Tengah Malam, Mobil dan Motor Adu Kambing di Simpang Grand Zhuri

oleh -232 klik
Kondisi kendaraan usai kecelakaan, Senin (15/11/2021) pukul 23.55 WIB di Simpang Hotel Grand Zhuri, Padang. ERZ
Kondisi kendaraan usai kecelakaan, Senin (15/11/2021) pukul 23.55 WIB di Simpang Hotel Grand Zhuri, Padang. ERZ

JERNIHNEWS.COM-Kecelakaan lalulintas yang melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza BA 1623 IJ dan sepeda motor Yamaha Mio (tanpa plat nomor polisi) terjadi di persimpangan Jl. HM. Thamrin atau di Simpang Hotel Grand Zhuri, Padang, Senin (15/11/2021) sekitar pukul 23.55 WIB.

Keterangan salah seorang pengendara ojol yang saat kecelakaan berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan pria yang pengendara motor diduga melaju dengan kecepatan tinggi membonceng teman perempuannya dari arah Masjid Nurul Iman ke arah Alang Laweh.

Sedangkan mobil Avanza meluncur dengan pelan dari arah Alang Laweh akan berbelok ke arah Jl. Bagindo Aziz Chan atau Lapangan Imam Bonjol. Tiba di tengah persimpangan terjadi tabrakan. Sepasang muda mudi di sepeda motor mengalami luka, namun masih dalam kondisi sadar. Keduanya dibawa ke RS Bhayangkara Sumbar untuk mendapat perawatan. Kondisi mobil rusak cukup parah, demikian juga sepeda motor.

Baca Juga

Yudi (27) pengendara mobil Avanza mengatakan kecepatan mobilnya sekitar 20-30 KM perjam. Karena sedang berbelok atau menikung. Dia di mobil bertiga, bersama ibu dan adik perempuannya. Dia dari Bungus mau pulang ke Lapai.

"Kami lambat. Mereka yang dalam kecepatan tinggi. Sepeda motornya tidak pakai lampu dan diduga juga tidak ada rem," kata Yudi sembari menunjukkan sepeda motor Mio yang sudah dinaikkan ke mobil polisi lalu lintas.

Menurut Yudi, kalau mobil yang dikendarainya dalam kondisi kecepatan tinggi, mungkin kedua korban kondisi luka parah dan bisa terbawa oleh mobil. Namun kondisinya tidak demikian.

Beberapa petugas kepolisian langsung mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat lakalantas itu. Karena mobil Avanza juga tidak bisa berjalan, penyok pada bagian depan, dan radiatornya pecah, maka terpaksa diderek.

Serma Hendria tampak melakukan pendataan dan juga mengukur lokasi tempat kejadian perkara (TKP) lakalantas. Dia juga meminta keterangan kepada Syaiful (65 Th), tukang parkir yang berada tak jauh dari lokasi saat kecelakaan lalulintas terjadi.

Meski kecelakaan terjadi tengah malam, namun masih banyak warga yang datang melihat kecelakaan itu. Mereka penasaran dan ingin tahu, siapa yang terlibat kecelakaan dan bagaimana kondisinya. (erz)