Prof. Syahril Batagak Pangulu, Gubernur Hadir

oleh -330 klik
Gubernur Sumbar Mahyeldi, SP Dt. Marajo memberikan ucapan selamat kepada Prof. Syahril, PhD yang dikukuhkan sebagai pengulu suku Tanjuang Maninjau, Kabupaten Agam dengan gelar Dt. Manindiah Nan Basa, Ahad (16/01/2022). IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi, SP Dt. Marajo memberikan ucapan selamat kepada Prof. Syahril, PhD yang dikukuhkan sebagai pengulu suku Tanjuang Maninjau, Kabupaten Agam dengan gelar Dt. Manindiah Nan Basa, Ahad (16/01/2022). IST

JERNIHNEWS.COM-Suku Tanjuang Maninjau, Batagak Pangulu, Ahad (16/1/2022) bertempat di Balerong KAN Pasar Maninjau. Gubernur Sumbar Mahyeldi, SP Dt. Marajo pun hadir. Ada dua orang dikukuhkan sebagai pangulu, yakni Prof. Syahril, Dt. Rajo Limo Koto, dilantik menjadi Pangulu Andiko Dt. Manindiah Nan Basa dan Z. Mirsal Dt. Mangkudun Sati, menjadi Pangulu Andiko Dt. Rajo Endah. Prof. Syahril adalah Wakil Rektor II UNP.

Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Rektor UNP Ganefri disambut dengan tari pasambahan. IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Rektor UNP Ganefri disambut dengan tari pasambahan. IST

Gubernur Sumbar Mahyeldi Dt. Marajo mengatakan peran pemangku adat di nagari sangat penting dalam rangka merawat dan melestarikan nilai-nilai adat budaya salingka nagari yang pasca reformasi kembali menunjukkan eksistensinya. Selain itu, peran pemangku adat juga sosok ideal untuk membina anak kemenakan generasi muda di setiap nagari demi mempersiapkan calon pemimpin di masa depan. Tidak sedikit tokoh nasional yang lahir hasil didikan di nagari.

Selain menyampaikan selamat kepada kedua pangulu yang dilantik, gubernur juga mengharapkan pengukuhan ini akan menjadi penguatan peran penghulu di Maninjau dan Suku Tanjuang, dalam membimbing anak kemenakan dan masyarakat.

"Sejak reformasi, muncul semangat orang Minangkabau babaliak ka nagari dan surau. Bahkan didukung dengan adanya Perda Nagari. Ini langkah yang tepat dan patut kita syukuri, sebab di situlah nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Minang yang selama ini kurang berperan bisa eksis kembali," kata Buya Mahyeldi.

"Peran perangkat nagarilah yang akan menjaga nilai adat salingka nagari. Pemprov juga sangat mendukung ini bahkan punya kewajiban untuk ikut merawat. Karena ikatan sosial yang paling kuat adalah ikatan nagari," sambungnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Rektor UNP Prof. Ganefri, Sekjen DPD RI, Rahman Hadi, anggota legislatif serta pejabat di lingkungan Pemkab Agam.

Mewakili masyarakat, Prof. Ganefri menyampaikan selamat pada kedua pangulu dan apresiasi pada KAN Pasar Maninjau yang sukses menggelar acara. Ganefri berharap pangulu sebagai pemimpin kaum sukunya menjadi pelindung dan hakim yang bersikap adil dan arif bijaksana serta amanah.(doa/mmc/rel)

Sumber: Dinas Kominfotik Sumbar