Mubes VII IKA Universitas Bung Hatta Minta Diulang

oleh -352 klik
Mubes IKA Universitas Bung Hatta, 18 September 2021 di Hotel Pangeran Beach, Padang. DOK Univ. BUNG HATTA
Mubes IKA Universitas Bung Hatta, 18 September 2021 di Hotel Pangeran Beach, Padang. DOK Univ. BUNG HATTA

JERNIHNEWS.COM-Musyawarah Besar (Mubes) VII Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Bung Hatta yang dilaksanakan pada 18 September 2021 di Hotel Pangeran Beach, Padang diminta diulang karena mubes berlangsung ricuh dan tidak korum, mayoritas peserta yang memiliki hak suara walk out meninggalkan sidang mubes.

Dalam rilis yang diterima jernihnews.com, Selasa (12/10/2021), dinyatakan mubes tidak berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Bahkan terjadi kericuhan pada sidang kedua. Karena alotnya perdebatan dan tidak ada solusi sehingga 19 dari 32 utusan/peserta walk out, meninggalkan sidang mubes.

"2 dari 5 orang pimpinan sidangpun mengundurkan diri," ungkap Naldi selaku ketua Forum DPD, DPC, Komisariat IKA Universitas Bung Hatta.

Atas kejadian tersebut maka Forum DPD, DPC, Komisariat IKA Universitas Bung Hatta mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Menolak hasil Mubes yang terus dilanjutkan oleh sekelompok teman-teman yang mana peserta mubes tidak quorom, diperkirakan sekitar 30 persen.
  2. Segera dilaksanakan mubes ulang atau mubes lanjutan dengan agenda :
  • Rekonsiliasi alumni secara nasional.
  • Meletakkan pondasi tatanan organisasi kealumnian Universitas Bung Hatta (Penyempurnaan AD-ART)
  • Melegitimasi Kepengurusan DPP

Naldi yang juga Sekretaris DPC IKB Alumni Universitas Bung Hatta, Pariaman tersebut menerangkan bahwa hingga sementara sudah 16 DPD, DPC, dan komisariat yang mengirim pernyataan sikap tersebut. "Insyaallah dengan komunikasi yang kami jalin bersama teman-teman Ketua DPD, DPC dan komisariat jumlah ini akan bertambah hingga 100 persen," imbuhnya. .

Taufik Dt. Sinaro selaku Humas Forum DPD, DPC, Komisariat IKA Universitas Bung Hatta menambahkan bahwa adanya forum ini semata untuk menyelamatkan organisasi. "Kita tidak ingin organisasi yang kita cintai ini selalu berkonflik ,kita harus jaga nama baik sang proklamator dan nama Universitas Bung Hatta, tidak ada persoalan yang tidak bisa kita selesaikan, air yg keruh bisa dijernihkan, benang yang kusut bisa diluruskan asal kita punya nawaitu untuk menyelesaikan dengan saling cooling down dan berjiwa besar," kata Taufik Dt. Sinaro.

Poin-poin yang disampaikan Datuak Taufik dibenarkan oleh Syaiful selalu Ketua DPC IKA Universitas Bung Hatta Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Syaiful pun berharap forum ini agar segera membuat pertemuan /diskusi pra rekonsialiasi dengan mengundang para senior, para calon ketum yang tampil dimubes lalu serta utusan DPD, DPC, Komisariat Fakultas untuk duduk bersama membahas permasalahan yang ada .

"Saya yakin dengan musyawarah kita akan mendapat jalan terbaik, lakukanlah musyawarah dengan kepala dingin, hilangkan ego pribadi dan ke depankan nilai - nilai kebersamaan, saya yakin kita akan mendapatkan jalan terbaik, ibarat mengambil rambut dalam tepung, rambutnya dapat, tepungnya tidak baserak," ujar Syaiful yang juga mantan Ketua Organda Provinsi Kepri.

Syaiful juga meminta Iman Satria untuk menahan diri, jangan dulu melakukan roadshow dan mengatasnamakan Ketua Umum IKB ALUMNI Universitas Bung Hatta. Ada baiknya diselesaikan dulu permasalahan yang ada. "Apalagi saudara Iman belum memiliki SK kepengurusan, kan jadi tidak baik di mata publik," kata Syaiful menegaskan. (r)

EDITOR: erz