PGSD FIP UNP Gelar Seminar Internasional

oleh -772 klik
Seminar Internasional
Seminar Internasional "The 2nd Transformation of basic education in facing industrial era 4.0", Sabtu (11/09/2021). Seminar ini kerja sama antara PGSD FIP UNP dengan USM Malaysia dan Universitas Trnava Slovakia. IST/JNC

JERNIHNEWS.COM-Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (FIP UNP) menyelenggarakan seminar internasional bertema "The 2nd Transformation of basic education in facing industrial era 4.0", Sabtu (11/09/2021). Seminar ini kerja sama antara PGSD FIP UNP dengan USM Malaysia dan Universitas Trnava Slovakia.

Nara sumber dalam seminar internasional virtual bertema "Transformasi ke-2 Pendidikan Dasar dalam Menghadapi Era Industri 4.0" ini adalah para pakar dari tiga perguruan tinggi yang bekerja sama, plus pembicara lainnya dari Universitas Melbourne Australia.

Para narasumber yakni; adalah Prof. Dr.Munirah, Pakar Pendidikan Matematika dari (USM, Malaysia), Prof. Dr. Johari Bin Sihes, keahlian curriculum and learning technology (UTM, Malaysia), Dr. Sonja Arndt (University of Melbourne Australia), Prof. Branislav Pupala (Trnava University Slovakia), dan Drs. Syafri Ahmad, S.Pd., M.Pd., Ph.D, keahlian mathematics education ( UNP).

Pada seminar ini dibahas tentang pendidikan bagi suatu negara sangat penting dilaksanakan guna menuju kejayaan negara itu sendiri. Pendidikan dimulai dari taman kanak-kanak sampai pendidikan tinggi penting untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya.

Banyak tantangan yang dihadapi di era revolusi indusri 4.0. Terutama dampak kemajuan teknologi information dan komunikasi yang sangat berpengaruh terhadap pola pengajaran dan pembelajaran di sekolah. Di samping itu dampaknya juga masih terasa kepada pembangunan karakter (character building) pelajar, terutama pada pendidikan dasar (basic education).

Sekarang masih banyak dijumpai pelajar-pelajar yang belum bagus karakternya. Misalnya masih banyak kasus-kasus penggunaan narkoba, perkosaan, perkelahian antar pelajar, memplagiasi tugas-tugas temannya dan kasus-kasus negatif lainnya.

Karena hal demikian maka penyelenggara pendidikan perlu meningkatkan kualitas pengelolaan dan proses pengajaran dan pembelajaran di kelas. Masih dijumpai pengajaran dan pembelajaran di kelas, guru belum melaksanakan pembelajaran yang "bermakna (meaningfull)" bagi pelajarnya.

Begitu pula guru pada semua peringkat sekolah, dan pada semua mata pelajaran masih belum maksimal meng-integrasikan pendidikan karakter dalam implementasi pembelajarannya.

Seminar kolaborasi antara jurusan pendidikan guru sekolah dasar (PGSD FIP UNP) Padang ini dengan Faultas Pusat Pengajian Ilmu Pendidikan (PPIP) USM Malaysia, dan Unversitas Trnava Slovakia ini diharapkan bisa melahirkan ide-ide inovatif dan konstruktif dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dasar bagi ketiga negara. (pr/rel)