22 Calon Pimpinan Baznas Kab. 50 Kota Ikuti Seleksi Tertulis

oleh -217 klik
Ujian seleksi pimpinan Baznas Kabupaten Limapuluh Kota yang dilaksanakan 23 s/d 26 November 2021 di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota. IST
Ujian seleksi pimpinan Baznas Kabupaten Limapuluh Kota yang dilaksanakan 23 s/d 26 November 2021 di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota. IST

JERNIHNEWS.COM-Sebanyak 22 orang calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lima Puluh Kota (23/11/2021) mengikuti seleksi tertulis, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota, Tanjung Pati.

Kegiatan seleksi tertulis dilaksanakan setelah panitia seleksi menetapkan hasil seleksi administrasi calon pimpinan Baznas tertanggal 10 November 2021. Sebanyak 22 orang pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahap selanjutnya.

H. Naharudin, Kakan Kemenag Lima Puluh Kota dalam sambutannya mengatakan seleksi calon pimpinan Baznas merupakan bagian dari prosedur yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang zakat serta peraturan Baznas Nasional

"Oleh sebab itu saya menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangga kepada seluruh peserta seleksi yang semuanya merupakan pribadi yang memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan Baznas," jelas Naharudin, sebagaimana dikutip dari Kemenag Sumbar.

Di sisi lain Kakan Kemenag mengingatkan seluruh peserta bahwa ke depan pengelolaan zakat akan menghadapi tantangan yang sangat besar, di mana Baznas dituntut bertransformasi dan asektabel dengan perkembangan teknologi informasi, sehinga pengelolaan zakat dapat dilakukan secara profesional dan akuntabel berbasis teknologi.

Naharudin yang merupakan alumni Candung ini menyebutkan dari berbagi kajian setidaknya terdata ada Rp8 miliar potensi zakat Lima Puluh Kota setiap tahun. Angka tertsebut bila dikelola secara maksimal dan produktif, akan mampu menjadi kekuatan ekonomi umat sekaligus menjadi instrumen meningkatkan kesejahteran masyarakat Lima Puluh Kota.

"Ini merupakan peluang emas yang harus digarap secara serius oleh Baznas," katanya menegaskan.

Baznas merupakan lembaga mandiri yang harus dikelola secara profesional dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait. Kementerian Agama memiliki komitmen yang kuat, untuk terus membantu, memfasilitasi berbagai program strategis yang ada di Baznas, guna memastikan eksistensi Baznas dapat memberi nilai manfaat bagi umat dan bangsa.

Sementara itu Dedi Permana Ketua Panitia Seleksi menjelaskan seluruh tahapan seleksi calon pimpinan Baznas dilakukan secara profesional, akuntabel serta transparan dengan melibatkan, Kementeraian Agama, Perguruan Tinggi, MUI dan tokoh Masyrakat. "Hal tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011, yang merupakan instrumen objektivitas untuk melahirkan pimpinan Baznas yang terbaik dari yang baik," katanya menandaskan. (app)

Editor: pr