KUR Anti Rentenir 'MaRANDANG' Bank Nagari Dilaunching di Payakumbuh

oleh -533 klik
Walikota Payakumbuh Riza Falepi memukul gong saat melaunching program KUR Anti Retenir MaRANDANG di Aula Ngalau Indah, Lantai III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (23/09/2021). IST
Walikota Payakumbuh Riza Falepi memukul gong saat melaunching program KUR Anti Retenir MaRANDANG di Aula Ngalau Indah, Lantai III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (23/09/2021). IST

JERNIHNEWS.COM- Program baru Bank Nagari yang diberi nama Melawan Rentenir Daerah Minang (MaRANDANG) dilaunching di Kota Payakumbuh oleh Walikota Riza Falepi, Kamis (23/09/2021) di Aula Ngalau Indah, Lantai III Kantor Balaikota Payakumbuh yang ditandai dengan pemukulan gong.

Penyerahan dana KUR Anti Rentenir 'MaRANDANG' Bank Nagari  secara simbolis. IST
Penyerahan dana KUR Anti Rentenir 'MaRANDANG' Bank Nagari secara simbolis. IST

Program MaRANDANG diharapkan Wako Riza mampu membantu masyarakat melanjutkan usahanya di tengah kelesuan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

"Ini program bagus sekali, saya support 100 persen, kapan perlu nanti pembinaan dan sebagainya kita minta dari Dinas UMKM dan Dinas Pasar untuk turun langsung membina ini semua dan membantu Bank Nagari dalam rangka menyelesaikan persoalan-persoalan, " kata Riza.

"Saya tahu persis masalah ini, karena banyak juga saya melihat para rentenir kurang manusiawi. Kadang-kadang hutang nasabahnya sudah menumpuk tak bisa bayar, karena bunganya harian dan tinggi. Nah, program Bank Nagari ini bunganya sangat rendah, satu tahun saja 6 persen dan begitu pula dengan prosesnya tidak sulit," sebut Riza.

Pemko Payakumbuh akan membantu menyosialisakan program anti rentenir dari Bank Nagari. Program MaRANDANG merupakan salah satu program pemecah masalah yang dialami Payakumbuh selama pemerintahannya berjalan.

"Alhamdulillah ini suatu kemajuan, ini merupakan salah satu permasalahan yang sangat berat kami hadapi selama ini, yang belum tuntas-tuntas, namun berkat Marandang ini sepertinya bakal tuntas, terima kasih kepada bank Nagari. Apalagi program ini juga di support oleh OJK, sangat bagus sekali" sebutnya.

Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan program MaRANDANG diluncurkan Bank Nagari dalam rangka mengkavling ekonomi masyarakat sejak pandemi Covid-19 mewabah yang dampaknya sampai saat ini sudah kemana-mana. Tak terkecuali terdampak kepada pedagang kecil.

"Kami mohon kepada pemko Payakumbuh nantinya nasabah-nasabah yang mendapatkan pembiayaan supermikro ini agar dibantu dengan pelatihan-pelatihan. Dan kepada bapak atau ibu yang menerima Supermikro ini, mari manfaatkan sebaik-baiknya. Saya rasa kita semua harus melawan rentenir-rentenir ,"kata M. Irsyad didampingi Kepala Cabang Bank Nagari Payakumbuh Oktra Firdaus.

Dikatakan M. Irsyad, untuk Kota Payakumbuh KUR Supermikro yang akan disalurkan lebih kurang Rp 8 miliar sampai dengan akhir tahun 2021. Tak hanya disalurkan pada sektor terdampak, pembiayaan ini nantinya juga bisa dinikmati oleh sektor yang tidak terdampak.

"Untuk KUR Supermikro sektor yang tidak terdampak seperti sektor pertanian atau peternakan dan lainnya boleh juga menikmati, sektor terdampak apalagi, akan kita recovery karena ini tujuannya," sebut M. Irsyad.

"Dengan adanya KUR Supermikro yang kita beri nama MaRANDANG mudah-mudahan kita bangkit. Apalagi Kota Payakumbuh merupakan pusat kulinernya Sumatera Barat, nah kalau kulinernya bangkit siapa yang menikmati ? Tentu kita semua menikmati," tambahnya.

Ia menyebut, sejak program MaRANDANG dilaunching sudah hampir 1.000 orang yang menikmati di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat.

"Alhamdulillah, kalau tahun ini target kita tercapai, program ini akan kita lanjutkan pada tahun berikutnya," ujar M. Irsyad.

Pada kesempatan itu, Bank Nagari juga menyerahkan secara simbolis pembiayaan Marandang kepada pelaku UMKM di Payakumbuh serta memberikan penghargaan senilai Rp. 5 juta kepada M. Bimantara Widyanto Paskibraka yang berasal dari Payakumbuh.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Otoritas Jasa Keuangam (OJK) Sumbar Yusri, Kepala Cabang Bank Nagari Payakumbuh Oktra Firdaus, OPD terkait, masyarakat penerima KUR Supermikro, serta jajaran Bank Nagari.(syn)