SMKN 7 Padang Disambangi Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan, Ph.D

oleh -297 klik
Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto, ST, M.Sc, Ph.D, saat berkunjung di SMKN 7 Padang Selasa (05/10/2021) sore disambut Kepala Sekolah Ir. Herawati dan para majelis guru. IST
Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto, ST, M.Sc, Ph.D, saat berkunjung di SMKN 7 Padang Selasa (05/10/2021) sore disambut Kepala Sekolah Ir. Herawati dan para majelis guru. IST

JERNIHNEWS.COM-SMKN 7 Padang disambangi Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto, ST, M.Sc, Ph.D, pada Selasa (05/10/2021) sore. Selain bersilaturahmi dengan Kepala SMKN 7 Padang Ir. Herawati dan majelis guru, dalam kunjungannya Dirjen yang energik tersebut juga sempat memainkan keybord di pentas Medan Nan Balindung sekolah tersebut.

Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan, Ph.D sempat memainkan keyboard dengan mahir di Medan Nan Balinduang SMKN 7 Padang. IST
Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan, Ph.D sempat memainkan keyboard dengan mahir di Medan Nan Balinduang SMKN 7 Padang. IST

Kepala SMKN 7 Padang Herawati, sangat senang dengan kunjungan Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan ke sekolah yang dipimpinnya. Hera lebih bahagia lagi, karena Dirjen Wikan bisa lebih lama berada di sekolah itu, sehingga beberapa hal penting tentang perkembangan dan kebutuhan SMKN 7 Padang dapat disampaikannya secara langsung.

"Sebenarnya acara utama Pak Dirjen ada di UNP, lalu beliau berkunjung ke SMKN 4 Padang terkait batik, tapi karena ada 3 SMKN yang berdekatan, Pak Dirjen juga mampir ke SMKN 8, lalu ke SMKN kami. Namun di sekolah kami ternyata Pak Dirjen bisa bertahan lebih lama dan sempat memainkan keyboard dengan tembang Jawa," sebut Herawati kepada jernihnews.com, Rabu (26/09/2021).

Beberapa hal penting sempat disampaikan langsung oleh Herawati kepada Dirjen Wikan. Di antaranya soal peluang pengangkatan guru ASN di SMKN 7 Padang, karena dalam beberapa tahun ke depan cukup banyak guru kejuruan di sekolah itu yang m memasuki masa purna tugas alias pensiun. Sedangkan sejauh ini tidak ada pengangkatan guru ASN untuk SMKN 7 Padang. Karena itu dia berharap menjadi perhatian khusus dari Dirjen.

"Tahun 2021 ini ada 2 guru yang pensiun, tahun 2022 ada pula 3 guru pensiun, lalu tahun 2023 juga ada 3 guru lagi yang pensiun. Sedangkan pengangkatan guru kejuruan ASN yang baru tidak ada. Ini yang kita sampaikan kepada Pak Menteri selain juga mengkomunikasikan soal 12 buah proposal pengadaan peralatan yang sudah kita ajukan ke Ditjen Pendidikan Vokasi," kata Herawati menjelaskan, sembari mengatakan ternyata Dirjen Wikan terampil memainkan keyboard.

Herawati berterima kasih karena Dirjen Wikan menanggapi poin-poin yang disampaikannya dengan baik. Soal pengangkatan guru baru, ada solusi melalui jalur LPDP dan juga RPL. Sedangkan mengenai proposal pengadaan peralatan, tinggal menunggu realisasi.

SMKN 7 Padang memiliki Program Keahlian; Seni Tari, Seni Musik Populer Seni Karawitan, Seni Teater (Pemeranan), Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, Produksi dan Siaran Program Televisi, serta Produksi Film.

SMK Negeri 7 Padang merupakan satu-satunya sekolah menengah kejuruan di Sumatera yang bergerak di bidang seni pertunjukan dengan Etnis Minang. Sekolah ini didirikan tahun 1965 dengan nama Konservatori Karawitan (KOKAR), jurusan Minangkabau yang bertempat di Padang Panjang. Pada tahun 1977 Konservatori Karawitan (KOKAR) berganti nama menjadi Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI).

Pada 1982 SMKI Padang Panjang pindah lokasi ke Padang, yang beralamat di Komplek Sekolah Seni-Budaya, Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Dengan keluarnya SK Mendikbud R.I. No. 036/O/1997, pada 7 Maret 1997, maka SMKI berubah nama menjadi SMK.

Berikutnya dengan surat edaran Kepala Kanwil Dikbud Provinsi Sumbar No. 1010/I08.1/MN/1997 tanggal 11 April 1997, maka SMKI Negeri Padang resmi SMK Negeri 7 Padang. (erz)