubernur juga menyempatkan untuk memeriksa tekanan darah kepada petugas kesehatan. Tak lupa juga memberikan bingkisan berupa minuman dan makanan ringan untuk penambah motivasi para petugas dalam bekerja memberikan pelayanan kepada para pemudik.(doa/mmc/pr)

Sumbar: Diskominfotik SB