Desa Wisata Kapalo Bonda Taram Tembus 500 Besar ADWI 2022

oleh -343 klik
Keindahan objek wisata di Desa Wisata Kapalo Banda Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. IST/NET
Keindahan objek wisata di Desa Wisata Kapalo Banda Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. IST/NET

JERNIHNEWS.COM-Desa Wisata Kapalo Banda Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota masuk ke dalam 500 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022. ADWI digagas oleh Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia . Sebanyak 3.419 Desa Wisata dari 34 Provinsi di Indonesia terjaring.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo bersama dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. IST
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo bersama dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. IST

"Pencapaian melebihi target dari 3.000 Desa wisata sebelumnya. Hal ini merupakan apresiasi dan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat seluruh Indonesia," sebut Sandiaga, Rabu (20/04/2022).

Kini rangkaian kegiatan ADWI 2022 sudah sampai pada tahap kurasi. 500 besar Desa Wisata berdasarkan penilaian dewan juri terhadap 7 kategori klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data melalui website Jadesta.com pun diumumkan.

Untuk Provinsi Sumatra Barat 27 desa wisata masuk 500 besar ADWI 2022. Salah satunya Desa Wisata Kapalo Bonda yang terletak di Nagari Taram.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo menyambut baik hasil yang telah diumumkan Menparekraf terkait salahsatu destinasi wisata di Limapuluh Kota masuk 500 besar di ADWI 2022.

"Alhamdulillah masuk nominasi dari hasil kurasi juri di 500 besar," sebut Bupati Dt. Safar.

Dikatakan Safaruddin, hal itu merupakan bentuk kolaborasi dan inovasi Pemerintah Nagari Taram bersama masyarakat dalam pengelolaan profesional sebuah destinasi wisata yang berkesinambungan dan memiliki daya saing. Dia menilai Kapalo Bonda Taram merupakan destinasi wisata alternatif dari beberapa destinasi wisata yang tersebar di Kabupaten Limapuluh Kota.

"Taram memiliki potensi untuk terus dikembangkan menjadi destinasi. Ketersedian alam, wisata religi Surau Tuo hingga sport tourism dan lain sebagainya," sebut Bupati.

Menurut Bupati, Pemkab Limapuluh Kota, terus melakukan upaya agar sektor pariwisata yang ada benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu sektor pariwisata ke depan memiliki data kongkrit agar memiliki arah yang jelas untuk pengembangannya.

"Dinas terkait diperintahkan untuk itu sesuai target kerja yang diberikan," kata Safaruddin menandaskan. (pr)

Sumber: Kominfo Liko