2022, Anggaran Kemenag Sumbar Rp1,4 Triliun

oleh -507 klik
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Dr. H. Helmi, M.Ag. IST
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Dr. H. Helmi, M.Ag. IST

JERNIHNEWS.COM-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2022 senilai Rp1,4 Triliun. Jumlah ini sedikit turun dari anggaran tahun lalu, namun dibanding dengan anggaran pada kementerian lainnya, jumlah ini sudah lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Dr. H. Helmi, M.Ag pada Rapat Evaluasi Program tahun 2021. Kegiatan ini juga dijadikan momentun untuk penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) tahun 2022.

Rapat evaluasi ini dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Helmi didampingi Kabag TU H. Irwan, Sabtu (25/12/2021) di Hotel Emersia Tanah Datar. Rapat Evaluasi ini menghadirkan Kepala Bidang, Pembimas, Kepala Kankemenag Kabupaten Kota se Sumatra Barat, Kasubbag dan Kepala Seksi serta JFT (Jabatan Fungsional Tertentu) dan JFU (Jabatan Fungsional Umum).

Baca Juga

Kasubbag Organisasi Tata Laksana (Ortala) dan Kerukunan Umat Beragama (KUB), Fauqa Nuri Ichsan mengatakan rapat evaluasi ini dalam rangka menyamakan visi dan misi serta persepsi tentang perencanaan dan pelaksanaan program kerja serta anggaran tahun 2022.

Selanjutnya, kata Fauqa mengevaluasi program yang telah dilaksanakan satuan kerja dan unit kerja pada tahun 2021. Memetakan kembali permasalahan dan hambatan yang ditemukan selama melaksanakan program kerja dan anggaran tahun 2021.

Kemudian, merevieu dan mengevaluasi capaian kinerja tahun 2021 dan merencanakan perjanjian kinerja serta rencana aksi tahun 2022. Memperbaiki dan meningkatkan kinerja instansi Kementerian Agama baik kinerja Satker maupun Sumber Daya Manusia.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Helmi mengatakan dalam managemen itu harus ada evaluasi. Evaluasi ini bukan hanya terhadap pelaksanaan anggaran, tentu juga kesesuaian antara RPJMN (Rencana Program Jangka Menengah Nasional), RKT (Rencana Kerja Tahunan) yang dibuat dengan pelaksanaan yang ada.

"Evaluasi ini sangat diperlukan, evaluasi terhadap perencanaan, evaluasi terhadap pelaksanaan termasuk evaluasi itu sendiri harus kita evaluasi," ungkap Kakanwil.

Sehubungan akan memasuki tahun anggaran 2022 kata Kakanwil, kita sudah terima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Meski dalam suasana Covid-19 yang terdampak kepada seluruh lapisan kehidupan termasuk ekonomi, jajaran Kanwil Kemenag Sumbar masih dipercaya mengelola anggaran yang luar biasa.

"Kita menerima DIPA Rp1,4 triliun lebih yang diterima seluruh Satker Kemenag di Sumatera Barat. Meski sedikit turun dari tahun sebelumnya, dibanding lembaga Kementerian lain kita termasuk yang baik. Hal ini tidak terlepes dari pejuangan kita bersama di mana realisasi pelaksanaan anggaran kita mencapai angka 98 persen. Kita sudah melewati target 97 persen," ungkap Helmi.

Namun disayangkan kata Kakanwil, jika dimasukkan serapan anggaran PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri), UIN dan IAIN di Sumatera Barat serapan anggaran kita kurang dari 90 persen. "Evaluasi nasional sudah dilakukan bagaimana ke depan UIN dan IAIN lebih banyak program SBSN," jelas Helmi.

"Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kita semua yang telah melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggungjawab. Mudah-mudahan ini ke depan bisa lebih baik lagi," harap Kakanwil kepada seluruh jajaran Kemenag Sumbar.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kinerja bagi pejabat Eselon III se-Sumatera Barat disaksikan Kepala Kanwil Kemenag Sumbar dan Kabag TU. (Rina Risna)

Sumber: Kemenag Sumbar