Banjir Dahsyat Landa Brasil

oleh -679 klik
Potret dari udara menunjukkan banjir yang disebabkan oleh meluapnya sungai Cachoeira di Itabuna, negara bagian Bahia, Brasil. NET
Potret dari udara menunjukkan banjir yang disebabkan oleh meluapnya sungai Cachoeira di Itabuna, negara bagian Bahia, Brasil. NET

JERNIHNEWS.COM-Hujan deras di Negara Bagian Bahia, timur laut Brasil, menyebabkan banjir besar. Akibatnya, puluhan ribu warga telantar dan korban jiwa mencapai belasan orang.

Dikutip dari AFP, sebanyak 19.580 orang kehilangan rumahnya dan 16.001 orang terpaksa mengungsi di shelter pengungsian. Sehingga, total orang yang telantar melampaui angka 35.000. Sedangkan dua orang dinyatakan hilang.

Pada Minggu (26/12/2021), petugas Pemadam Kebakaran Bahia juga melaporkan satu korban jiwa. Ia adalah pria 60 tahun yang tewas tenggelam di sebuah sungai di bagian selatan Bahia.

Dengan ini, total korban jiwa akibat hujan deras dan banjir mencapai 18 orang. Hujan deras di Bahia ini sudah sering turun sejak November lalu.

Badan Perlindungan Warga Sipil Bahia, Sudec, melaporkan 286 orang terluka akibat hujan deras dan banjir ini.

Jika ditotal, sebanyak 430.800 warga terdampak bencana alam ini. Dalam beberapa hari terakhir, banjir dan hujan deras semakin memburuk.

Sudec melaporkan sebanyak 72 kota berada dalam keadaan darurat. 58 di antaranya mengalami krisis akibat banjir besar.

"Ini adalah tragedi yang besar," ujar Gubernur Bahia, Rui Costa, saat memantau area-area yang rusak terdampak banjir pada Minggu.

Hujan deras tak hanya menyebabkan sungai-sungai meluap. Reuters melaporkan dua bendungan jebol dan menyebabkan banjir di Bahia semakin memburuk.

Bendungan Igua di Sungai Veruga, dekat Kota Vitoria da Conquista, jebol pada Sabtu (25/12/2021) malam. Warga di Kota Itambe dievakuasi dari kediamannya.

Bendungan lainnya di Kota Jussiape juga jebol pada Minggu (26/12/2021) pagi. Beruntung tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka akibat jebolnya dua bendungan ini. Namun, insiden ini menyebabkan kerusakan jalan dan jembatan.

Sedangkan di Itabuna, kota berpenduduk 200.000 orang, area pusat kota sepenuhnya terendam banjir. Banyak warga yang terjebak di rumahnya. Menurut warga setempat, ombak banjir bisa mencapai ketinggian 2 meter.

Petugas tim evakuasi sibuk lalu lalang mengayuh perahu karet untuk menyelamatkan warga yang terdampak. Salah satu pria tampak mengayuh kasur anginnya untuk menghampiri satu bangunan rumah. (pr)

Sumber: Kumparan