Meski Sudah Dilombakan 5 Tahun Lalu, Gerbang Pasbar Belum Juga Dibangun

oleh -300 klik
Desain Gerbang Kabupaten Pasaman Barat karya Drs. Zarwan Lubis yang jadi pemenang tahun 2016 silam. Namun hingga kini belum juga dibangun. IST
Desain Gerbang Kabupaten Pasaman Barat karya Drs. Zarwan Lubis yang jadi pemenang tahun 2016 silam. Namun hingga kini belum juga dibangun. IST

JERNIHNEWS.COM-Desain Gerbang Kabupaten Pasaman Barat sudah pernah dilombakan pada tahun 2016 silam, di kala kepemimpinan Bupati Drs. H. Syahiran, MM. Juara I Lomba Desain Gerbang Pasbar itu adalah Zarwan Lubis. Dia pun berhak memperoleh hadiah emas senilai Rp20 juta. Namun, hingga kini desain hasil lomba itu belum pernah dieksekusi pembangunannya.

Ukiran pada desain Gerbang Pasbar yang menggambarkan tiga etnis terbesar di daerah itu, Minang, Mandahiling dan Jawa. IST
Ukiran pada desain Gerbang Pasbar yang menggambarkan tiga etnis terbesar di daerah itu, Minang, Mandahiling dan Jawa. IST

Bupati Pasbar Syahiran meninggal saat masih menjabat sebagai bupati. Dia wafat di Jakarta, 03 Agustus 2019. Selanjutnya, Bupati Pasbar dijabat oleh Yulianto, Wabup yang naik tahta menggantikan almarhum Syahiran. Namun di Pilkada 2020, Yulianto kalah. Pemenangnya adalah pasangan H. Hamsuardi dan H. Risnawanto (yang diusung PKS dan PDIP).

Iklan pengumuman pemenang lomba desain gerbang Kabupaten Pasbar Tahun 2016 silam. IST
Iklan pengumuman pemenang lomba desain gerbang Kabupaten Pasbar Tahun 2016 silam. IST

Setelah lima tahun berlalu, desain gerbang Kabupaten Pasbar hasil lomba itu belum juga direalisasikan pembangunannya hingga sekarang. Akibatnya, tidak jelas di mana batas dan gerbang kabupaten yang dikenal sebagai penghasil jagung dan sawit tersebut.

Selaku pemenang yang meraih Juara I dalam Lomba Desain Gerbang Kabupaten Pasbar 2016 itu, Drs. Zarwan Lubis merasa penasaran. Dia pun memposting kembali hasil desain yang meraih juara tersebut di media sosial. Termasuk memposting pengumuman para pemenang yang kala itu dimuat dalam iklan salah satu media harian terbitan Sumatera Barat.

Hasil karya desain alumni Teknik Sipil UNP atau dulu dikenal dengan sebutan Teknik Bangunan Fakultas Pendidikan Teknik Kejuruan (FPTK) IKIP Padang ini sangat indah. Karya itu mengkombinasinasikan budaya masyarakat Pasbar yang didominasi etnis Minang, Mandahiling dan Jawa. Hal itu dinukilkan dalam bentuk ukiran. Sedangkan atap bangunan gerbangnya berbentuk gonjong dan ada toping yang memuat equator, garis khatulistiwa, buah sawit dan Gunung Pasaman.

"Sudah lima tahun belum juga dibangun," kata Zarwan, saat dihubungi jernihnews.com, Kamis (23/12/2021) malam.

Zarwan menduga terkendalanya realisasi pembangunan gerbang tersebut karena keterbatasan anggaran Pemkab Pasbar. Ditambah lagi adanya dugaan perseteruan antara Sekda Pasbar yang kala itu dijabat Manus Hendri dengan Bupati Pasbar Syahiran. Sedangkan yang lebih berinisiasi membangun Gerbang Pasbar itu adalah Sekda Manus Hendri. "Barang kali hal itu juga ikut mempengaruhi," sebut Zarwan Lubis, putra Ujung Gading, Pasbar.

Lebih jauh dipaparkan Zarwan Lubis, di awal setelah ada pemenang, Pemkab Pasbar pernah menawarkan kepada Bank Nagari untuk membantu pendanaan dengan CSR pembangunan gerbang Pasbar di tiga lokasi. Yakni di Silapiang (arah Utara), di Talu (arah Timur) dan di Kinali (arah Selatan). Namun yang disanggupi hanya Rp150 juta untuk masing-masing gerbang. Sedangkan dana yang dibutuhkan totalnya Rp1,5 miliar, sehingga tidak bisa direalisasikan.

Berikutnya, Bank BRI juga ditawarkan. Lalu, bank dengan jaringan terluas di tanah air tersebut menyanggungi Rp500 juta, namun hanya untuk gerbang utama saja di gerbang arah selatan Kinali atau dari arah Kota Padang. "Entah kenapa, tidak jelas lagi lanjutannya hingga sekarang," sebut Zarwan.

Kontraktor sukses yang berdomisili di Kota Padang itu juga menjelaskan bahwa gagasan awal rencana pembangunan Gerbang Pasbar hingga diadakannya lomba desain, karena banyaknya keluhan dan masukan dari masyarakat yang tidak mengetahui batas dan gerbang Kabupaten Pasbar. (erz)