Gubernur Sumbar Surati Wako Padang untuk Pengisian Jabatan Wawako

oleh -363 klik
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Walikota Padang Hendri Septa. NET
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Walikota Padang Hendri Septa. NET

JERNIHNEWS.COM- Gubernur Sumbar Mahyeldi menyurati Walikota Padang Hendri Septa agar menyiapkan proses pengisian jabatan Wakil Walikota Padang yang sudah kosong selama sembilan bulan.

Surat Gubernur Sumbar kepada Walikota Padang tentang persiapan pengisian jabatan Wakil Walikota Padanjg yang telah sembilan bulang kosong. IST
Surat Gubernur Sumbar kepada Walikota Padang tentang persiapan pengisian jabatan Wakil Walikota Padanjg yang telah sembilan bulang kosong. IST

Surat Gubernur Sumbar itu No. 120/541/Pem-Otda/2021 tertanggal 30 November 2021. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Kemendagri dan DPRD Kota Padang.

Menurut Gubernur dalam surat tersebut bahwa bagi daerah yang mengalami kekosongan pada jabatan wakil kepala daerah dengan sisa masa pemerintahan masih lebih dari 18 bulan dilakukan pengisian pada posisi tersebut.

Sedangkan untuk masa tugas kepala daerah Kota Padang masih tersisa 2 tahun 5 bulan dihitung dari sekarang. Akhir masa jabatan Walikota Padang 13 Mei 2024.

Walikota Padang Hendri Septa yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan sehubungan dengan surat Gubernur Sumbar tentang persiapan pengisian posisi jabatan Wawako Padang yang kosong. Ketua DPD PAN Kota Padang itu bungkam beberapa kali dikonfirmasi tentang hal ini.

Sebagaimana diketahui Hendri Septa dulu menjabat Wakil Walikota Padang berpasangan dengan Mahyeldi selaku Walikota. Mereka diusung koalisi PKS dan PAN. Mahyeldi dari PKS, sedangkan Hendri Septa dari PAN.

Berikutnya Mahyeldi maju di Pilkada Sumbar 2020 berpasangan dengan Audy Joinaldy. Pasangan ini pun menang. Sehingga akhirnya Hendri Septa dilantik menjadi Walikota Padang defenitif. Terjadilah kekosongan jabatan Wawako Padang.

Karena yang berhak atas posisi Wawako Padang itu adalah parpol PKS dan PAN, maka kedua parpol besar di Sumbar itu sudah menyiapkan kader terbaik mereka.

PKS menyiapkan H. Mulyadi Muslim, Lc, MA dan H. Muharlion, S.Pd. Sedangkan PAN menyiapkan Amril Amin, SH dan H. Ekos Albar, SE, MM. Dari empat nama itu dua sosok yang santer benar-benar dipersiapkan oleh kedua parpol adalah Mulyadi Muslim (PKS) dan Ekos Albar (PAN).

Namun sudah hampir setahun kursi Wawako Padang kosong, proses pengisian posisi tersebut juga belum menunjukkan tanda-tanda akan dimulai.

Ketua DPD PKS Kota Padang Muharlion yang dikonfirmasi sehubungan dengan surat Gubernur Sumbar kepada Walikota Padang dan ditembuskan DPRD Kota Padang juga bungkam. Ini juga kesekian kalinya pula Muharlion tidak menanggapi soal bursa Wawako Padang pengganti yang berlarut-larut.

Wandi, salah seorang warga Kota Padang mengatakan sudah semestinya jabatan Wawako Padang segera terisi. Persoalan Kota Padang yang cukup komplit dan juga sering terjadi bencana alam perlu kehadiran Wawako. Sehingga Walikota Hendri Septa tidak lagi bekerja sendiri.

"Agar lebih ringan tugas beliau, sebaiknya segera diisi posisi Wawako, sehingga bisa berbagi kerja," sebut Wandi.

Pantauan media ini, pada beberapa baliho dan billboard di Kota Padang, Hendri Septa didampingi oleh Anggota DPR RI H. Asli Chaidir yang notabene adalah ayahnya sendiri. "Dipikir-pikir kadang juga janggal rasanya," kata Hendra, warga Kota Padang lainnya. (erz)