Civitas STAIDA Payakumbuh Torehkan Prestasi di MTQ Sumbar ke-39

oleh -385 klik
MTQ Sumbar ke-39 Tahun 2021 di Kota Padang Panjang. IST
MTQ Sumbar ke-39 Tahun 2021 di Kota Padang Panjang. IST

JERNIHNEWS.COM-Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Alquran (STAIDA) Payakumbuh turut menorehkan prestasi di MTQ Sumbar ke-39 di Kota Padang Panjang pekan lalu. Beberapa mahasiswa dan dosen STAIDA berhasil menjadi pemenang. Selain itu, juga ada dosen yang diamanahkan menjadi dewan hakim dan official. Totalnya, sebanyak 12 orang civitas akademika STAIDA Payakumbuh yang turut ambil bagian di ajang besar itu.

Suasana penutupan MTQ Sumbar ke-39 Tahun 2021 di Kota Padang Panjang, Jumat (19/11/2021). IST
Suasana penutupan MTQ Sumbar ke-39 Tahun 2021 di Kota Padang Panjang, Jumat (19/11/2021). IST

Sari Uswatun Hasanah dosen tetap dan saat ini menjabat sebagai Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab STAIDA Payakumbuh berhasil meraih peringkat terbaik II pada Cabang Tilawah Dewasa.

Tidak hanya dosen, mahasiswa STAIDA Payakumbuh juga mengukir prestasi di ajang MTQ yang paling bergengsi di Sumbar tersebut. Mita Agusmi Elvia, mahasiswi Prodi Bahasa Arab berhasil meraih Terbaik I pada cabang Khath Dekorasi, serta Nuzul Layla Qadrina yang berhasil meraih Harapan II pada cabang Tahfiz 5 Juz non tilawah.

Tidak hanya berprestasi sebagai peserta, beberapa dosen tetap STAIDA Payakumbuh juga terlibat sebagai dewan hakim pada MTQ tersebut yakni, Dr. Ade Setiwan, MA, Dr. Etika Vestia, MA, Fahrul Usmi, M.Ag, Sepdiwasi, SMIQ dan Ihsan Nuzula, M.PdI.

Dengan segenap prestasi tersebut Ahmad Deski, MA, selaku ketua STAIDA Payakumbuh mengapresiasi dan turut berbahagia. "Kami sebagai pimpinan sangat bangga dan apresiasi atas prestasi dan kinerja Bapak/Ibu dosen STAIDA Payakumbuh yang terlibat pada MTQ Sumbar tahun ini juga untuk mahasiswa yang tidak kalah semangat dari dosen-dosen mereka," kata Ahmad Deski, MA.

M. Rizqi, MA selaku Wakil Ketua III STAIDA Payakumbuh Bidang Kemahasiswaan mengatakan MTQ dan iven-iven sejenisnya merupakan wadah untuk menyalurkan dan memupuk semangat berlatih dalam mengembangkan potensi diri mahasiswa.

Lima dosen STAIDA Payakumbuh yang ikut sebagai dewan hakim yakni, Fahrul Ismi, Sepdiwasi, Ihsan, Ade dan Etika. Dosen yang ikut lomba yakni Sari. Sedangkan mahasiswa yang ikut lomba, Arif, Alfiati, Nuzul dan Mita. Masing-masing mereka berlomba pada cabang, tahfiz 5 juz dan tilawah, tahfiz 20 juz, KTIQ dan kaligrafi. Sedangkan dosen yang dilibatkan sebagai official adalah, Ifkar dan Rizqi.

Hari Jumat 19 November 2021, adalah hari yang sangat berkesan bagi Civitas Akademika STAIDA Payakumbuh. Pada hari itu, MTQ Sumbar ke-13 ditutup dan para pemenangnya diumumkan. Tersebutlah sejumlah nama dosen dan mahasiswa STAIDA Payakumbuh yang menjadi juara. STAIDA Payakumbuh dan ajang MTQ memang tidak bisa dipisahkan. Sebab ,lahirnya STAIDA Payakumbuh 11 tahun yang lalu juga berawal dari gelaran MTQ.

Sejak sebelas tahun yang silam STAIDA Payakumbuh yang merupakan kampus Al-Qur'an pertama dan satu-satunya di Luhak Lima Puluh resmi berdiri dan mendapat surat izin operasional. Walikota Payakumbuh ketika itu Josrizal Zein adalah sebagai pemarkasa. Fokus peguruan tinggi ini melahirkan sebanyak mungkin generasi yang hatinya terpaut dengan Al-Qur'an serta dapat bersaing dalam dunia MTQ.

"Alhamdulillah telah sebelas tahun berlalu visi misi ataupun tujuan besar dari pendiri STAIDA Payakumbuh masih terjaga. Dibuktikan dengan bertambahnya sederetan prestasi civitas akademika STAIDA Payakumbuh baik itu dari mahasiswa terlebih lagi dosen," kata Wakil Ketua III STAIDA Payakumbuh, M. Rizqi, MA.(r)