Lapas Payakumbuh Gandeng BNN Lakukan Razia Narkoba dan HP

oleh -437 klik
Petugas Lapas Payakumbuh bersama BNN merazia keberadaan narkoba dan alat komunikasi di Lapas Payakumbuh. IST
Petugas Lapas Payakumbuh bersama BNN merazia keberadaan narkoba dan alat komunikasi di Lapas Payakumbuh. IST

JERNIHNEWS.COM- Guna mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) yang bebas peredaran gelap narkotika dan alat komunikasi ilegal, Lapas Kelas IIB Payakumbuh menggelar kegiatan Apel Pagi dan Deklarasi Perang Terhadap Alat Komunikasi Ilegal/Zero Handphone,Kamis (23/09/2021).

"Diharapkan seluruh petugas tetap menjaga komitmen dan integritas dalam pelaksanaan tugas. Pada hari ini kita melakukan serangkaian kegiatan dimulai dari apel pagi, penandatanganan deklarasi Perang Terhadap Alat Komunikasi Ilegal/Zero Handphone, serta Razia/Penggeledahan Blok Hunian Warga Binaan Peasyarakatan (WBP)," kata Kepala Lapas Kelas IIB Payakumbuh Muhamad Kameily yang juga langsung bertindak sebagaiPembina Apel.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama gabungan antara Petugas Pemasyarakatan dan Petugas BNN Kota Payakumbuh. Nantinya dilanjutkan tes urin bagi petugas Lapas Payakumbuh. Dalam upaya mewujudkan Lapas Payakumbuh bersih dari narkoba pihaknya akan terus berupaya lakukan P4GN.

"Salah satu upaya kita adalah rutin melakukan inpeksi mendadak (sidak) pada blok hunian. Selain itu, kita juga menggandeng BNN Kota Payakumbuh dan stakeholder terkait untuk menggelar sidak gabungan," ujarnya.

Kepala BNN Kota Payakumbuh, M. Febrian Jufri, berharap kerjasama antara BNN Kota Payakumbuh dengan Lapas Payakumbuh berjalan dengan baik, begitupun dengan kerjasama untuk waktu yang akan datang.

"Masalah Narkoba merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder, termasuk di dalamnya yaitu lembaga pemasyarakatan". terangnya.

Dengan digelarnya kegiatan-kegiatan seperti ini, Ia berharap dapat menekan angka peredaran narkoba di Lapas Payakumbuh. Hingga menjadikan Lapas kelas IIB Payakumbuh bersih dari narkoba.

"Lapas menjadi salah satu titik rawan adanya peredaran gelap narkotika. Untuk itu, perlunya sinergitas dan kolaborasi berkesinambungan antara BNN dengan Lapas sehingga dapat melakukan upaya deteksi dini adanya peredaran gelap narkotika, baik di dalam maupun luar Lapas.

Sidak gabungan yang dilakukan kali ini berjalan dengan baik dan lancar serta tidak ada ditemukan barang terlarang di Lapas Payakumbuh.

"Dapat kami informasikan bahwa hasil dari kegiatan ini tidak ditemukan alat komunikasi ilegal/HP dan barang-barang terlarang (narkotika) di dalam Lapas Kelas IIB Payakumbuh," katanya menandaskan. (syn)