Pacu Kuda di Payakumbuh Ditonton Via Medsos dan TV Lokal

oleh -853 klik
Pacu kuda di Gelanggang Kubu Gadang Kota Payakumbuh, beberapa waktu lalu. IST
Pacu kuda di Gelanggang Kubu Gadang Kota Payakumbuh, beberapa waktu lalu. IST

JERNIHNEWS.COM-Rencana alek gadang 'pacu kudo' di Gelanggang Kubu Gadang Kota Payakumbuh berubah. Iven Pacu Kuda Payakumbuh Bank Nagari Open Race Tahun 2022 yang akan digelar Minggu (20/02/2022) sedianya terbuka dan bisa ditonton ribuan warga seperti biasanya. Namun karena PPKM level 2, maka pacu kuda diselenggarakan tanpa penonton di gelanggang.

Masyarakat bisa menonton melalui media sosial yang disediakan panitia dan juga Pemko Payakumbuh serta televisi kabel lokal, Denai TV. Keputusan demikian diperoleh setelah dilaksanakannya rapat panitia dengan Tim Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh Rabu (16/2) sore. Hal ini dikarenakan Kota Payakumbuh dan juga wilayah Sumatera Barat secara umum masuk dalam level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sejak beberapa hari belakangan kuda dari berbagai daerah di luar Kota Payakumbuh sudah berada di Kota Payakumbuh untuk bersiap berlaga. Mengingat agenda ini berpengaruh terhadap agenda Pordasi Sumbar, maka iven tersebut tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Walikota Riza Falepi kepada media mengatakan pihaknya mengupayakan agar pacandu pacu kuda tetap bisa menyaksikan iven pacu kuda melalui tayangan live streaming di media sosial facebook, instagram, youtube, dan TV lokal.

"Setelah kami Satgas Covid-19 rapat bersama panitia dan juga dihadiri oleh Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, maka diputuskan iven kita tetap berlangsung, tapi tidak dihadiri penonton," ujarnya.

Kadiskominfo Junaidi menyampaikan pihaknya siap untuk memfasilitasi penyiaran iven pacu kuda melalui media sosial Pemerintah Kota Payakumbuh, juga melibatkan channel TV lokal, Denai TV.

"Kita akan berikan yang terbaik, selama ini pacu kuda di Payakumbuh belum pernah kita siarkan secara langsung di media sosial Pemko dan TV lokal seperti iven pacu kuda di nasional dan luar negeri," kata Junaidi.

Terpisah, Ketua Pelaksana Iven Pacu Kuda Payakumbuh Faulo Rosi mengatakan seluruh panitia menerima keputusan rapat tersebut dan akan mencarikan solusi terbaik agar seluruh penggemar pacu kuda tetap dapat menonton.

Yang betul-betul boleh berada di lokasi pacuan hanya kuda, joki, official, anak kandang, panitia, dokter kuda, dan pihak lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan, itupun dibolehkan masuk dengan syarat mereka sudah divaksin dan juga panitia akan memeriksa data siapa saja yang ada di lokasi iven dengan menyediakan scan barcode Aplikasi Peduli Lindungi yang telah disiapkan di pintu masuk lapangan pacuan.

"Kita menyadari, menggelar iven di tengah pandemi, tentu mengikuti kebijakan pemerintah, kita juga tidak ingin adanya cluster baru penyebaran Covid-19 dari iven pacuan kuda ini," kata Faulo menandaskan. (pr)

Sumber: Kominfo Pyk