Lagi, UNP Peroleh Akreditasi A

oleh -263 klik
Sertifikat Akreditasi A yang diterima UNP dari BAN-PT, tertanggal 22 Desember 2021. IST
Sertifikat Akreditasi A yang diterima UNP dari BAN-PT, tertanggal 22 Desember 2021. IST

JERNIHNEWS.COM-Sebelum menutup tahun 2021, Universitas Negeri Padang (UNP) lagi-lagi mencatatkan keberhasilan. Eks kampus IKIP Padang ini lagi-lagi memperoleh Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), tertanggal 22 Desember 2021 yang diteken oleh Direktur Dewan Eksekutif BAN PT, Prof. Ari Purbayanto, Ph.D.

Keputusan Sertifikat Akreditasi A yang diberikan BAN PT kepada UNP tertuang dalam Keputusan BAN PT No. 1065/ SK/BAN-PT/Ak-PPJ/PT/XII/2021. Sertifikat tersebut berlaku mulai tanggal 21 Desember 2021 sampai dengan 21 Desember 2026 atau selama 5 tahun.

Sehubungan dengan Akreditasi A yang diterima UNP, Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D mengatakan bahwa ke depan UNP akan lebih fokus untuk akreditasi international prodi-prodinya. Saat ini sudah ada 20 Program Studi UNP terakreditasi international. Sebanyak 8 prodi di AUNQA dan 12 oleh ASIIN Jerman.

Baca Juga

"UNP lebih fokus ke depan untuk mendapatkan pengakuan international sesuai dengan visinya menjadi perguruan tinggi bermatabat dan bereputasi internasional," kata Ganefri kepada jernihnews.com, Jumat (24/12/2021).

Pada awal Desember 2021 UNP juga resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (UTBH). Hal itu ditandai dengan ditandatanganinya Peraturan Pemerintah No.114 Tahun 2021 tentang PTN BH UNP tertanggal 25 November 2021 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dengan demikian, maka terhitung sejak tanggal tersebut UNP resmi berubah status kelembagaan dari PTN BLU (Badan Layanan Umum) menjadi PTN BH.

Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D dalam siaran pers mengatakan perubahan UNP sebagai PTN BLU menuju PTN BH dilatarbelakangi oleh:

  1. PTN BH mampu memberikan kemandirian pada pengelolaan dalam berbagai bentuk bidang seperti bidang keuangan sarana dan prasarana serta ketenagakerjaan.
  2. PTN BH dapat melahirkan percepatan inovasi melalui pengembangan IPTEK yang lebih luas untuk mengembangkan lembaga.
  3. PTN BH, merupakan otonomi perguruan tinggi diharapkan dapat merancang kurikulumnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan perubahan.
  4. PTN BH menuntut adanya perubahan yang meningkat dalam perguruan tinggi negeri tersebut secara reputasi maupun kualitasnya. Baik secara institusi maupun sumber daya begitu pula dengan lulusannya.

"Karena tujuan awal perguruan tinggi negeri berubah statusnya menjadi berbadan hukum adalah untuk meningkatkan kualitas," kata Ganefri. (erz)