Miris dengan Prestasi di MTQ, Liko Perlu Evaluasi Total

oleh -308 klik
Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra, S.Si.
Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra, S.Si.

JERNIHNEWS.COM- Hasil yang diperoleh Kabupaten Limapuluh Kota pada MTQ Sumbar ke-39 Tahun 2021 di Kota Padang Panjang, benar-benar membuat miris. Nomor 2 dari belakang dan hanya berada di atas Mentawai dari 19 Kota/Kabupaten yang turut serta di ajang MTQ tersebut. Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra,S.Si menyatakan pelu dilakukan evaluasi total dan mendalam.

"Kita sangat miris melihat hasil di MTQ sumbar ke-39 di Padang Panjang," kata Deni Asra kepada jernihnews.com, Selasa (23/11/2021).

Menurut Deni, semua pemangku kepentingan harus duduk bersama dalam melahirkan kebijakan yang nyata dan konkrit. Langkah tersebut harus segera dan langkah cepat. Sebab, kabupaten Limapuluh Kota dikenal dengan daerah yang pernah melahirkan qori dan qoriah terbaik.

"Artinya ada yang salah dalam kaderisasi kita," sebut politisi Partai Gerindra yang telah dua kali diamanahkan menjadi legislator DPRD Kabupaten Limapuluh Kota (2014-2019 dan 2019-2024).

Pendapat Deni, dalam hasil yang mengecewakan yang diperoleh di MTQ Sumbar ke-39 tersebut tidak perlu mencari siapa yang salah, tapi mari berbenah. "Siapapun yang sedang memegang amanah hari ini, punya tanggung jawab untuk mewariskan generasi yang madani dan qurani kepada daerah yang kita cintai ini," kata Deni menegaskan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, capaian kafilah Kabupaten Limapuluh Kota di MTQ Sumbar ke-39 di Kota Panjang sungguh merisaukan. Kabupaten yang dipimpin Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Wabup Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) ini hanya berada pada posisi terakhir, di atas atas Mentawai.

Pada MTQ ke-38 Tahun 2019 di Kota Solok, Kafilah Kabupaten Limapuluh Kota berada pada posisi 13. Entah kenapa, tahun ini, peringkatnya justru jatuh ke posisi 16, karena ada peringkat kembar di urutan 10 yang dihuni Kota Payakumbuh dan Kota Solok. Berikutnya juga ada peringkat ganda di urutan 16, yakni Kabupaten Solok dan Kabupaten Limapuluh Kota. (erz)