Diterjang Banjir, 25 Rumah dan 1 Masjid Rusak di Kabupaten Solok

oleh -140 klik
Banjir di Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sabtu (08/01/2021) sore hingga malam. IST
Banjir di Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sabtu (08/01/2021) sore hingga malam. IST

JERNIHNEWS.COM-Musibah banjir bandang, menghantam Nagari Aia Dingin, Kecamartan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, Sabtu (08/01/2021) sore. Akibatnya, 25 unit rumah, dan 1 masjid rusak serta puluhan wargaterpaksa mengungsi.

Bantuan dari berbagai pihak berdatangan untuk korban banjir di Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. IST
Bantuan dari berbagai pihak berdatangan untuk korban banjir di Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. IST

"Banjir terjadi sekitar jam 5 sampai Jam 6 sore dan diduga disebabkan oleh hujan deras yang turun sejak pagi. Sehingga menyebabkab meluapnya sungai dan menghantam puluhan rumah warga dan sebuah masjid," kata Kamirus Malin Sutan (55), tokoh masyarakat Aia Dingin, Minggu (09/12/2021), sebagaimana dikutip dari Jarbatnews.com.

Akibat banjir tersebut, puluhan rumah dan warga terpaksa mengungsi. Usai banjir surut, sejak Sabtu malam hingga Minggu siang, warga setempat dibantu TNI/Polri dan BPBD daerah setempat, melakukan goro membersihkan rumah warga.

Meski musibah banjir tidak menyebabkan korban jiwa, namun kerugian materil mencapai miliaran rupiah.

"Saat ini masyarakat membutuhkan air bersih dan selimut serta makanan siap saji," ujar Kamirus Malin Sutan.

Hujan deras yang turun dari pagi, juga mengakibatkan banjir di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok sempat membuat akses kendaraan menjadi terhambat. Hujan juga disertai petir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Armen AP, menyebutkan banjir disebabkan oleh hujan yang turun sejak pagi hari.

Selain itu diduga banjir juga disebabkan banyaknya material galian tambang dan menutup saluran.

"Data sementara yang kami terima itu ada 25 rumah dan seratusan warga, tapi kita berharap hujan tidak turun hari ini di Aia Dingin agar bisa membantu warga dan banjir tidak terjadi lagi," terang Armen.

Dia menjelaskan bahwa banjir terjadi di kawasan Jorong Data, Nagari Aie Dingin dan Batang Hari, Nagari Ala Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti.

"Banjir ini tidak jauh dari lokasi galian tambang dan dekat kawasan perbukitan dan sudah menjadi langganan," tambah Armen.

Bupati Solok, H. Eptardi Asda, meminta pihak BPBD dan Dinas Sosial untuk segera membantu warga yang terdampak banjir di Aia Dingin tersebut.

"Kita juga berharap agar warga tetap selalu waspada karena Kabupaten Solok memang berada di kawasan perbukitan dan rawan banjir dan longsor," kata H. Epyardi Asda.

Mulai Sabtu malam hingga Minggu siang tadi bantuan dari berbagai pihak sudah mulai berdatangan. Masyarakat dibantu petugas BPBD, TNI dan lainnya juga turut membersihkan material banjir dan membantu kerusakan pada rumah warga. (wandy)